Cuaca Kalsel Hari Ini: Tak Ada Peringatan Dini, Semua Wilayah Cerah! Cari Keadilan untuk Rekannya, Ratusan Mahasiswa Geruduk Kejati Kalsel Akhirnya, Pelaku Pembunuhan Guru di RM Wong Solo Tanbu Tertangkap Ketum HIPMI Pusat Bakal Jadi Pembicara di HUT JMSI ke-2 di Sulteng Kalsel Ingin Adopsi Kawasan Kumuh jadi Wisata di Yogyakarta

Pengerjaan Fisik Bendungan Riam Kiwa Paling Cepat Pertengahan 2022

Jika tidak ada aral, pembangunan fisik Bendungan Riam Kiwa Kabupaten Banjar, Kalimantan Selatan, mulai dikerjakan paling cepat di pertengahan 2022.
- Apahabar.com     Selasa, 4 Januari 2022 - 20:50 WITA

Pengerjaan Fisik Bendungan Riam Kiwa Paling Cepat Pertengahan 2022

Sekda Banjar, HM Hilman. Foto-apahabar.com/hendralianor.

apahabar.com, MARTAPURA – Jika tidak ada aral, pembangunan fisik Bendungan Riam Kiwa Kabupaten Banjar, Kalimantan Selatan, mulai dikerjakan paling cepat di pertengahan 2022.

Pembangunan Riam Kiwa masuk dalam proyek strategis nasional yang ditarget selesai pada 2025.

Saat ini, proyek tersebut masih dalam proses pengadaan lahan dan penganggaran oleh Balai Wilayah Sungai (BWS) III Kalimantan.

“Proses persiapan pengadaan lahan sudah selesai yang ditandai dengan penetapan lokasi oleh Bupati Banjar pada 27 November 2021 lalu,” ujar Sekda Banjar, H Mokhamad Hilman, kepada apahabar.com belum lama tadi.

Lokasi Bendungan Riam Kiwa ditetapkan di Desa Angkipih dan Paramasan Bawah, Kecamatan Paramasan. Lahannya seluas 771,51 hektare.

Dari total luas lahan tersebut, sebagian besar masuk dalam kawasan hutan produksi tetap seluas 753,85 hektare.

Sisanya, 11,86 hektare masuk kawasan hutan produksi terbatas, dan areal penggunaan lain (APL) milik masyarakat seluas 5,81 hektare.

Untuk lahan yang berstatus hutan, kata Hilman, pihak BWS III Kalimantan sudah meminta rekomendasi kepada Gubernur Provinsi Kalsel untuk rencana pelepasan kawasan hutan kepada Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (Kemen LHK).

“Tinggal menunggu proses dari LHK,” tutur Doktor Hukum jebolan Unissula Semarang juga Magister Teknik di ITS Surabaya ini.

Terkait lahan yang berstatus APL proses pengadaan tanah diserahkan kepada Kantor Badan Pertanahan Nasional (BPN) Kalsel.

Hilman bilang data-data pemilik lahan APL sudah diserahkan ke BPN yang selanjutnya dilakukan tahapan pelepasan lahan.

“Nanti diproses tahapannya seperti menentukan berapa (nilai) lahan dari appraisal, pengukuran, dan sebagainya, itu urusan BPN sampai dengan serah terima lahan,” ungkapnya.

Lebih jauh Hilman menjelaskan pihak BWS III Kalimantan juga sudah mulai menyiapkan nilai anggaran pengadaan lahan sampai pengerjaan fisik. Total dana yang diperlukan mencapai Rp 2 triliun lebih.

Khusus untuk anggaran pengerjaan fisik, sudah siap dana bantuan dari luar negeri dan dana pendamping dari APBN.

“Kalau dana sudah siap dan pengadaan tanah berjalan lancar, di pertengahan 2022 sudah bisa dilaksanakan pengerjaan fisik, setelah melalui proses pengadaan barang dan jasa oleh Kementerian PUPR,” pungkas Hilman.

Untuk diketahui, bendungan Riam Kiwa ini bertujuan untuk mereduksi banjir hingga 70 persen pada daerah aliran sungai (DAS) dan sebagai penyedia ari baku sebanyak 4500 liter/detik.

Selain itu punya potensi menjadi pengairan irigasi untuk pertanian hingga 1800 hektare, dan menyuplai tenaga listrik sebesar megawatt.

Citra satelit lokasi Bendungan Riam Kiwa yang berada di Kecamatan Paramasan, Kabupaten Banjar. foto-istimewa.

Editor: Puja Mandela - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

apahabar.com

Kalsel

Teori Epidemiologi, Alasan Banjarmasin Perlu Perpanjang PSBB
apahabar.com

Kalsel

Pemprov Kalsel Usul Pengangkatan Tenaga Harian Lepas Penyuluh Pertanian

Kalsel

Layanan Kebahasaan Balai Bahasa Kalsel, Bantu Polisi hingga KPK Ungkap Kasus
apahabar.com

Kalsel

Masuk Komisi V DPR RI, Rifqinizami Siap Bantu Kalsel Sebagai Penyangga IKN

Kalsel

Korban Gelombang Pasang di Tala Segera Direlokasi, Pembangunan 50 Rumah Disetujui

Kalsel

Sindikat Penipuan Janjian Kencan via Facebook di Banjarmasin Dibongkar, 46 Kali Beraksi
Nelayan

Kalsel

Kaki Tersangkut di Alat Tangkap, Seorang Nelayan di Kukar Hilang Tenggelam

Kalsel

Digelar Perdana, Pemilihan Putera-Puteri Kampus Kalsel 2021 Didukung Disdikbud
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com