Cuaca Kalsel Hari Ini: Tak Ada Peringatan Dini, Semua Wilayah Cerah! Cari Keadilan untuk Rekannya, Ratusan Mahasiswa Geruduk Kejati Kalsel Akhirnya, Pelaku Pembunuhan Guru di RM Wong Solo Tanbu Tertangkap Ketum HIPMI Pusat Bakal Jadi Pembicara di HUT JMSI ke-2 di Sulteng Kalsel Ingin Adopsi Kawasan Kumuh jadi Wisata di Yogyakarta

Luapan Sungai Riam Kiwa di Sei Pinang, Camat: Ini Paling Parah

Banjir hebat menerjang kawasan Sei Pinang, Kabupaten Banjar, Selasa (11/1). Terjangan air bah kali ini lebih parah dibanding tahun lalu.
- Apahabar.com     Selasa, 11 Januari 2022 - 15:29 WITA

Luapan Sungai Riam Kiwa di Sei Pinang, Camat: Ini Paling Parah

Warga di Rantau Nangka berduyun-duyun mengevakuasi kendaraan, Selasa (11/1) siang. Foto: Ist

apahabar.com, MARTAPURA – Banjir hebat menerjang kawasan Sei Pinang, Kabupaten Banjar, Selasa (11/1). Terjangan air bah kali ini lebih parah dibanding tahun lalu.

Serbuan air bah imbas luapan Sungai Riam Kiwa dan hujan semalaman merendam mayoritas wilayah Kecamatan Sungai Pinang, dan Telaga Bauntung.

Pantauan apahabar.com, setidaknya tiga desa di Sungai Pinang terdampak banjir. Yakni Desa Belimbing Lama, Rantau Nangka, dan Rantau Bakula.

Sedang di Kecamatan Telaga Bauntung, banjir melanda Desa Rampah. Semua desa tersebut masuk pada daerah aliran sungai (DAS) Riam Kiwa. Ketinggian air dari 30 centimeter hingga 60 centimeter.

Camat Sungai Pinang Hadariah memastikan banjir kali ini lebih parah dibanding banjir besar awal 2021 silam.

“Jalan dari Desa Sungai Pianang, Rantau Nangka sampai Sumber Harapan itu yang saat ini sangat meluap airnya karena berada di bantaran sungai,” ujar Hadariah.

Dibanding tahun-tahun lalu, kata dia, banjir tidak pernah separah kali ini.

“Banjir besar (awal 2021) kemarin, paling 5 sampai 10 Cm di jalan menuju Sumber Harapan itu,” sambungnya lagi.

Pun, sedalam-dalamnya banjir di Kecamatan Pengaron dan wilayah Martapura, Hadariah menyebut wilayahnya tidak pernah terendam separah ini.

Dari video yang diterima, kondisi luapan Sungai Riam Kiwa di Desa Rantau Nangka sudah memutus akses jalan desa tersebut.

Tampak banyak warga mengevakuasi kendaraan bermotor mereka ke jalan yang lebih tinggi.

Camat Hadariah tidak bisa memprediksi berapa lama banjir akan bertahan di wilayahnya.

“Kalau yang seperti ini kita belum tahu seberapa lama, karena baru kali ini meluapnya yang luar biasa. Tapi sebelum-sebelumnya, paling sebentar sudah surut lagi,” tuturnya.

Ia mengimbau kepada warga agar selalu siaga. Untuk yang di wilayah bawah seperti di Pengaron hingga Martapura, juga bersiap siaga akan banjir kiriman dari hulu.

“Mudah-mudahan tidak menjadi musibah besar kali ini, dan tidak lagi diguyur hujan deras,” tutup Camat Sungai Pianang.

Editor: Fariz Fadhillah - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

apahabar.com

Kalsel

Niat Liburan, 5 Remaja Kalsel Jadi Korban Prostitusi Online di Paser
apahabar.com

Kalsel

Dukung Sektor Pariwisata, APJI Kalsel Ingin Terlibat
apahabar.com

Kalsel

Kegembiraan Anak Yatim Dapat Helm Gratis dari Polwan
Hujan

Kalsel

Diprediksi Hujan di Kalsel hingga Lusa, Simak Sejumlah Wilayah Terdampak

Borneo

Polsek Banjarmasin Tengah Bekuk Pencuri Kotak Amal Masjid
HKN di Banjarmasin

Banjarmasin

Duh, Iuran Wajib Puncak HKN di Banjarmasin Terancam Langgar UU dan Pidana
apahabar.com

Kalsel

Di Luar Ekspektasi, Peminat Tambah Daya Super Murah PLN Membeludak
apahabar.com

Kalsel

Jelang HUT Bhayangkara, Polda Kalsel Gelar Lomba PCB dan PKS
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com