[FOTO] Jumat Kelabu di Turunan Maut Rapak Balikpapan Eks TKP Penusukan Bakal Rumjab Wali Kota Banjarmasin Tebing Longsor di Panaan Tabalong, 1 Rumah Rusak Parah Detik-detik Tabrakan Horor di Balikpapan: 5 Tewas, Belasan Luka-Luka Ini Daftar Korban Kecelakaan Beruntun di Balikpapan

Diterjang Arus Sungai, Jembatan Antardesa di Tabunganen Batola Terputus

- Apahabar.com     Senin, 3 Januari 2022 - 17:30 WITA

Diterjang Arus Sungai, Jembatan Antardesa di Tabunganen Batola Terputus

Sejumlah anak-anak sekolah menunggu jemputan kelotok, setelah jembatan penghubung Desa Tabunganen Pemurus dengan Desa Tanggul Rejo terputus. Foto: Istimewa

apahabar.com, MARABAHAN – Akibat arus sungai yang cukup deras, jembatan utama penghubung Desa Tabunganen Pemurus dengan Desa Tanggul Rejo di Kecamatan Tabunganen, nyaris terputus sama sekali.

Akibat tiga tiang penyangga yang terlepas, jembatan dari kayu ulin sepanjang sekitar 80 meter tersebut sudah tidak mungkin lagi digunakan.

Kondisi jembatan tersebut juga mendapat perhatian luas, ketika diunggah akun Facebook bernama Ahmadi Madi, Minggu (2/1).

“Ulun sekedar minta tolong buat pemerintah daerah agar meninjau jembatan Tabunganen Pemurus yang dalam keadaan rusak parah (putus),” tulis Ahmadi.

“Karena jembatan ini berpengaruh besar buat perekonomian masyrakat sekitar. Karena di samping jembatan ini ada sebuah pasar yang selalu ramai pada hari Selasa pagi. Juga bnyak anak-anak sekolah menggunakan jembatan ini,” tambahnya.

Tidak cuma warga desa terdekat, perbaikan jembatan tersebut juga dibutuhkan sejumlah desa di Kecamatan Tabunganen.

“Kami warga Tanggul Rejo sampai Kuala Lupak sangat membutuhkan ini jembatan. Selain ke Pasar Selasa, juga ke Pasar Minggu, Tamban dan Banjarmasin. Jadi mohon dipertimbangkan,” komentar akun Amang Ato.

Diketahui jembatan tersebut sudah mulai rusak dalam sebulan terakhir. Kerusakan bertambah parah, setelah setiap hari dihantam arus dan material keras lain, ditambah peningkatan curah hujan.

Sementara jembatan belum diperbaiki pihak berwenang, warga harus menggunakan transportasi air untuk menyeberang.

“Untuk antar jemput anak sekolah, kami menggunakan kelotok. Sebelumnya anak-anak menggunakan jembatan tersebut untuk menuju sekolah,” papar Hamidan, salah seorang warga Tabunganen Pemurus, Senin (3/1).

Sementara Kepala Desa Pemurus Tabunganen, Suriansyah, sudah melaporkan kerusakan tersebut kepada Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Barito Kuala.

“Kami sebenarnya ingin melakukan perbaikan sementara. Namun terkendala ketersediaan bahan, sehingga terpaksa harus menunggu,” beber Suriansyah.

Di sisi lain, Kepala Dinas PUPR Batola, Saberi Thanoor, menjelaskan telah menerima laporan kerusakan dan menyusun rencana perbaikan.

“Namun karena arus sungai masih deras dan kedalaman air yang tinggi, terpaksa pekerjaan ditunda sementara,” tandasnya.

Editor: Bastian Alkaf - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

Batola

Vaksinasi Anak 6 Sampai 11 Tahun di Kalsel, Batola Pimpin Klasemen Sementara

Batola

Pascabanjir di Batola, Proyek Jejangkit Ecopark Dimulai Lagi
apahabar.com

Batola

Tinggalkan Batola, AKBP Bagus Dibopong Ramai-Ramai
operasi jaran intan 2021

Batola

Operasi Jaran Intan 2021, Polres Batola Tangkap 4 Tersangka

Batola

Dapat Bisikan Gaib, Seorang Pria di Barambai Batola Nekat Potong Kemaluan
Perdinas

Batola

Kasus Covid-19 Meningkat, Batola Batasi Perjalanan Keluar Daerah

Batola

Sambut Hari Santri, Ponpes At Thohiriyah Mekarsari Batola Dapat Hadiah Spesial
Vaksinasi

Batola

Vaksinasi Covid-19 di Barito Kuala Dimulai, Berikut Jadwalnya
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com