Viral Surat Cinta BPK untuk Masyarakat Setelah Insiden Maut di Lingkar Dalam [ANALISIS] Tembok Retak RS Sultan Suriansyah Tuai Sorotan Aturan Baru Berlaku, Penumpang di Syamsudin Noor Masih Stagnan  Cuaca Hari Ini, Hujan Disertai Petir Mengintai Kalsel Ribuan Lahan Padi di Kalsel Terancam Kerdil dan Menguning, Dinas TPH: Jangan Panik

Polemik Plasma Sawit di Wanaraya, Kejari Batola Endus Banyak Tersangka

- Apahabar.com     Kamis, 20 Januari 2022 - 22:31 WITA

Polemik Plasma Sawit di Wanaraya, Kejari Batola Endus Banyak Tersangka

Kejari Barito Kuala, Eben Neser Silalahi, menyampaikan perkembangan kasus plasma sawit di Desa Kolam Kanan, Kecamatan Wanaraya, Kamis (20/1). Foto: Kejari Batola

apahabar.com, MARABAHAN – Polemik plasma Sawit di Desa Kolam Kanan, Wanaraya, memasuki babak baru. Kejaksaan Negeri (Kejari) Barito Kuala sudah menaikkan kasus ini ke tahap penyidikan.

Peningkatan status ini dilakukan setelah kegiatan penyelidikan selama sekitar dua bulan, serta pemeriksaan sebanyak 24 orang.

Hasilnya ditemukan adanya dugaan tindak pidana korupsi penyalahgunaan pemanfaatan kekayaan desa dalam kegiatan tukar guling tanah Desa Kolam Kanan dengan KUD Jaya Utama di pertengahan 2009.

“Kegiatan tukar guling dimaksud terkait tanah desa kepada perorangan yang tidak sesuai dengan aturan,” jelas Kajari Batola, Eben Neser Silalahi, Kamis (20/1).

Dijelaskan bahwa dalam masa awal pembangunan dan pengelolaan kelapa sawit plasma di Kolam Kanan, KUD diwajibkan membuat kantor dan gudang untuk memenuhi syarat pengajuan kredit bank.

Dalam tahap awal itu, KUD belum memiliki lahan dan mereka berusaha meminta bantu kepada Pemdes Kolam Kanan. Selanjutnya permintaan itu dipenuhi dengan pemberian lahan seluas 2 hektare.

Dalam proses selanjutnya, aset itu tidak digunakan untuk kepentingan KUD, tetapi diberikan atas nama pribadi pengurus.

Belakangan diketahui pemberian lahan tersebut diganti dengan cara tukar guling lahan pula, tetapi dengan luas 6 hektare.

Tangani Kasus Plasma Sawit di Kolam Kanan, Kejari Batola Jamin Tetap Berintegritas

Ironisnya lahan yang diberikan kepada desa seluas 6 hektare itu dalam jaminan pinjaman di bank, serta bukan atas nama milik KUD.

“Kegiatan tukar guling ini tidak mengantongi izin dari Pemkab Barito Kuala. Artinya tukar guling itu tidak melalui prosedur,” jelas Eben Neser.

“Seharusnya Pemdes Kolam Kanan memperoleh untung, tapi tak pernah terpenuhi. Makanya tim penyelidik melihat adanya kerugian yang ditimbulkan tukar guling itu,” sambungnya.

Terkait jumlah kerugian negara, Kejari akan mencocokan lebih dulu dengan Nilai Jual Objek Pajak (NJOP), mengingat lahan yang diberikan cukup strategis di tepi jalan provinsi.

“Namun kalau mengacu nilai pasar, lahan yang diberikan sekitar Rp1 miliar. Pun selama 10 tahun itu, desa tak mendapatkan profit apapun dan hanya dinikmati oknum pengurus KUD,” beber Eben Neser.

Selanjutnya dalam tiga atau empat pekan kedepan, penyidik akan menentukan pihak-pihak yang lebih bertanggung jawab.

“Diperkirakan terdapat lebih dari satu tersangka. Mereka akan dikenakan Pasal 2 dan 3 Undang-Undang Tindak Pidana Korupsi,” tandas Eben Neser.

Editor: Bastian Alkaf - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

Denny

Tak Berkategori

Subuh Keliling Denny Indrayana Diwarnai Baku Hantam, Polisi Turun Tangan
Sinetron Samudra Cinta

Tak Berkategori

Angela Gilsha Isyaratkan Berakhirnya Sinetron Samudra Cinta
apahabar.com

Tak Berkategori

Guru Bakhit dan H Muhidin Hadiri Maulid Nabi Muhammad di Kediaman Petahana Bupati Balangan

Tak Berkategori

Operasi Cipta Kondisi, Polda Kaltim Atensi Arus Lalu Lintas di Bulan Ramadan
apahabar.com

Tak Berkategori

DPD TMP Kalsel Soroti Permenristekdikti Nomor 55 tahun 2018

Tak Berkategori

Kasus Penggelapan Barang PT Semen Indonesia Logitsik, Dua Terdakwa Divonis
Blokir Akses Internet

Tak Berkategori

Redam Protes Kudeta Suu Kyi, Otoritas Militer Myanmar Blokir Akses Internet
apahabar.com

Tak Berkategori

KPU Kalsel Tingkatkan Partisipasi Pemilih Pemula Lewat Lomba Band Pentas Musik Jingle Pemilu 2019
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com