Waspada, Hujan Disertai Petir dan Angin Kencang Ancam 3 Kabupaten Kalsel Tok! KPU-Kemendagri Sepakat Jadwal Pemilu 14 Februari 2024 Cuaca Kalsel Hari Ini: Sebagian Wilayah Diprediksi Cerah Berawan Tuduhan Tak Terbukti, IRT Banjarmasin Bebas Usai 60 Hari Ditahan Geger! Buaya Liar Masuk Kolam Musala SKJ Kotabaru

Kemenkes Harap Masyarakat Tak Lakukan Perjalanan Keluar Negeri dan Berwisata, Kasus Omicron Melonjak

Juru Bicara Vaksinasi Covid-19 Kemenkes, Siti Nadia Tarmizi, kembali meminta masyarakat menunda atau membatalkan rencana melakukan perjalanan keluar negeri.
- Apahabar.com     Minggu, 9 Januari 2022 - 21:33 WITA

Kemenkes Harap Masyarakat Tak Lakukan Perjalanan Keluar Negeri dan Berwisata, Kasus Omicron Melonjak

Ilustrasi penumpang pesawat tujuan keluar negeri di Terminal 3 Bandara Internasional Soekarno Hatta, Tangerang, Banten. Foto-Antara via Bisnis.com

apahabar.com, JAKARTA – Juru Bicara Vaksinasi Covid-19 Kemenkes, Siti Nadia Tarmizi, kembali meminta masyarakat menunda atau membatalkan rencana melakukan perjalanan keluar negeri.

Pembatalan perjalanan rencana keluar negeri itu untuk kepentingan yang tidak esensial.

Sebab seperti diketahui, kata Nadia, Covid-19 varian Omicron memiliki daya tular yang jauh lebih cepat dibandingkan varian yang ada, sehingga potensi penyebarannya sangat tinggi.

“Diharapkan masyarakat tidak melakukan perjalanan, apalagi berwisata disaat risiko penularan Omicron sangat tinggi,” kata Nadia dalam keterangannya, Minggu (9/1) dilansir Okezone.com.

Imbauan ini untuk mencegah meluasnya penyebaran Omicron di Indonesia. Pasalnya sejak ditemukan pertama kali pada 16 Desember 2021 hingga saat ini, jumlah kasus Omicron terus bertambah. Mayoritas masih didominasi kasus dari perjalanan luar negeri.

Per 7 Januari 2022, Kementerian Kesehatan mengonfirmasi jumlah kasus Omicron di Indonesia ada sekitar 318 kasus terdiri dari 295 kasus imported case dan 23 kasus transmisi lokal. Sebagian besar kasus terkonfirmasi telah mendapatkan vaksinasi dosis lengkap, sekitar 99% kasus yang dikarantina memiliki gejala ringan dan mayoritas kasus berada di wilayah DKI Jakarta.

“Sebagian besar gejalanya ringan yaitu hanya batuk, pilek dan demam. Pasien Omicron saat ini sudah di karantina di RSDC Wisma Atlet maupun RS yang sudah disetujui oleh Satgas. Ini bertujuan untuk melokalisir kemungkinan penyebaran Omicron,” terangnya.

Kendati memiliki gejala yang ringan, dr. Nadia berharap kewaspadaan masyarakat terus ditingkatkan guna menghindari penularan Covid-19 varian Omicron. Protokol Kesehatan 5M mutlak harus dibudidayakan sebagai kunci untuk mencegah ancaman penularan Covid-19.

Lengkapi perlindungan diri dengan segera lakukan vaksinasi Covid-19 dosis lengkap untuk mengurangi tingkat keparahan akibat dari paparan Covid-19.

Editor: Aprianoor - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

apahabar.com

Nasional

Rawan Karhutla, BNPB Kerahkan Ribuan Personel ke Kalsel
Subsidi Kuota Internet

Nasional

Hore! Subsidi Kuota Internet dari Kementerian Pendidikan Berlanjut

Nasional

Massa Buruh Berbagai Daerah Tiba di Patung Kuda Jakarta
apahabar.com

Nasional

Ternyata Ini Alasan Yang Membuat Pasutri Gantung Diri
apahabar.com

Nasional

Bupati Lampung Utara Mundur dari NasDem Usai Terkena OTT KPK
apahabar.com

Nasional

Pilu Pejuang Demokrasi di Kandangan: Tak Sempat Nikmati Uang Honor KPPS
Indonesia

Nasional

Identitas Pelaku Parodi Lagu Indonesia Raya Mulai Terkuak
apahabar.com

Nasional

Kapolres Tapin Janji Tak Pandang Bulu, Anggotanya Diduga Cabuli Murid Silat
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com