Shin Tae-yong Puji Semangat Juang Garuda Muda Tumbangkan Malaysia Keluh Kesah Pengusaha Sawit Kalsel Kala Larangan Ekspor CPO 4 Universitas Walk Out, Munas BEM SI di Kalsel Pilih Koordinator Baru Bukan Laka Tunggal! Penyebab Pikap Tabrak Pohon Berujung Maut di Gambut Krisis Air Bersih di Kota Sungai, Ombudsman Panggil PDAM Bandarmasih

Nyaris 2 Tahun Tutup, Banjarmasin Kembali Hidupkan Wisata Mawarung

Nyaris dua tahun tutup akibat pandemi Covid-19, Pemkot Banjarmasin kembali menghidupkan wisata Mawarung Baiman.
- Apahabar.com     Selasa, 25 Januari 2022 - 00:40 WITA

Nyaris 2 Tahun Tutup, Banjarmasin Kembali Hidupkan Wisata Mawarung

Salah satu wisata kuliner di Kota Banjarmasin, wisata mawarung di bawah Jembatan Banua Anyar Banjarmasin Utara, resmi dibuka sejak Sabtu (22/1) tadi. Foto-Antara

apahabar.com, BANJARMASIN – Nyaris dua tahun tutup akibat pandemi Covid-19, Pemkot Banjarmasin kembali menghidupkan wisata Mawarung Baiman.

Lokasi wisata kuliner Mawarung Baiman persis di samping Museum Wasaka atau di bawah Jembatan Banua Anyar itu, kembali diizinkan buka, Sabtu (22/1).

Mawarung dari bahasa Banjar, artinya nongkrong di warung untuk makan dan minum. Sedangkan Baimbai dengan artian bersama-sama.

“Setelah tutup karena pandemi Covid-19 sekitar 1 tahun dan 10 bulan, baru Sabtu tadi dibuka lagi wisata ini,” ujar Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Banjarmasin Ikhsan Al-Haq di Banjarmasin, Senin (25/1).

Di area wisata ini ada sebanyak 32 usaha kecil atau pedagang yang menyediakan kuliner khas Banjar, baik minuman, makanan dan kue. Buka setiap hari Selasa hingga Sabtu pada pukul 15.00 WITA hingga selesai.

“Beragam makanan seperti ketupat, lapat, nasi kuning, mie habang, kemudian ada kakoleh, putu mayang, banyak lagi kue khas, dijamin suka semuanya,” tutur Ikhsan.

Meski kasus Covid-19 di Kota Banjarmasin sudah turun, namun pengunjung tetap diwajibkan penuhi aturan protokol kesehatan.

“Jadi pedagang dan pengunjung wajib disiplin protokol kesehatan,” tegasnya.

Wakil Ketua DPRD Kota Banjarmasin H Muhammad Yamin mengatakan, pihaknya di dewan mendukung dibukanya kembali objek wisata, salah satunya wisata kuliner Mewarung Baimbai di bawah Jembatan Banua Anyar tersebut.

“Kita dukung langkah pemerintah kota, tentunya dengan harus ketat diterapkan protokol kesehatan, sebab pandemi COVID-19 belum berakhir,” ucapnya.

Dia pun mengatakan, harus diawasi betul aktivitas di objek wisata, karena merupakan tempat terjadinya keramaian.

“Kita mengharapkan ekonomi masyarakat kembali bangkit, tapi kita juga harus terus waspada, sebab kasus COVID-19 dengan varian baru Omicron ini makin tinggi kasusnya, jadi semua jangan kendor disiplin protokol kesehatan,” ujarnya.

Editor: Ahmad Zainal Muttaqin - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

Tak Berkategori

Mau Beli Gorengan Cucu, Mercedes Benz Terbakar Depan Bandara SAMS
Vonis

Tak Berkategori

Vonis Mati Pembawa Sabu Ratusan Kilo di Tabalong, Terdakwa Langsung Banding
apahabar.com

Tak Berkategori

ACT MRI Langsung Respon Kebakaran di Pelambuan
apahabar.com

Tak Berkategori

Ekonom: RI Bakal Jadi Pengimpor Gula Terbesar Dunia Jelang Pemilu

Tak Berkategori

Keluhkan Cuaca dan Kualitas Air, Pembudidaya Ikan di Labuan Tabu Martapura Rugi Ratusan Juta
BPBD Tabalong

Tak Berkategori

Semprot Fasilitas Umum dengan Disinfektan, BPBD Tabalong Anggarkan Dana Rp194.900.000
apahabar.com

Tak Berkategori

Setelah Pensiun, Begini Kondisi Anggota Polres Batola Penyedia Bubur Gratis
Aniaya Perawat

Tak Berkategori

Brutal, Pria Kotabaru Hujani Kepala Mantan dengan Pisau
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com