Keluh Kesah Pengusaha Sawit Kalsel Kala Larangan Ekspor CPO 4 Universitas Walk Out, Munas BEM SI di Kalsel Pilih Koordinator Baru Bukan Laka Tunggal! Penyebab Pikap Tabrak Pohon Berujung Maut di Gambut Krisis Air Bersih di Kota Sungai, Ombudsman Panggil PDAM Bandarmasih Kisruh Wali Kota Vs Eks Direktur PDAM Bandarmasih, Sukro: Segerakan Penyertaan Modal!

DITAHAN! Sopir Penyeruduk Tembok Pasar Antasari yang Tewaskan Bumil

Polisi menemukan unsur pelanggaran Pasal 359 KUHP atas tewasnya Lalila Maisaroh.
- Apahabar.com     Minggu, 16 Januari 2022 - 15:55 WITA

DITAHAN! Sopir Penyeruduk Tembok Pasar Antasari yang Tewaskan Bumil

Pikap yang dikemudikan Syarif tertahan di ujung bangunan eks terminal Pasar Antasari. Sementara, reruntuhan tembok menimpa seorang ibu hamil yang tengah berdagang ayam. Foto: Detik.com

apahabar.com, BANJARMASIN – Polisi menahan M Syarif (42), sopir penyeruduk tembok pembatas eks terminal Pasar Antasari Banjarmasin.

“Sudah kita lakukan penahanan,” kata Kapolsek Banjarmasin Tengah, Kompol Susilo, Minggu (16/1).

Sopir pikap bermuatan pisang itu ditahan setelah lebih dulu ditetapkan polisi sebagai tersangka.

Mobil yang dikemudikan Syarif mengalami insiden nahas pada Jumat subuh (14/1).

Berawal ketika Syarif tak sengaja menginjak pedal gas. Saat itu ia hendak memarkirkan pikapnya. Berniat menginjak rem, Syarif justru menginjak pedal gas.

Pikap yang juga ditumpangi anak-istrinya itu menyeruduk tembok pembatas parkir yang berada di bagian atas pasar.

Saking kuatnya serudukan, beton pembatas runtuh. Sementara mobilnya berhasil tertahan setelah Syarif berhasil menekan rem. Syarif beserta anak-istrinya berhasil selamat.

Namun nahas puing reruntuhan tembok menimpa Laila Maisaroh (24) yang sedang berdagang ayam tepat di bawah eks terminal itu.

“Saat itu saya mau memasukkan persneling,” aku Syarif kepada petugas.

Dalam hitungan menit, nyawa ibu muda yang tengah mengandung delapan bulan ini melayang. Begitu pula bayinya.

“Usia kehamilan 8 bulan, berhentinya detak jantung ibunya, maka berhentilah aliran darah ke bayinya. Dalam hitungan menit si bayinya meninggal juga,” terang Wandi salah seorang petugas di Kamar Jenazah RSUD Ulin Banjarmasin.

Penetapan tersangka setelah polisi mengendus adanya kelalaian oleh Syarif. Belum ada unsur lain selain kelalaian.

Atas kelalaiannya, Syarif dikenakan Pasal 359 KUHP. Pria asal Kotabaru ini terancam maksimal 5 tahun penjara.

Tragedi Tembok Runtuh di Pasar Antasari, Bayi Tewas Susul Sang Ibu

Editor: Fariz Fadhillah - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

apahabar.com

Tak Berkategori

Sukamta Pastikan Perizinan di Tala Tak Berbelit-belit
Upah Minimum

Tak Berkategori

Tahun Depan, Upah Minimum di 4 Provinsi Ini Tak Akan Naik
apahabar.com

Tak Berkategori

Misteri Korban Tidak Baru Kenal Pelaku Empat Hari
KPK HSU

Tak Berkategori

PERHATIAN! KPK Sita Klinik Bupati HSU Abdul Wahid
apahabar.com

Tak Berkategori

150 M untuk Menampung 275 Ton Sampah Per Hari
apahabar.com

Tak Berkategori

Lebih Seratus Warga HSS Langgar Prokes, 6 di Antaranya Kena Sanksi Denda
apahabar.com

Tak Berkategori

Permintaan Besar di Pasar Global, Pemerintah Bidik Peluang Ekspor Pisang Cavendish Jembrana
apahabar.com

Tak Berkategori

PUPR Beberkan Anggaran Pembebasan Lahan Jembatan Alalak Senilai Rp40 Milyar
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com