Mantan Istri Ngadu ke BK, Anggota Dewan Telantarkan Istri di Balikpapan Surat Aduan Diskriminasi Upah dari Serikat Pekerja Tabalong Tak Direspons Kemenaker, DPP FSP KEP Turun Tangan [WAWANCARA] “Demi Allah Kakek Sarijan Tidak Melawan Polisi” Penggerebekan Maut Kakek Sarijan Bukan Semata Pengembangan Kasus Tren Kenaikan Omicron, Presiden Jokowi: Tetap Waspada dan Jangan Panik

Duh, Sopir BPK Penabrak Pemotor-Anak di Banjarmasin Tak Punya SIM

Tak cuma STNK, sopir penabrak pemotor-pejalan kaki di Sutoyo S Banjarmasinya juga tak mengantongi SIM.
- Apahabar.com     Jumat, 7 Januari 2022 - 09:48 WITA

Duh, Sopir BPK Penabrak Pemotor-Anak di Banjarmasin Tak Punya SIM

Darmawan saat menjalani pemeriksaan Unit Laka, Satlantas, Polresta Banjarmasin. apahabar.com/Riyad

apahabar.com, BANJARMASIN – Sanksi Ahmad Darmawan, sopir barisan pemadam kebakaran (BPK) terancam bertambah.

Rupanya, sopir penabrak pemotor serta pejalan kaki di Jalan Sutoyo Banjarmasin ini tak memiliki surat izin mengemudi (SIM).

“Ya tidak punya SIM,” ujar sumber media ini di kepolisian.

Aturan kepemilikan SIM bagi setiap pengemudi jelas diatur dalam UU 22/2009 Pasal 77.

Setiap orang yang berkendara tanpa SIM bisa disanksi 4 bulan penjara dan denda Rp1 juta.

Kecelakaan terjadi saat Darmawan dan sejumlah rekannya hendak memadamkan api di Pelambuan, Rabu (5/1) siang.

Selepas simpang lampu merah menara PDAM Bandarmasih, mobil yang dikemudikan Darmawan menerobos jalur berlawanan arah.

Mendekati Royal Biliar, mobil Darmawan semakin melaju di sisi kanan jalan.

Tiba-tiba, datang sebuah pemotor dari arah depan yang berbelok arah hendak memasuki Gang Pondok Indah. Saking lajunya, tabrakan tak mampu terelakan.

Darmawan yang kaget lantas banting setir ke kanan. Nahas, ia kembali menabrak sebuah pemotor, dan seorang anak yang hendak membuang sampah.

Sampai pagi ini dua remaja perempuan terbaring koma di RS TPT dan RS Suaka Insan. Sementara dua korban lainnya dirawat di RS TPT.

Hasil penyelidikan, polisi menemukan unsur pelanggaran karena Darmawan nekat melawan arus.

“Kecelakaan murni akibat human eror si pengemudi,” ujarnya.

Tak hanya SIM, mobil yang dikemudikan Darmawan belakangan juga tak memiliki STNK.

Karenanya, polisi akan mengecek kelaikan jalan mobil yang dikemudikan Darmawan.

“Mobilnya akan kita periksa lagi, STNK-nya tidak ada,” ujarnya.

Darmawan sudah tersangka. Kamis (6/1) sore, ia resmi ditahan.

Atas kelalaiannya, penyidik mengenakan Darmawan pasal 310 ayat 3 dan 2, UU 22/2009. Ancaman penjara 5 tahun dan denda Rp10 juta.

Kepada petugas, Darmawan sendiri telah menyesali perbuatannya. “Setirnya oleng,” aku Darmawan kepada petugas di Laka Lantas, Satlantas Polresta Banjarmasin.

Sekelumit Kisah Octavia, Ibu Muda yang Tewas Tertabrak Mobil BPK di Banjarmasin

Respons Ibnu Sina di halaman selanjutnya: 

Editor: Fariz Fadhillah - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

Lurah Arogan

Banjarmasin

Babak Baru Kasus Lurah Ngamuk di RM Podang Banjarmasin
Satgas Covid-19 Banjarmasin

Banjarmasin

Dear Airlangga Hartarto! Satgas Covid-19 Banjarmasin Kecewa PPKM Level IV Diperpanjang Lagi
Repsol

Banjarmasin

Repsol Bidik Pasar Pelumas Kalselteng
Banjarmasin

Banjarmasin

Dilema Banjarmasin antara Sekolah Tatap Muka atau Penanganan Covid-19
Polisi gabungan melakukan penggeledahan di rumah terduga teroris, Jalan Simpang Anem, Gang Seroja RT 14, Kuin Selatan, Banjarmasin Barat, Rabu (22/12). Foto-apahabar.com/Riyad

Banjarmasin

Polisi Geledah Rumah Terduga Teroris di Simpang Anem Banjarmasin
YN'S Center

Banjarmasin

Laksanakan Program Ramadan Sebulan Penuh, PWI Kalsel Apresiasi YN’S Center
Banjarmasin

Banjarmasin

Nasib Remaja yang Hina-Ancam Polair di Banjarmasin Usai Disergap Tim Gabungan
Bandarmasih

Banjarmasin

Tarif 10 Kubik Dicabut, PDAM Bandarmasih Hilang Untung Miliaran!
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com