[FOTO] Jumat Kelabu di Turunan Maut Rapak Balikpapan Eks TKP Penusukan Bakal Rumjab Wali Kota Banjarmasin Tebing Longsor di Panaan Tabalong, 1 Rumah Rusak Parah Detik-detik Tabrakan Horor di Balikpapan: 5 Tewas, Belasan Luka-Luka Ini Daftar Korban Kecelakaan Beruntun di Balikpapan

Jernang Aceh, Bahan Obat Herbal yang Dicari-cari di China

Buah jernang dari Aceh menjadi bahan baku obat herbal yang menjadi incaran di China.
- Apahabar.com     Minggu, 16 Januari 2022 - 00:00 WITA

Jernang Aceh, Bahan Obat Herbal yang Dicari-cari di China

Petani memisahkan buah jernang yang dipanen di perkebunan Jabal Antara, Aceh Utara, Aceh, Rabu (10/3/2021). Foto-Antara

apahabar.com, FUZHOU – Buah jernang dari Aceh menjadi bahan baku obat herbal yang menjadi incaran di China.

“Bahan bakunya hanya bisa didapat dari Aceh,” kata CEO Chawun Group, Lin Ming, di Fuzhou, China, seperti dilansir Antara, Sabtu (15/1).

“Sebenarnya yang kami perlukan kulitnya saja. Itulah kenapa hasil produksinya sangat sedikit. Belum lagi buah jernang di Aceh tergolong langka,” ujarnya.

Chawu, perusahaan yang berkantor pusat di Fuzhou, Ibu Kota Provinsi Fujian, merupakan satu-satunya perusahaan di China yang memproduksi obat-obatan tradisional berbahan baku tanaman rotan jernang itu.

Perusahaan tersebut juga mendirikan perwakilan di Indonesia dengan nama PT Chasun Indonesia Holding Group, yang bergerak di bidang perdagangan dan perikanan.

“Kalau soal jernang, kami mempelajarinya dari nenek moyang,” ujar Lin.

Dari situlah dia mengetahui bahwa buah jernang adanya di Aceh.

Dalam satu tahun, dia bisa mengimpor puluhan kontainer jernang dari Aceh.

Namun dalam pemrosesannya, dari 1.000 kilogram hanya bisa menghasilkan 2,5 kilogram obat-obatan berbentuk cairan.

Di China, Chawun memasarkan obat-obatan berbentuk cairan jernang itu dengan harga 200 yuan atau sekitar Rp450 ribu untuk kemasan 30 mililiter.

“Selain di China, kami juga memasarkannya di Malaysia dan Singapura,” ujarnya.

Ia berusaha meningkatkan kapasitas produksi obat luar untuk bisa digunakan mengatasi nyeri persendian dan luka pada kulit.

Namun, kelangkaan bahan baku dari Aceh itu menjadi salah satu faktor yang menghambat Chawung dalam memproduksi minyak jernang lebih banyak.

Duta Besar RI untuk China Djauhari Oratmangun berjanji akan membantu Chawun dalam mengatasi kesulitan bahan baku dari Aceh tersebut.

“Mungkin petani di daerah perlu didorong untuk meningkatkan budidaya jernang itu,” ujarnya.

Editor: Aprianoor - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

Harga Minyak

Ekbis

Omicron di Eropa dan AS Melonjak, Harga Minyak Merosot Tajam
apahabar.com

Internasional

Donald Trump-Istri Positif Covid-19, Ramalan Kematian Mr President Viral Lagi!

Internasional

Sejarah Panjang Berdirinya UNESCO dan 5 Program Prioritas
Serangan Israel di Gaza, Minggu (2/1/2022). Foto-Twitter via Okezone.com

Internasional

Serangan Perdana di 2022, 10 Rudal Ditembakkan Israel ke Gaza
apahabar.com

Internasional

Kabar Baik, Vaksin Covid-19 Buatan China Siap Dipasarkan Akhir Tahun
Uranium

Internasional

Tiga Negara Eropa Kecam Produksi Uranium Iran
apahabar.com

Internasional

Haru, Kisah Ibu Koma karena Covid-19 Saat Melahirkan

Internasional

Berkunjung ke Rusia, Orang Asing Ditawarkan Vaksinasi
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com