Tok! KPU-Kemendagri Sepakat Jadwal Pemilu 14 Februari 2024 Cuaca Kalsel Hari Ini: Sebagian Wilayah Diprediksi Cerah Berawan Tuduhan Tak Terbukti, IRT Banjarmasin Bebas Usai 60 Hari Ditahan Geger! Buaya Liar Masuk Kolam Musala SKJ Kotabaru [FOTO] Jumat Kelabu di Turunan Maut Rapak Balikpapan

OTT KPK di Bekasi Tangkap Wali Kota Rahmat Effendi

Tim Satgas Komisi Pemberatasan Korupsi (KPK) melakukan operasi tangkap tangan (OTT) di Kota Bekasi, Jawa Barat, Rabu (5/1/2022).
- Apahabar.com     Rabu, 5 Januari 2022 - 22:00 WITA

OTT KPK di Bekasi Tangkap Wali Kota Rahmat Effendi

Wali Kota Bekasi Rahmat Effedi terjaring OTT KPK, Rabu (5/1/2022). Foto-net

apahabar.com, BEKASI – Tim Satgas Komisi Pemberatasan Korupsi (KPK) melakukan operasi tangkap tangan (OTT) di Kota Bekasi, Jawa Barat, Rabu (5/1/2022).

Dalam OTT yang dilakukan pukul 14.00 WIB itu, KPK disebutkan menangkap Wali Kota Bekasi Rahmat Effendi (RE) alias Pepen.

Wakil Ketua KPK Nurul Ghufron seperti dilansir tempo.co, Rabu malam, tidak membantah ketika dikonfirmasi mengenai penangkapan Rahmat Effendi.

“Benar KPK telah melakukan giat tangkap tangan terhadap penyelenggara negara di wilayah Bekasi Jawa Barat,” kata Ghufron.

Dari informasi yang dihimpun, penangkapan Rahmad Effedi berawal dari informasi ke KPK terkait adanya dugaan tindak pidana korupsi.

KPK kemudian menurunkan Satgas. Hasilnya, Wali Kota Bekasi itu diamankan bersama sejumlah pihak lainnya yang diduga terlibat dalam praktik rasuah.

Selain itu, tim juga mengamankan sejumlah uang yang masih dalam perhitungan. Uang tersebut diduga kuat berkaitan dengan praktik suap-menyuap.

“Beberapa pihak kami amankan bersama sejumlah uang,” kata Wakil Ketua KPK, Nurul Ghufron seperti dilansir okezone.com.

Saat ini sejumlah pihak telah dibawa ke Gedung KPK, Jakarta Selatan, untuk menjalani pemeriksaan intensif oleh penyidik.

Ghufron masih belum menjelaskan secara detail berapa orang yang diamankan serta terkait kasus apa operasi senyap di Bekasi.

Namun KPK memiliki waktu 1×24 jam untuk menentukan status hukum para pihak yang diamankan dalam OTT tersebut. KPK berjanji bakal segera menginformasikan kembali update soal OTT di Bekasi ini.

Sementara itu, seperti dilansir kompas.com, penangkapan Rahmat Effendi ini terjadi tak lama usai heboh anggaran karangan bunga yang dialokasikan Pemkot Bekasi pada Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah 2022.

Anggaran karangan bunga itu disorot publik karena jumlahnya yang fantastis, mencapai Rp 1,1 Miliar. Pos anggaran tersebut ditemukan dalam situs Layanan Pengadaan Secara Elektronik (LPSE) Kota Bekasi dengan kode tender 19841359.

Dalam situs tersebut tertulis jumlah pagu paket pengadaan senilai Rp 1.139.790.000. Adapun nilai Harga Perhitungan Sendiri (HPS) sebesar Rp 1.138.229.761.

Editor: Ahmad Zainal Muttaqin - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

Nasional

KPK Disebut Sudah Siapkan Lokasi Pelantikan Pegawai Jadi ASN
apahabar.com

Nasional

Hari Ini, Umat Muslim di Pesantren Mahfilud Dluror Jember Berlebaran
apahabar.com

Nasional

Baku Tembak di Papua: 1 Prajurit TNI Tewas, 2 Polisi Terluka
apahabar.com

Nasional

4 ABK Masih Hilang Usai Kapal di Nias Disambar Petir
apahabar.com

Nasional

Hari Ini, DPR Kirim Draf RUU Cipta Kerja ke Presiden
Vaksin Sinopharm

Nasional

Perangi Covid-19, 1,4 Juta Dosis Vaksin Sinopharm Tiba di Tanah Air
apahabar.com

Nasional

Hacker SMP dari Tangerang Sukses Bobol Situs NASA
apahabar.com

Nasional

Libur Akhir Tahun: Wisatawan Antusias, Pemerintah Belum Tegas
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com