Tok! KPU-Kemendagri Sepakat Jadwal Pemilu 14 Februari 2024 Cuaca Kalsel Hari Ini: Sebagian Wilayah Diprediksi Cerah Berawan Tuduhan Tak Terbukti, IRT Banjarmasin Bebas Usai 60 Hari Ditahan Geger! Buaya Liar Masuk Kolam Musala SKJ Kotabaru [FOTO] Jumat Kelabu di Turunan Maut Rapak Balikpapan

Nadalsyah Pertanyakan Dalang Pembatalan Liga 3 di Barito Utara

Kisruh pembatalan sepihak pelaksanaan Liga 3 yang semestinya diadakan di Kabupaten Barito Utara ditanggapi Bupati Barito Utara H Nadalsyah. Dia secara lugas mempertanyakan siapa dalang di balik pembatalan tersebut.
- Apahabar.com     Senin, 3 Januari 2022 - 22:20 WITA

Nadalsyah Pertanyakan Dalang Pembatalan Liga 3 di Barito Utara

Bupati Barito Utara H Nadalsyah bersama Wakil Bupati, Ketua DPRD Hj Mery Rukaini, Direktur RSUD dan pejabat lainnya. Foto-Istimewa

apahabar.com, MUARA TEWEH – Kisruh pembatalan sepihak pelaksanaan Liga 3 yang semestinya diadakan di Kabupaten Barito Utara ditanggapi Bupati Barito Utara H Nadalsyah. Dia secara lugas mempertanyakan siapa dalang di balik pembatalan tersebut.

Semestinya Barito Utara menjadi tuan rumah Kompetisi Liga 3 Rayon Kalimantan Tengah (Kalteng). Hal itu sesuai dengan Surat Keputusan (SK) Ketua PSSI Kalimantan Tengah nomor SKEP/10/ASPROV KALTENG/PanLIGA3/XII-2021.

SK tersebut menetapkan kompetisi Liga 3 Asprov PSSI Kalteng dilaksanakan di Kota Muara Teweh Kabupaten Barito Utara dimulai dari tanggal 28 Desember 2021-3 Januari 2022.

Namun, dua hari menjelang kick off, Asprov mendadak mengeluarkan surat penundaan kompetisi dengan melayangkan Surat tanggal 26 Desember 2021 yang menyebutkan menindaklanjuti hasil drawing Liga 3 Zona Kalteng melalui Virtual Meeting yang dihadiri enam klub, panitia pelaksana, dan Asprov PSSI Kalteng. Maka, pelaksanaan manager meeting dan jadwal kick off putaran Provinsi Kalteng pun ditunda.

Terkait hal tersebut, H Nadalsyah meminta kepada Asprov untuk rapat di provinsi, salah satu Esko ada melapor, bahwa waktu diadakannya rapat, Ketua Asprov PSSI Kalteng Ir Leonard S Sampung menyebut, “bahwa atas perintah pimpinan”.

“Atas perintah pimpinannya siapa? Karena saya ini pegawai negeri bilang Pak Leo, pimpinan Pegawai Negeri di Provinsi siapa,” kata Nadalsyah menirukan ucapan Ketua Asprov PSSI Kalteng, saat memberikan keterangan pada awak media, Senin (3/1)

Seharusnya, kata dia, pemerintah tidak boleh mencampuri urusan persepakbolaan PSSI, karena PSSI punya statusco tersendiri karena ada Askab, Asprov, PSSI Pusat dan FIFA.

“Ke gubernur atau kepala daerah itu hanya minta persetujuan dan melaporkan saja, dan tidak bisa mengintervensi,” ucap Koyem, panggilan akrab bupati ini.

Selain itu juga, sambungnya, apabila ada intervensi pemerintah seperti ini, klub-klub yang akan dirugikan.

Untuk mengajukan ke jalur hukum, kata Koyem –akrab disapa–, tergantung Askab dan panitia pelaksana kalau pihaknya sebagai pemerintah cuma mendorong saja karena PSSI mempunyai status tersendiri,.

“Akan tetapi menyangkut nama baik daerah kita, pemerintah daerah akan membantu mereka dalam upaya-upaya hukum,” tegasnya.

Editor: Muhammad Bulkini - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

Bupati Barut

Pemkab Barito Utara

Instruksi Bupati Barut, Segera Selesaikan Laporan Kinerja
apahabar.com

Pemkab Barito Utara

Uji Terbang Perdana di Bandara HM Sidik, Simak Kesaksian Pilot

Pemkab Barito Utara

HUT ke-71 Barito Utara, Pemkab Siapkan Ratusan Dosis Vaksin
Bandara Haji Muhammad Sidik

Pemkab Barito Utara

Selasa, Wapres Dijadwalkan Resmikan Bandara Haji Muhammad Sidik Muara Teweh
apahabar.com

Pemkab Barito Utara

Seruan Bupati Nadalsyah: Penerima Sertifikat Manfaatkan Tanah untuk Usaha
Koyem

Pemkab Barito Utara

Besok, Jalan Koyem di Barut Ditutup Total, Simak Penjelasannya
prokes

Pemkab Barito Utara

Wabub Barut: Tak Patuhi Prokes, Izin Usaha Dapat Dicabut
Benangin

Pemkab Barito Utara

Meski Dimediasi Bupati Barut, Kisruh PT BEK dengan Warga Benangin Tetap Buntu
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com