Tok! KPU-Kemendagri Sepakat Jadwal Pemilu 14 Februari 2024 Cuaca Kalsel Hari Ini: Sebagian Wilayah Diprediksi Cerah Berawan Tuduhan Tak Terbukti, IRT Banjarmasin Bebas Usai 60 Hari Ditahan Geger! Buaya Liar Masuk Kolam Musala SKJ Kotabaru [FOTO] Jumat Kelabu di Turunan Maut Rapak Balikpapan

Indonesia Bisa Rugi Rp544 Triliun Gegara Perubahan Iklim

ndonesia bisa mengalami kerugian sampai Rp544 triliun hingga 2024 akibat perubahan iklim.
- Apahabar.com     Kamis, 6 Januari 2022 - 20:25 WITA

Indonesia Bisa Rugi Rp544 Triliun Gegara Perubahan Iklim

Ilustrasi perubahan iklim. Foto-Shutterstock

apahabar.com, JAKARTA – Indonesia bisa mengalami kerugian sampai Rp544 triliun hingga 2024 akibat perubahan iklim.

Hal ini diungkapkan oleh Direktur Lingkungan Hidup Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN)/Bappenas Medrilzam.

“Proyeksi perubahan iklim di Indonesia bisa dikatakan agak kurang baik karena perubahan global akan berimplikasi juga ke Indonesia,” kata Medrilzam dilansir Okezone dari Antara, Kamis (6/1/2021).

Medrilzam mencontohkan peningkatan suhu bumi dapat menyebabkan gelombang tinggi yang membuat masyarakat di pesisir pantai rentan mengalami bencana.

Di samping itu, perubahan suhu bumi juga dapat menyebabkan cuaca ekstrem, baik hujan maupun kekeringan ekstrem yang dapat menyebabkan banjir, longsor, dan kebakaran hutan.

“Ini tentu akan berdampak pada produktivitas sektor terkait seperti pertanian dalam produksi padi yang akan menurun, dan lainnya,” ujar Medrilzam.

Dalam paparannya, ia mengatakan bahwa dampak perubahan iklim bagi sektor pertanian berpotensi menimbulkan kerugian hingga Rp78 triliun di 2024.

Sementara itu, dampak perubahan iklim bagi sektor kelautan di pesisir pantai akan mencapai Rp408 triliun di 2024, di mana kerugian diperkirakan disebabkan oleh badai La Nina yang berdampak tinggi dalam lima tahun terakhir.

Sektor perairan juga diperkirakan mengalami kerugian sebesar Rp24 triliun di 2024 akibat perubahan iklim, sementara sektor kesehatan diperkirakan akan mengalami kerugian Rp31 triliun.

“Catatan dalam teman-teman BNPB (Badan Nasional Penanggulangan Bencana), hampir 99% di 2020 bencana alam yang terjadi di Indonesia terkait dengan hidrometeorologi (faktor alam). Bencana lain seperti tektonik, vulkanik itu kecil,” pungkasnya.

Editor: M Syarif - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

Ket: Menteri BUMN Erick Thohir dan Ketua PBNU, Gus Yahya. Foto-Net.

Nasional

Erick Thohir Temui Gus Yahya: Bahas Pembangunan Gedung PBNU hingga Wirausaha Pesantren
apahabar.com

Nasional

CJR Sesalkan MA “Tak Hati-Hati” Memutus Kasasi Nuril

Nasional

Muhammadiyah Ingatkan PAN Harus Jadi Partai Modern
apahabar.com

Nasional

Gambar Dua Gorila DRC Ikut Selfie Viral di Media Sosial
PPATK

Nasional

PPATK Angkat Bicara soal Sumbangan Akidi Tio Rp 2 Triliun

Nasional

Terus Berkembang, Bank bjb Sasar UMKM Ritel Otomotif
apahabar,com

Nasional

SBY: Perasaan Ibu Ani Terganggu dengan Pernyataan Pak Agum Gumelar

Nasional

Resmi, PPKM Luar Jawa-Bali Diperpanjang 3 Pekan
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com