Pembunuhan di Datar Laga Hantakan, Polisi Imbau Jaga Kondusifitas  Presiden Jokowi: Keliru Jika Uang Rakyat Dibelanjakan Barang Impor Siap-Siap, Mulai 10 Juni ASDP Naikkan Tarif Penyeberangan Feri Kotabaru-Batulicin  Menolak Lupa Tragedi Jumat Kelabu Banjarmasin Bangun Rumjab Wali Kota, Pemkot Banjarmasin Ngutang, Baru Lunas Akhir 2022

Disomasi Persebaru Banjarbaru, Komdis Asprov PSSI Kalsel : Keputusan Final dan Mengikat

Ketua Komisi Disiplin Aspov PSSI Kalsel, Bujino A Salan, angkat bicara terkait somasi dari Persebaru Banjarbaru.
- Apahabar.com     Jumat, 21 Januari 2022 - 14:06 WITA

Disomasi Persebaru Banjarbaru, Komdis Asprov PSSI Kalsel : Keputusan Final dan Mengikat

Persebaru Banjarbaru memetik kemenangan dalam pertandingan pertama grup A Liga 3 zona Kalimantan Selatan. Foto: Persebaru Official

apahabar.com, BANJARBARU –  Ketua Komisi Disiplin Aspov PSSI Kalsel, Bujino A Salan, angkat bicara terkait somasi dari Persebaru Banjarbaru.

Ia mengaku belum menerima somasi secara resmi.

Bujino berdalih setiap orang berhak menyampaikan keberatan ataupun peringatan.

Sebab, tidak ada masalah dengan sikap tersebut.

“Terlepas masalah itu salah benar karena kita berpegang pada aturan relugasi pemain di PSSI,” katanya kepada apahabar.com, Kamis (20/1) malam.

Menurutnya, keputusan Komdis sudah bersifat final dan mengikat.

Di mana hanya bisa dibatalkan oleh komisi banding jika memang dasar pemberian sanksi yang dikeluarkan melalui keputusan itu salah dan menyimpang.

“Faktanya komisi banding telah menguatkan putusan itu, artinya tidak ada yang salah dan keliru,” tegas Bujino

Lebih lanjut mengenai somasi itu, kata dia, di dalam olahraga khususnya di PSSI sudah ada aturannya.

Persebaru, sebut Bujino, berhak melayangkan somasi dan membawa masalah keputusan Komdis ke ranah hukum.

Namun persoalan sepak bola berkaitan dengan kedisiplinan.

Persoalan tersebut, tambah dia, hanya bisa diselesaikan di ruang lingkup PSSI.

Kecuali keputusan Komdis ada indikasi pidana suap atau penganiayaan di dalam pertandingan seperti perkelahian dan lainnya.

“Selama itu tidak ada maka indikasi itu gak bisa dibawa ke ranah hukum pidana atau perdata,” tutupnya.

Editor: Muhammad Robby - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

BMKG

Kalsel

Warning! 10 Daerah di Kalsel Berpotensi Banjir Bandang
banjir

Kalsel

“My Darling” Tuding Banjir Bajuin-Pelaihari Kalsel Ulah Cukong
apahabar.com

Kalsel

Sistem Drainase Macet, Pedagang Pasar Marabahan Mengeluh
apahabar.com

Kalsel

Amankan Malam Natal, Anjing Pelacak Turut Diturunkan

Kalsel

Rampok Bersenjata Api di Kotabaru Diburu Polisi, Macan Kalsel Turun Gunung
ASN

Kalsel

Mulai 2021, Uang Saku Perjalanan Dinas ASN dan DPRD Kalsel Dipangkas
apahabar.com

Kalsel

43 Calon Anggota Paskibra Balangan Digodok  
apahabar.com

Kalsel

Harga Masker Tak Wajar Pasca Heboh Corona, Dewan Minta Instansi Terkait Bertindak
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com