Cari Keadilan untuk Rekannya, Ratusan Mahasiswa Geruduk Kejati Kalsel Akhirnya, Pelaku Pembunuhan Guru di RM Wong Solo Tanbu Tertangkap Ketum HIPMI Pusat Bakal Jadi Pembicara di HUT JMSI ke-2 di Sulteng Kalsel Ingin Adopsi Kawasan Kumuh jadi Wisata di Yogyakarta Waspada, Hujan Disertai Petir dan Angin Kencang Ancam 3 Kabupaten Kalsel

Pemkot Akui Bangunan Pasar Antasari Sudah Tua, Revitalisasi Cuma Mimpi?

Rapuhnya bangunan di Pasar Sentral Antasari Banjarmasin telah menyebabkan korban jiwa. Proses revitalisasi pasar diharapkan segera dilakukan agar peristiwa nahas tidak terulang kembali.
- Apahabar.com     Jumat, 14 Januari 2022 - 19:07 WITA

Pemkot Akui Bangunan Pasar Antasari Sudah Tua, Revitalisasi Cuma Mimpi?

Pemkot Banjarmasin mengakui kondisi bangunan Pasar Sentral Antasari Banjarmasin sudah tua. Foto-Istimewa

apahabar.com, BANJARMASIN – Rapuhnya bangunan di Pasar Sentral Antasari Banjarmasin telah menyebabkan korban jiwa. Proses revitalisasi pasar diharap segera dilakukan agar peristiwa nahas tidak terulang kembali.

Seperti diketahui, ibu muda pedagang ayam yang sedang hamil delapan bulan tewas tertimpa reruntuhan beton yang ditabrak pikap. Peristiwa ini pun menjadi atensi publik.

Sayangnya, rehab bangunan pasar tampaknya belum bisa dilakukan dalam waktu dekat. Penyebabnya, Hak Guna Bangunan ternyata tidak dipegang oleh Pemkot Banjarmasin, melainkan PT Giri.

“Sampai saat ini kita tidak bisa menganggarkan dan melaksanakan anggaran selama masih terikat perjanjian dengan PT Giri,” ujar Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian Banjarmasin, Ichrom M Tezar ditemui, Jumat (14/1).

Kontrak perjanjian itu baru selesai pada 2023. Dalam perjanjian itu, Pemkot hanya bertugas untuk mengelola fasilitas umum seperti lampu atau toilet. Sementara hal yang terkait dengan bangunan merupakan wewenang PT. Giri.

Namun, Pemkot Banjarmasin, kata dia, tetap berupaya untuk meminimalkan peristiwa serupa terulang kembali.

“Kita akan berkomunikasi dengan PT Giri, bagaimana bagusnya Pasar Antasari, khususnya yang jebol karena ditabrak,” ujarnya.

Dia menilai insiden yang menewaskan wanita muda tersebut murni kesalahan manusia. Pasca-kejadian, Tezar juga langsung memantau di tempat kejadian perkara (TKP).

“Itu human eror. Jebolnya dinding itu ‘kan bukan karena runtuh, tapi karena ditabrak,” ucapnya.

Meski bukan disebabkan faktor bangunan, tapi dia mengakui jika konstruksi bangunan Pasar Sentral Antasari sudah tua.

“Tapi kalau misalnya tidak ditabrak, saya kira tidak bakal jebol,” lanjutnya.

Di samping itu, pihaknya juga bakal berkomunikasi dengan Polsek Banjarmasin Tengah terkait pembersihan material di TKP.

“Karena saya takutnya belum olah TKP. Kami salah kalau membersihkan,” pungkasnya.

Tragedi Tembok Runtuh di Pasar Antasari, Bayi Tewas Susul Sang Ibu

Editor: Puja Mandela - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

Kalsel

PSU Pilgub Kalsel, Pemprov Siapkan Skema Libur Pegawai

Kalsel

VIDEO: Santai di Rumah, Penjual Togel di Haruyan Diciduk Polisi
Anjal dan Pengamen

Kalsel

Anjal dan Pengamen Ditertibkan Petugas Pasar Banjarmasin
apahabar.com

Kalsel

Reses Telah Tiba, Silakan ‘Ngadu’ Langsung ke Wakil Rakyat
apahabar.com

Kalsel

Pangdam VI/Mulawarman Bersama Danrem 101/Antasari Tambah 4 Koramil
apahabar.com

Kalsel

PT Smart Bantu Ratusan Liter Minyak Goreng untuk Warga Kotabaru
apahabar.com

Kalsel

Jika Tidak Siap, Paman Birin Bakal Ganti Kepala Disdik Provinsi Kalsel?
apahabar.com

Kalsel

Peringatan HUT RI ke-75 di HSU, Kompol Irwan: Tetap Jaga Protokol Kesehatan
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com