Tok! KPU-Kemendagri Sepakat Jadwal Pemilu 14 Februari 2024 Cuaca Kalsel Hari Ini: Sebagian Wilayah Diprediksi Cerah Berawan Tuduhan Tak Terbukti, IRT Banjarmasin Bebas Usai 60 Hari Ditahan Geger! Buaya Liar Masuk Kolam Musala SKJ Kotabaru [FOTO] Jumat Kelabu di Turunan Maut Rapak Balikpapan

Ekspor Disetop Sementara, Kemenhub Larang Pengapalan Batu Bara ke Luar Negeri

Pemerintah melakukan larangan ekspor batu bara di awal tahun 2022. Ekspor emas hitam bakal disetop sementara selama sebulan mulai 1-31 Januari.
- Apahabar.com     Minggu, 2 Januari 2022 - 15:48 WITA

Ekspor Disetop Sementara, Kemenhub Larang Pengapalan Batu Bara ke Luar Negeri

Pemerintah melakukan larangan ekspor batu bara di awal tahun ini. Foto-Istimewa

apahabar.com, JAKARTA – Pemerintah melakukan larangan ekspor batu bara di awal tahun 2022. Ekspor emas hitam bakal disetop sementara selama sebulan mulai 1-31 Januari.

Kementerian ESDM telah menerbitkan surat Direktur Jenderal Mineral dan Batubara Nomor B- 1611/MB.05/DJB.B/2021 tanggal 31 Desember 2021 untuk melandasi keputusan larangan ekspor batu bara tersebut.

Direktorat Jenderal Perhubungan Laut Kementerian Perhubungan pun langsung menerbitkan surat larangan sementara pengapalan muatan batu bara ke luar negeri.

Plt. Direktur Jenderal Perhubungan Laut Arif Toha menyebutkan pelarangan sementara pengapalan ekspor muatan batu bara tersebut tertuang dalam surat dengan Nomor UM.006/25/20/DA-2021.

“Surat ini ditujukan kepada para Direktur Utama Perusahaan Angkutan Laut Nasional dan para Direktur Utama Perusahaan Nasional Keagenan Kapal,” ujar Arif Toha dalam keterangannya, dikutip dari detikcom, Minggu (2/1/2022).

Larangan pengapalan ini berlaku sebulan sejalan dengan pelarangan ekspor batu bara yang dilakukan mulai dari 1-31 Januari 2022.

“Diimbau untuk tidak melayani pengapalan muatan batu bara yang akan diekspor dengan kapal yang dimiliki atau dioperasikan dan atau diageni selama periode 1 Januari sampai dengan 31 Januari 2022,” ujar Arif Toha.

Direktur Lalu Lintas dan Angkutan Laut Mugen Sartoto juga mengatakan pihaknya telah meminta para Kantor Otoritas Pelabuhan tidak menerbitkan Surat Persetujuan Berlayar (SPB) untuk kapal pengangkut batu bara ke luar negeri.

SPB sendiri merupakan instrumen izin terakhir bagi kapal yang mau berlayar. Surat itu diberikan ketika muatan kapal sudah melalui tahapan pengecekan dan melengkapi semua dokumen administrasi lainnya.

“Kami tidak menerbitkan Surat Persetujuan Berlayar (SPB) terhadap kapal dengan tujuan penjualan batu bara ke luar negeri selama periode 1 Januari sampai dengan 31 Januari 2022,” ujar Mugen.

Keputusan setop sementara ekspor batu bara diambil untuk menindaklanjuti surat Direktur Utama PT PLN (Persero) tanggal 31 Desember 2021 perihal Krisis Pasokan Batubara untuk PLTU PLN dan IPP. Pada intinya PLN dan IPP menyampaikan kondisi pasokan batu bara saat ini kritis dan ketersediaan batu bara sangat rendah. Oleh karena itu Ditjen Minerba Kementerian ESDM mengambil tindakan.

“Persediaan batubara pada PLTU Grup PLN dan Independent Power Producer (IPP) saat ini kritis dan sangat rendah, sehingga akan mengganggu operasional PLTU yang berdampak pada sistem kelistrikan nasional,” bunyi penjelasan dalam surat tersebut.

Lalu dinyatakan dalam Pasal 157 ayat (1) PP Nomor 96 Tahun 2021 bahwa pemegang IUP atau IUPK tahap kegiatan operasi produksi wajib mengutamakan kebutuhan mineral dan/atau batubara untuk kepentingan dalam negeri.

Pasal 158 ayat (3) PP Nomor 96 Tahun 2021 menyatakan bahwa pemegang IUP atau IUPK tahap kegiatan operasi produksi dapat melakukan penjualan ke luar negeri komoditas batubara yang diproduksi setelah terpenuhinya kebutuhan batubara dalam negeri.

Dijelaskan dalam Pasal 62 huruf g Permen ESDM Nomor 7 Tahun 2020 bahwa pemegang IUP atau IUPK wajib mengutamakan pemenuhan kebutuhan mineral dan batubara dalam negeri serta mematuhi pengendalian produksi dan penjualan.

Editor: Puja Mandela - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

apahabar.com

Nasional

Akademisi Universitas Paramadina Tolak Revisi UU KPK
apahabar.com

Nasional

Motor Listrik Jokowi Akan Dilelang di Konser Virtual Bimbo
apahabar.com

Nasional

Mahasiswa ULM Banjarmasin Gaet Best of The Best IndonesiaNEXT 2019
Kasus Harian Covid-19

Nasional

Kasus Harian Covid-19 Capai Angka Ribuan, Jokowi Segera Umumkan Kebijakan Terbaru
apahabar.com

Nasional

Bupati Sidoarjo Terjaring OTT KPK
Kudeta Demokrat

Nasional

Isu Kudeta Demokrat Sampai ke Istana, Jokowi Bereaksi
apahabar.com

Nasional

Dilantik Kapolri, Idham Azis Resmi Naik Pangkat
apahabar.com

Nasional

Hari Ini Polda Metro Jaya Panggil Anies Baswedan Terkait Kerumunan di Acara Habib Rizieq
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com