Naik, Harga Elpiji Kalsel Diklaim Termurah Se-Kalimantan Megaproyek Gedung Baru DPRD Banjarmasin, Ibnu Sina Buka Suara Lagi, Danau Eks Tambang di Banjar Renggut Korban Jiwa Ironi Gedung Baru DPRD: Orang Miskin di Banjarmasin Makin Banyak Blak-blakan Ibnu Sina Bicara Konsep IKN Nusantara: Jangan Oligarkis & Ngutang

Kalsel Ingin Adopsi Kawasan Kumuh jadi Wisata di Yogyakarta

Ada Kampung Pelangi di Banjarbaru. Program ini dapat di contoh di sana, apabila berhasil akan menambah pendapatan daerah Kalimantan Selatan.
- Apahabar.com     Rabu, 26 Januari 2022 - 08:01 WITA

Kalsel Ingin Adopsi Kawasan Kumuh jadi Wisata di Yogyakarta

Ketua Komisi III DPRD Kalsel, Sahrujani berkeliling kawasan yang dulunya jadi Tempat Pembuangan Akhir yang kini jadi kawasan wisata Yogyakarta. Foto-apahabar.com/Ist

apahabar.com, BANJARMASIN – Rombongan Komisi III DPRD Kalsel berkunjung ke Yogyakarta, belum lama tadi.

Di sana, para legislator yang membidangi Pembangunan dan Infrastruktur itu menengok kawasan kumuh jadi wisata.

Tepatnya kawasan yang tadinya sebagai tempat pembuangan akhir, seperti kawasan Sungai Code dan Gajawong.

Seperti diketahui, Yogyakarta merupakan satu best pratice dalam permasalahan perumahan dan permukiman di Indonesia dari Kementerian PUPR 2017-2019.

Pemerintah Provinsi DI Yogyakarta mengalokasikan dana sebesar Rp 30 miliar untuk penanganan permukiman kumuh.
Dana itu digunakan menyulap kawasan kumuh di Kota Yogyakarta, Kabupaten Sleman, Kabupaten Kulonprogo, dan Kabupaten Bantul, jadi wisata.

“Kami ke lapangan melihat langsung hasil dari pekerjaan Disperkim bersama Balai Pemukiman Prasarana Wilayah, seperti di kawasan Code dan Gajahwong, penataan seperti inilah yang nantinya akan kami coba terapkan di Kalsel,” ujar Ketua Komisi III DPRD Kalsel, Sahrujani, Rabu (26/1).

Keberhasilan Yogyakarta mengubah kawasan kumuh jadi wisata, jadi atensi Komisi III DPRD Kalsel agar bisa diadopsi Kalsel.

Terutama, mengenai segi produk aturan yang dapat dilakukan hingga kelak pembangunan berimplikasi terhadap kesejahteraan masyarakat.

Hal itu harapnya, dapat dilakukan di Kalsel, daerah yang menjadi salah satu gerbang ibu kota negara. Alam yang asri diharapkan bisa dikelola dengan baik mendatangkan kesejahteraan masyarakat dengan eco wisata.

Senada dengan Sahrujani, anggota Komisi III DPRD Kalsel lainnya, Isra Ismail juga menambahkan ada beberapa wilayah di Kalsel yang kini bisa dirubah menjadi kawasan wisata.

“Ada Kampung Pelangi di Banjarbaru. Program ini dapat di contoh di sana, apabila berhasil akan menambah pendapatan daerah Kalimantan Selatan,” kata dia.

Isra menjelaskan, Yogyakarta mendapat anggaran dari pemerintah pusat sejak 2016. Mereka menerima suntikan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) dan menyisihkan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) untuk menata kawasan kumuh dan disulap menjadi kawasan wisata.

Editor: Ahmad Zainal Muttaqin - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

apahabar.com

Kalsel

Berusia 47 Tahun, PDAM Bandarmasih Belum Peroleh Penyertaan Modal dari Pemkot
Jembatan

Kalsel

Mengintip Uji Coba Jembatan Alalak 1, Dishub Banjarmasin Akui Kendalanya

Kalsel

3 Lagi Warga Kotabaru Positif Covid-19
apahabar.com

Kalsel

Sudian Noor dan Istri Ikut Meriahkan Jalan Sehat di Peringatan Hari Ibu
apahabar.com

Kalsel

Brimob Kalsel Andalkan Water Canon Antisipasi Covid-19
Tabalong

Kalsel

Halusinasi Liat Kembang di Sungai Tabalong, Sosok Alda Diungkap Keluarga
Bimtek

Kalsel

KPU Tapin Pantau Bimtek KPPS Binuang
apahabar.com

Kalsel

H+13 Operasi Zebra, Satlantas Tapin Jaring 900 Pelanggar
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com