Via Pesantrenpreneur, Mardani H Maming Bertekad Cetak Santri Pengusaha Songsong Putaran Nasional Liga 3, Pemain Persemar Martapura Teken Kontrak Saingi Jembatan ‘Basit’, Banjarmasin Geber Megaproyek Pembelah Sungai Martapura Waketua DPRD Respons Megaproyek Tandingan Jembatan ‘Basit’ Fix! Sopir Batu Bara Tapin Batal Sweeping Truk Semen Tabalong

Lagi, Kasus Korupsi di PPU Terbongkar, Polda Kaltim Tetapkan Satu Tersangka

Belum usai kasus dugaan suap yang menjerat sejumlah pejabat di kantor Pemkab Penajam Paser Utara (PPU), termasuk sang Bupati Abdul Gafur Madud (AGM), kasus korupsi lainnya perlahan terkuak.
- Apahabar.com     Jumat, 14 Januari 2022 - 23:28 WITA

Lagi, Kasus Korupsi di PPU Terbongkar, Polda Kaltim Tetapkan Satu Tersangka

Polda Kaltim yang menetapkan satu tersangka kasus dugaan korupsi mark up pengadaan penerangan jalan umum (PJU) di wilayah PPU. Foto-Istimewa

apahabar.com, BALIKPAPAN – Belum usai kasus dugaan suap yang menjerat sejumlah pejabat di kantor Pemkab Penajam Paser Utara (PPU), termasuk sang Bupati Abdul Gafur Madud (AGM), kasus korupsi lainnya perlahan terkuak.

Kali ini giliran Polda Kaltim yang menetapkan satu tersangka kasus dugaan korupsi mark up pengadaan penerangan jalan umum (PJU) di wilayah PPU.

Direktur Reserse Kriminal Khusus (Dirkrimsus) Polda Kaltim, Kombes Pol Indra Lutrianto Amstono membenarkan pihaknya menetapkan seorang tersangka.

Terduga pelaku merupakan pejabat Kepala Bidang Cipta Karya saat proyek tersebut berjalan.

“Kami sudah menetapkan satu tersangka terkait kasus dugaan korupsi pengadaan PJU. Nilai proyeknya Rp 5 miliar. Inisialnya S. Tersangka menjabat Kabid Cipta Karya saat proyek berjalan. Sekarang sudah tidak menjabat lagi,” beber Indra di hadapan awak media, Jumat (14/1).

Indra mengungkapkan sejauh ini sudah banyak saksi yang diperiksa. Dari hasil pemeriksaan Badan Pengawas Keuangan dan Pembangunan (BPKP), kerugian negara mencapai Rp1,5 miliar.

“Ada selisih harga yang nilainya cukup fantastis, setelah kami melakukan pengecekan harganya pada vendor,” ungkapnya.

Proyek pengadaan PJU oleh Dinas PUPR tersebut menggunakan anggaran tahun 2017-2018 sebanyak 500 lampu PJU di sepanjang jalan Kecamatan Penajam. Yakni mulai dari KM 1 sampai KM 9 depan kantor Bupati PPU.

Pengadaan tersebut menggunakan lampu LED yang menelan anggaran sebesar Rp6,4 miliar dengan menggunakan tiang lampu sebanyak 385 unit.

Hingga saat ini pihaknya terus melakukan proses penyidikan. Terkait keterlibatan pejabat lain, Indra mengaku masih dalam proses penyidikan.

“Untuk barang bukti itu nanti berikutnya kami sampaikan termasuk berapa jumlah saksi yang kami periksa. Yang itu (keterlibatan pejabat) kita dalami. Mohon doanya semoga cepat selesai dan tuntas supaya tidak ada lagi kasus korupsi di negara ini,” pungkasnya.

Editor: Puja Mandela - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

sungai mahakam

Kaltim

Pemancing yang Melompat di Sungai Mahakam Ditemukan Meninggal Dunia
apahabar.com

Kaltim

Tambah 4 Kasus, Positif Covid-19 di Kaltim Jadi 218 

Kaltim

Pemkot Balikpapan Salurkan BST Tahap Kedua ke Ribuan Penerima

Kaltim

Undangan Dibatasi, Pemkot Balikpapan Gelar Nobar Pelantikan Rahmad Masud
Pesta Sabu

Kaltim

Pesta Sabu Digerebek, Perempuan Muda di Balikpapan Sembunyikan Sabu di Dalam Bra

Kaltim

ETLE Nasional Diresmikan, Penerapannya di Balikpapan April Mendatang
apahabar.com

Kaltim

Jadi Ibu Kota RI, Penajam Siap Tingkatkan Produksi Pangan
lockdown weekend

Kaltim

LOCKDOWN WEEKEND Kaltim Belum Ampuh Redam Covid-19
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com