[FOTO] Jumat Kelabu di Turunan Maut Rapak Balikpapan Eks TKP Penusukan Bakal Rumjab Wali Kota Banjarmasin Tebing Longsor di Panaan Tabalong, 1 Rumah Rusak Parah Detik-detik Tabrakan Horor di Balikpapan: 5 Tewas, Belasan Luka-Luka Ini Daftar Korban Kecelakaan Beruntun di Balikpapan

Duh, Harga Gas Elpiji 5 Kg di Palangka Raya Melonjak

Harga gas elpiji 5 Kg di Palangka Raya, Kalteng mengalami lonjakan.Harga gas elpiji 5 Kg di Palangka Raya, Kalteng mengalami lonjakan.
- Apahabar.com     Rabu, 12 Januari 2022 - 00:30 WITA

Duh, Harga Gas Elpiji 5 Kg di Palangka Raya Melonjak

Ilustrasi harga gas elpiji 5 Kg di Palangka Raya, Kalteng, melonjak. Foto-net

apahabar.com, PALANGKA RAYA – Harga gas elpiji 5 Kg di Palangka Raya, Kalteng mengalami lonjakan.

Sejak akhir 2021 hingga awal Januari 2022, harga gas elpiji 5 Kg per tabung mencapai Rp85 ribu dibanding sebelumnya cuma Rp73-75 ribu.

“Harga gas elpiji non subsidi sekarang berada di angka Rp85 ribu per tabung, sebelumnya harga gas elpiji tersebut berada di angka Rp73-75 ribu ukuran 5,5 kilogramnya,” kata anggota DPRD Palangka Raya, Ruselita seperti dilansir Antara, Selasa (11/1).

Meski tidak disubsidi, menurutnya pemerintah melalui instansi terkait diharapkan mencari tahu penyebab terus naiknya harga jual gas elpiji nonsubsidi tersebut.

Lonjakan harga gas elpiji itu bagi para ibu rumah tangga, pedagang dan pelaku usaha kuliner merasa keberatan.

“Peran pemerintah yang mencari tahu apa penyebab naiknya harga gas elpiji lima kilogram tersebut. Kami sebagai legislator juga siap untuk mengawasi terkait hal ini,” ujarnya.

Anggota Komisi B yang membidangi Infrastruktur dan Perekonomian itu berharap dalam waktu dekat ini harga elpiji nonsubsidi akan segera stabil sehingga tidak lagi membebani masyarakat.

Apabila tidak stabil seperti semula, dikhawatirkan akan ada gejolak di masyarakat karena beberapa harga komoditas atau kebutuhan dapur mulai ada kenaikan.

“Setahu saya, selain elpiji nonsubsidi naik, harga cabai juga naik, sekarang menjadi Rp80 ribu per kilogram, minyak goreng yang semula per dua liter hanya Rp25-27 ribu kini menjadi Rp40 ribu,” ungkapnya.

Sementara itu, Samitun salah satu warga Jalan Tjilik Riwut Km 8 Palangka Raya mengeluhkan naiknya harga elpiji 5,5 kilogram tersebut.

“Meski kami tidak menggunakan elpiji subsidi ketika ada kenaikan, ya kami juga resah apalagi sejumlah kebutuhan di dapur saat ini juga ikut naik,” katanya.

 

Editor: Ahmad Zainal Muttaqin - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

Kapuas

Kalteng

Satu Lagi Warga Kapuas Murung Terjerat Sabu
apahabar.com

Kalteng

Gubernur Kalteng Komitmen Perhatikan Kesejahteraan Guru Honor
Kotawaringin Timur

Kalteng

Lestarikan Budaya, Damang di Kotawaringin Timur Diminta Mengedukasi Generasi Muda

Kalteng

Kakek Sebatang Kara di Palangka Raya Ditemukan Membusuk di Barak Kontrakan
apahabar.com

Kalteng

Sukamara Kokoh di Zona Hijau, Lamandau Nihil Tambahan Covid-19
apahabar.com

Kalteng

Update Covid-19 Kapuas Kalteng: Bertambah 1 Kasus, 4 Sembuh
apahabar.com

Kalteng

Giliran 450 Warga Selat Utara Kapuas Dapat BST
apahabar.com

Kalteng

Ben-Ujang dan Sugianto-Edy Ikuti Deklarasi Damai Virtual
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com