Geger! Buaya Liar Masuk Kolam Musala SKJ Kotabaru [FOTO] Jumat Kelabu di Turunan Maut Rapak Balikpapan Eks TKP Penusukan Bakal Rumjab Wali Kota Banjarmasin Tebing Longsor di Panaan Tabalong, 1 Rumah Rusak Parah Detik-detik Tabrakan Horor di Balikpapan: 5 Tewas, Belasan Luka-Luka

Pembangunan Ibu Kota Baru Jadi Prioritas Rancangan APBN 2022

Menteri Keuangan Sri Mulyani mengatakan pembangunan ibu kota baru (IKN) menjadi salah satu bagian prioritas dalam merancang dan mendesain anggaran pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2022.
- Apahabar.com     Kamis, 6 Januari 2022 - 21:55 WITA

Pembangunan Ibu Kota Baru Jadi Prioritas Rancangan APBN 2022

Pradesain istana negara di IKN baru. Foto-Instagram@jokowi

apahabar.com, JAKARTA – Menteri Keuangan Sri Mulyani mengatakan pembangunan ibu kota baru (IKN) menjadi salah satu bagian prioritas dalam merancang dan mendesain anggaran pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2022.

Meski begitu, Sri Mulyani mengatakan penanganan covid-19 tetap menjadi prioritas nomor satu dalam menyusun APBN 2022.

“APBN perlu dijaga untuk memenuhi kebutuhan negara, yaitu penanganan covid-19, pemulihan ekonomi, perlindungan sosial, dan mengantisipasi gejolak global. Namun ada prioritas nasional seperti pembangunan IKN,” ujar Sri Mulyani, dikutip CNNIndonesia.com dari Antara , Kamis (6/1).

Oleh karena itu, antisipasi pembiayaan pembangunan IKN terus dilakukan. Terlebih, jika rancangan undang-undang (ruu) IKN sudah disetujui oleh Dewan Perwakilan Rakyat (DPR), maka pemerintah akan langsung mulai melaksanakan pembangunan IKN.

Nantinya, pembangunan IKN akan menjadi tanggung jawab Kementerian PUPR. Sri Mulyani berharap desain dan rancangan IKN dilakukan sebijaksana mungkin.

Sementara, antisipasi pembiayaan pembangunan IKN akan menjadi tugas Kementerian Keuangan. Hal ini akan disesuaikan dengan kemampuan APBN.

“APBN selama dua tahun ini fokusnya adalah kepada covid-19 dan penanganan dampak dari pandemi, termasuk berbagai bantuan sosial dan ekonomi,” ucap Sri Mulyani.

Ia menambahkan kebutuhan dana pembangunan IKN pada 2023 dan 2024 akan disesuaikan dengan desain APBN. Pembiayaan IKN akan diseimbangkan dengan kebutuhan pemulihan ekonomi dan penanganan covid-19.

“Untuk 2024, termasuk di dalamnya adalah kebutuhan pelaksanaan pemilu. Jadi seluruhnya diseimbangkan sehingga Insya Allah kami bisa mendukungnya,” tutup Sri Mulyani.

Editor: M Syarif - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

apahabar.com

Nasional

Kelanjutan RKUHP dan RUU Pas, Yasona Tunggu Instruksi Jokowi
Presiden Joko Widodo. Foto-Biro Pers Sekretariat Presiden.

Nasional

Apresiasi Pembangunan RS Internasional di Bali, Jokowi: Berobat Cukup di Dalam Negeri
apahabar.com

Nasional

Kisah Bendera Merah Putih Tertua di Kota Cirebon
Syekh Ali Jaber

Nasional

Sebelum Meninggal, Syekh Ali Jaber Ingin Dimakamkan di Lombok

Nasional

Habib Rizieq Umumkan Kepulangan, Jadwalkan 10 November 2020 Tiba di Tanah Air, Sudah Kantongi Tiket!
Kasus Covid RI

Nasional

Makin Terkendali, Kasus Covid RI Hari ini Cuma Bertambah 339
Masker

Nasional

Viral! Video Detik-detik Pengurus Masjid Usir Pria Bermasker di Bekasi
Robot Delta

Nasional

Warga Tembok Gede Surabaya Rakit Robot Delta untuk Penyemprotan Disinfektan
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com