Keluh Kesah Pengusaha Sawit Kalsel Kala Larangan Ekspor CPO 4 Universitas Walk Out, Munas BEM SI di Kalsel Pilih Koordinator Baru Bukan Laka Tunggal! Penyebab Pikap Tabrak Pohon Berujung Maut di Gambut Krisis Air Bersih di Kota Sungai, Ombudsman Panggil PDAM Bandarmasih Kisruh Wali Kota Vs Eks Direktur PDAM Bandarmasih, Sukro: Segerakan Penyertaan Modal!

Kemendag Akan Tegur Pedagang Minyak Goreng yang Jual di Atas Rp14 Ribu

Pemerintah tidak akan langsung memberikan sanksi kepada produsen atau perusahaan yang menjual minyak goreng di atas harga Rp14 ribu per liter.
- Apahabar.com     Kamis, 20 Januari 2022 - 17:02 WITA

Kemendag Akan Tegur Pedagang Minyak Goreng yang Jual di Atas Rp14 Ribu

Ilustrasi. Foto-Net.

apaabar.com, JAKARTA – Pemerintah tidak akan langsung memberikan sanksi kepada produsen atau perusahaan yang menjual minyak goreng di atas harga Rp14 ribu per liter.

Direktur Barang Kebutuhan Pokok dan Barang Penting Kementerian Perdagangan (Kemendag) Isy Karim mengatakan, “Bila ada pelanggaran masih diupayakan dengan pendekatan pembinaan melalui bentuk teguran.”

Isy juga mengatakan sampai saat ini belum ada laporan dari dinas perdagangan daerah terkait produsen atau perusahaan yang melanggar ketentuan soal peredaran minyak goreng berharga Rp14 ribu per liter.

“Belum ada laporan dari kawan di daerah seperti pada zoom meeting Pak Menteri perdagangan pada 19 Januari kemarin,” ujarnya, dilansir CNN Indonesia, Kamis (20/1).

Lebih lanjut, ia menuturkan pihaknya masih fokus untuk memastikan ketersediaan minyak goreng berharga Rp14 ribu di ritel modern dulu.

Hal tersebut dilakukan agar sebaran minyak goreng tersebut bisa merata di seluruh wilayah Indonesia, sehingga mampu menekan harga yang beberapa waktu terakhir masih melambung.

Sebelumnya, Menteri Perdagangan Muhammad Lutfi menyatakan minyak goreng Rp14 ribu bakal dijual serentak di seluruh ritel modern yang tercatat sebagai anggota Asosiasi Pengusaha Ritel Indonesia (Aprindo) mulai Rabu (19/1) hingga 6 bulan ke depan.

Sementara, penjualan minyak goreng satu harga di pasar tradisional bakal menyusul dengan tenggat waktu 1 minggu setelah ketentuan disahkan.

Lutfi juga mengancam produsen atau perusahaan minyak goreng yang menjual di atas harga Rp14 ribu per liter akan dikenakan sanksi hingga pencabutan izin usaha.

“Produsen/eksportir yang tidak mematuhi ketentuan, maka akan dikenakan sanksi berupa pembekuan atau pencabutan izin. Kami mengingatkan pemerintah akan mengambil langkah yang sangat tegas,” ujarnya dalam konferensi pers, Rabu (19/1) malam.

Tidak hanya itu, ia juga memastikan pihaknya akan membawa pelanggaran berupa kecurangan, penyelewengan, atau lainnya ke proses hukum jika ditemukan pelanggaran di lapangan.

Editor: Muhammad Bulkini - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

apahabar.com

Tak Berkategori

Bulog: Stok Beras di Kalsel Aman Tiga Bulan Depan
apahabar.com

Tak Berkategori

Pengembangan Bandara Syamsudin Noor Terus Digeber

Tak Berkategori

Tiga Hari Tenggelam di Sungai Barito, Penumpang Feri Sungai Gampa Ditemukan
apahabar.com

Tak Berkategori

Gagal Raih Adipura Kencana, Ini Komentar Pengamat
apahabar.com

Tak Berkategori

Ancam Kesehatan Orang Lain, Pembakar Lahan Terancam Bui dan Denda Rp 10 Miliar
apahabar.com

Tak Berkategori

Shinchan, Si Pembunuh Sadis Dijerat Pasal Pembunuhan Berencana
apahabar.com

Tak Berkategori

Tipu Warga Tabalong, Penipu asal Samarinda Diringkus Tim Gabungan
Balikpapan

Tak Berkategori

PPKM Darurat Balikpapan, Masuk Kota Tanpa Sertifikat Vaksin Putar Balik
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com