Mantan Istri Ngadu ke BK, Anggota Dewan Telantarkan Istri di Balikpapan Surat Aduan Diskriminasi Upah dari Serikat Pekerja Tabalong Tak Direspons Kemenaker, DPP FSP KEP Turun Tangan [WAWANCARA] “Demi Allah Kakek Sarijan Tidak Melawan Polisi” Penggerebekan Maut Kakek Sarijan Bukan Semata Pengembangan Kasus Tren Kenaikan Omicron, Presiden Jokowi: Tetap Waspada dan Jangan Panik

Janda dan Pemohon Pernikahan Usia Anak Meningkat di HST

- Apahabar.com     Selasa, 11 Januari 2022 - 08:46 WITA

Janda dan Pemohon Pernikahan Usia Anak Meningkat di HST

Tugu Burung Enggang di Kecamatan Barabai ikon Kabupaten HST yang berjuluk Bumi Murakata. Foto: Istimewa

apahabar.com, BARABAI – Angka perceraian dan permohonan menikah di usia anak meningkat di Hulu Sungai Tengah (HST).

Dari laporan tahunan Pengadilan Agama (PA) Barabai Kelas I B dari 2020-2021, perkara perceraian dan dispensasi kawin atau permohonan bagi calon mempelai berumur kurang dari 19 tahun paling banyak mendominasi perkara yang diterima.

Di 2020 perkara perceraian tercatat sebanyak 149. Di 2020 ini angka cerai talak mendominasi yakni, 102 perkara dibanding cerai gugat yang hanya 47 perkara.

Angka itu meningkat di 2021. Ada 567 perkara permohonan perceraian yang diterima PA Barabai.

Berbeda dengan 2020, perkara perceraian ini didominasi cerai gugat atau permohonan cerai dari pihak perempuan atau istri yakni sebanyak 465 perkara. Sedangkan cerai talak hanya 102 perkara yang diterima PA.

Sama halnya dengan dispensasi kawin. Pada 2020 perkara yang diterima hanya 58. Sedangkan pada 2021 sebanyak 63 perkara.

Hakim PA Barabai Kelas IB, Rizal Arif F menyebut faktor yang mendominasi perceraian itu disebabkan adanya perselisihan dan pertengkaran terus menerus.

Rentang umur yang mengajukan perceraian ini dari 20-40 tahun.

“Dari sekian dan berbagai perkara yang masuk tidak semuanya dikabulkan. Ada juga yang berhasil dimediasi atau didamaikan oleh hakim. Walaupun presentasinya banyak yang tidak berhasil namun mediasi ini sifatnya wajib sebelum masuk pokok perkara,” kata Rizal pada apahabar.com, Senin (10/1).

Hal itu, kata Rizal sudah diatur dengan Perma Nomor 01 Tahun 2016. Suatu tahapan dalam proses persidangan ketika para pihak hadir keduanya sebagai upaya untuk mendamaikan para pihak.

“Jadi di pengadilan ini tidak melulu bercerai. Hakim juga melihat mudaratnya, apakah rumah tangganya masih bisa dipertahankan atau tidak,” tutup Rizal.

Editor: Puja Mandela - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

SMAN 1 HST

HST

Vaksinasi Remaja di HST Baru 26 Persen, SMAN 1 Pasang Target Maksimal
TMMD Ke-112 HST

HST

TMMD ke-112 di HST, 150 Personel Siap Kerja Lembur

HST

Kerja Sama dengan BPJS Kesehatan, Optik Razaq Barabai Layani Peserta JKN-KIS
Operasi Patuh Intan 2021 di HST

HST

Operasi Patuh Intan 2021 di HST, Personel Gabungan Disiagakan

HST

HST Kebagian 8 Sapi Kurban, LAZIZNU: Terbanyak se-Kalsel
Bupati HST

HST

Chairansyah-Berry Purnatugas, Faried Resmi Jabat Plh Bupati HST
apahabar.com

HST

Ribuan KK di Pandawan Dapat BST, Penyaluran Dibantu Bank Kalsel
apahabar.com

HST

Terima CSR PLN UP3 Barabai, Chairansyah: Segera Salurkan!
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com