Resmi Somasi Asprov PSSI Kalsel, Persebaru Banjarbaru Siap Adu Bukti Jadwal Siaran Langsung Timnas Putri Indonesia di Piala Asia 2022, Dapat Ditonton Gratis Mengejutkan, Pelatih Risto Vidakovic Tinggalkan Borneo FC Pesantrenpreneur: Mardani H Maming Bertekad Cetak Santri Pengusaha Fakta Baru Megaproyek Tandingan Jembatan ‘Basit’: Digagas Era Soeharto, Studi Kelayakan Diatensi

Menkes Budi Tegaskan Vaksin Booster Setengah Dosis Sudah Berbasis Riset

Menteri Kesehatan RI Budi Gunadi Sadikin menegaskan, pemberian vaksin booster setengah dosis sudah berdasarkan hasil riset. Hasil penelitian dalam dan luar negeri, setengah dosis vaksin booster punya efektivitas lebih baik.
- Apahabar.com     Selasa, 11 Januari 2022 - 21:57 WITA

Menkes Budi Tegaskan Vaksin Booster Setengah Dosis Sudah Berbasis Riset

Pemberian vaksin booster setengah dosis sudah berdasarkan hasil riset. Foto-Ilustrasi/MNC Media

apahabar.com, JAKARTA – Menteri Kesehatan RI Budi Gunadi Sadikin menegaskan, pemberian vaksin booster setengah dosis sudah berdasarkan hasil riset. Hasil penelitian dalam dan luar negeri, setengah dosis vaksin booster punya efektivitas lebih baik.

“Penelitian dalam dan luar negeri, termasuk tim Indonesia menunjukkan, vaksin booster setengah dosis, menunjukan level antibodi yang relatif sama atau lebih baik dari vaksin booster dosis penuh,” jelas Budi Gunadi saat konferensi pers Teknis Pelaksanaan Vaksinasi Booster COVID-19, kutip Liputan6.com, Selasa (11/1/2022).

“Ini juga memberikan dampak Kejadian Ikutan Pasca Imunisasi (KIPI) yang lebih ringan.”

Lebih lanjut, Budi Gunadi mengatakan, program vaksinasi booster yang secara gratis ini ditujukan kepada kelompok lansia dan kelompok rentan atau immunocompromised. Immunocompromised merupakan gangguan masalah sistem kekebalan/imun.

“Saya mengimbau sekali lagi, agar program vaksinasi booster ini diprioritaskan untuk kelompok lansia dan juga kelompok rentan atau immunocompromised,” terangnya.

“Dengan adanya vaksin booster gratis, kami juga tetap mempertahankan mekanisme Vaksin Gotong Royong yang selama ini berjalan. Dengan kondisi bahwa vaksin ini tetap diterima gratis kepada masyarakat yang disuntik dan jenis vaksinnya tidak sama dengan vaksin program pemerintah.”

Kombinasi Vaksin Booster

Budi Gunadi Sadikin menyebut, kombinasi vaksin booster yang diberikan terdiri atas 3 kombinasi. Pertama, penerima Sinovac dosis pertama dan kedua akan berikan vaksin booster setengah dosis Pfizer.

Kedua, penerima Sinovac untuk vaksin dosis pertama dan kedua, akan diberikan vaksin booster setengah dosis AstraZeneca.

“Ketiga atau rejim ketiga, bagi vaksin primernya AstraZeneca, jadi dua kali suntik AstraZeneca, kita akan berikan setengah dosis Moderna,” jelas Menkes Budi Gunadi.

Kombinasi booster juga terkait hasil beberapa penelitian dalam dan luar negeri. Bahwa vaksin booster heterolog atau vaksin dengan kombinasi yang berbeda menunjukan, peningkatan antibodi yang relatif sama atau lebih baik dari vaksin booster homolog.

Editor: M Syarif - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

apahabar.com

Nasional

Bertemu Dubes Rusia, Gubernur Klaim Proyek Kereta Api Berlanjut
apahabar.com

Nasional

Banjir Jakarta Belum Surut: 30 RT dan 25 Ruas Jalan Tergenang

Nasional

PP Muhammadiyah: Keliru Nilai Din Syamsuddin Radikal
apahabar.com

Nasional

Berharap Ibu Kota Baru Tak Senasib Jakarta
Ustaz Yusuf Mansur

Nasional

Ustaz Yusuf Mansur Kecam Muhammad Kece, Minta Langsung Diamankan
apahabar.com

Nasional

Kebakaran Ruko Elektronik, 3 Penghuni Nyaris Terbakar
Pilkada

Nasional

Target Pemilih 77,55 Persen Pilkada 2020, Analis: Ketinggian
Ilham Bintang

Nasional

Soal Gugatan 100 Miliar, Hakim Sarankan Ilham Bintang Berdamai
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com