Shin Tae-yong Puji Semangat Juang Garuda Muda Tumbangkan Malaysia Keluh Kesah Pengusaha Sawit Kalsel Kala Larangan Ekspor CPO 4 Universitas Walk Out, Munas BEM SI di Kalsel Pilih Koordinator Baru Bukan Laka Tunggal! Penyebab Pikap Tabrak Pohon Berujung Maut di Gambut Krisis Air Bersih di Kota Sungai, Ombudsman Panggil PDAM Bandarmasih

Pelaku Penganiayaan Anak dan Ayah di Kandangan Terancam 10 Tahun Penjara

MA (48) salah satu pelaku penganiayaan anak dan ayah di Desa Muara Banta, Kecamatan Kandangan, Hulu Sungai Selatan (HSS) akhirnya menyerahkan diri.
- Apahabar.com     Senin, 24 Januari 2022 - 18:36 WITA

Pelaku Penganiayaan Anak dan Ayah di Kandangan Terancam 10 Tahun Penjara

Ilustrasi perkelahian. Foto-Istimewa

apahabar.com, KANDANGAN – MA (48) salah satu pelaku penganiayaan anak dan ayah di Desa Muara Banta, Kecamatan Kandangan, Hulu Sungai Selatan (HSS) akhirnya menyerahkan diri.

Kapolres HSS AKBP Sugeng Priyanto melalui Kasi Humas Ipda Purwadi mengatakan bahwa MA, ayah dari pelaku lainnya yakni FK (25) menyerahkan diri ke Polres HSS pada Kamis (20/1) dini hari.

Meski demikian, atas perbuatannya, MA dijerat Undang-undang Darurat Nomor 12 Tahun 1951 tentang senjata tajam atau sajam dengan ancaman maksimal 10 tahun penjara.

​​​​​​​Sedangkan FK dikenakan Pasal 351 KUHP ayat 2 tentang tindakan pidana kekerasan dihukum penjara paling lama 5 tahun.

“Hasil pemeriksaan secara mendalam oleh petugas ditambah keterangan para saksi di sekitar TKP, perbuatan MA dapat dicegah oleh beberapa warga yang berusaha melerai,” ucap Ipda Purwadi, Senin (24/1).

Kasus kekerasan tersebut diketahui terjadi di Dusun Muara banta RT 2 RW 1 Kecamatan Kandangan pada Rabu (19/1) lalu sekira pukul 18.00 Wita.

Warga melihat Rama Alviansyah (22) dan Syahrul (40) yang merupakan anak dan ayah menjadi korban kekerasan pelaku FK.

Tak berselang lama, MA datang membawa sebilah parang ingin menyerang korban namun berhasil dicegah warga.

Atas peristiwa itu, dua korban mengalami luka tusuk dan sabetan sajam pelaku.

FK diamankan petugas gabungan dari Polres HSS di Desa Bariang Kecamatan Kandangan pada Rabu (19/1) sekitar pukul 22.30 Wita.

Sementara MA menyerahkan diri pada Kamis (20/1) dini hari.

Barang bukti berupa sebilah sajam jenis raja tumpang dengan panjang besi sekitar 18,5 dan lebar 2,5 sentimeter serta pakaian berlumuran darah turut diamankan.

Editor: Ahmad Zainal Muttaqin - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

APBD Tabalong

Tak Berkategori

Paripurna Raperda Perubahan APBD Tabalong Diwarnai Interupsi
apahabar.com

Tak Berkategori

Sapardi Pergi, Hujan di Bulan Juli
apahabar.com

Tak Berkategori

Hari Pertama Haul Sekumpul, BMKG: Martapura Diprakirakan Cerah Berawan
Ustaz Yusuf Mansur

Tak Berkategori

Ulama Meninggal Dunia Saat Tuntun Baca Syahadat, Ustaz Yusuf Mansur: Wafat yang Indah
apahabar.com

Tak Berkategori

Hasil Swab di Rantau Badauh, Batola Tambah 5 Pasien Positif
apahabar.com

Tak Berkategori

Terganjal Anggaran, Pontianak Batal Gelar Penerimaan CPNS dan PPPK 2021
apahabar.com

Tak Berkategori

Pemerintah dan Warga HSS Doakan Pejuang Proklamasi Tentara ALRI
apahabar.com

Tak Berkategori

Ratusan Suara Pasien Sambang Lihum Melayang
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com