Tuduhan Tak Terbukti, IRT Banjarmasin Bebas Usai 60 Hari Ditahan Geger! Buaya Liar Masuk Kolam Musala SKJ Kotabaru [FOTO] Jumat Kelabu di Turunan Maut Rapak Balikpapan Eks TKP Penusukan Bakal Rumjab Wali Kota Banjarmasin Tebing Longsor di Panaan Tabalong, 1 Rumah Rusak Parah

Ekspor Batu Bara Moncer Lagi, Kalsel Siap 14 Kapal!

Mulai besok, keran ekspor batu bara kembali dibuka pemerintah Indonesia.
- Apahabar.com     Selasa, 11 Januari 2022 - 16:18 WITA

Ekspor Batu Bara Moncer Lagi, Kalsel Siap 14 Kapal!

Sebanyak 14 kapal ful muatan batu bara siap ekspor dari Kalsel. Foto ilustrasi: Antara

apahabar.com, BANJARMASIN – Larangan ekspor batu bara rupanya tak bisa lama-lama diterapkan Pemerintah Indonesia.

Larangan ekspor harusnya berlaku hingga 31 Januari 2022. Nyatanya, desakan negara lain membuat pemerintah tak kuasa menahan laju ekspor batu bara.

Terhitung mulai Rabu esok (12/1), keran ekspor emas hitam kembali dibuka pemerintah pusat.

Tentu, kebijakan ini disambut baik oleh Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan.

Mengingat, Bumi Lambung Mangkurat menjadi salah satu daerah pengekspor terbesar batu bara.

“Tentunya jadi angin segar agar pertumbuhan ekonomi Kalsel awal tahun ini tetap stabil,” kata Kepala Dinas Perdagangan Kalsel, Birhasani dihubungi apahabar.com, Selasa (11/1).

Di lain sisi, pencabutan larangan ekspor, kata Birhasani bisa menghindari pemutusan tenaga kerja besar-besaran di sektor batu bara.

“Sehingga ini tidak akan berpengaruh besar kepada turunnya daya beli masyarakat,” ujarnya.

Lebih jauh, Birhasani juga lega lantaran kebutuhan batu bara untuk PLN sudah terpenuhi dan dipastikan aman ke depan.

“Dengan terus bergeraknya industri dalam negeri, maka berbagai produk yang dibutuhkan masyarakat akan tetap bisa dipenuhi, sehingga berdampak kepada stabilitas ketersediaan barang kebutuhan warga,” pungkasnya.

14 Kapal Siap Ekspor ke 7 Negara

Data Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Kelas I Banjarmasin, sampai sekarang ada 40 kapal induk menunggu izin keberangkatan.

Dari total tersebut, ada sebanyak 14 kapal full muatan batu bara siap ekspor.

“Namun belum diperkenankan atau diberikan surat izin berlayar,” ungkap Kepala Bidang Keselamatan Berlayar, Penjagaan, Patroli dan Penyidikan KSOP Kelas I Banjarmasin, Ison Hendrasto, Selasa (11/1).

Adapun negara tujuan dari 14 kapal induk tersebut yakni Jepang, China, India, Diamond Island, Singapura, dan Malaysia.

Meski sudah ada rencana pembukaan ekspor, sejauh ini pihaknya terus melakukan pengawasan di perairan laut Tabanio guna memastikan larangan sementara ekspor batu bara.

“Kalau dilihat dari penumpukan kapal memang terjadi tetapi sampai saat ini dengan posisi yang aman,” tegasnya.

Untuk saat ini jalur lalu lintas perairan laut Tabanio juga masih aman. Setidaknya terdapat ada 104 unit kapal domestik yang terdata KSOP Kelas I Banjarmasin per 1-10 Januari 2022.

Editor: Fariz Fadhillah - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

apahabar.com

Ekbis

Pangkas Impor Minyak Nasional, Intip Strategi Pertamina
apahabar.com

Ekbis

Anggota DPR Minta Minyak Goreng Wajib Kemasan Tak Membebani Rakyat
Banjarmasin

Ekbis

Petakan Profil Keselamatan, Adira Insurance Lirik Jakarta hingga Banjarmasin
apahabar.com

Ekbis

Erick Ungkap Utang BPJS Kesehatan Rp 1 Triliun kepada Kimia Farma
apahabar.com

Ekbis

Tuah Guru Sekumpul, Ruang Fitnes pun Jadi Kamar Hotel Berbintang
apahabar.com

Ekbis

Pengiriman Barang Jalur Laut Jelang Ramadhan Melonjak
apahabar.com

Ekbis

Sempat Menguat, Saham China Turun Rabu Pagi Ini
apahabar.com

Ekbis

Genjot Investasi, Pertamina Targetkan Pengeboran 411 Sumur
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com