Waspada, Hujan Disertai Petir dan Angin Kencang Ancam 3 Kabupaten Kalsel Tok! KPU-Kemendagri Sepakat Jadwal Pemilu 14 Februari 2024 Cuaca Kalsel Hari Ini: Sebagian Wilayah Diprediksi Cerah Berawan Tuduhan Tak Terbukti, IRT Banjarmasin Bebas Usai 60 Hari Ditahan Geger! Buaya Liar Masuk Kolam Musala SKJ Kotabaru

PTM Serentak Banjarmasin, Sekolah Minta Siswa Sakit Tetap Berada di Rumah

Pembelajaraan tatap muka (PTM) di Kota Banjarmasin tidak lagi dilaksanakan secara terbatas, tapi dengan kapasitas siswa di kelas 100 persen.
- Apahabar.com     Senin, 3 Januari 2022 - 13:23 WITA

PTM Serentak Banjarmasin, Sekolah Minta Siswa Sakit Tetap Berada di Rumah

Suasana PTM serentak yang dilaksanakan di SMPN 7 Banjarmasin. Foto-apahabar.com/Bahaudin Qusairi

apahabar.com, BANJARMASIN – Pembelajaraan tatap muka (PTM) di Kota Banjarmasin tidak lagi dilaksanakan secara terbatas, tapi dengan kapasitas siswa di kelas 100 persen.

Keputusan PTM serentak ini berdasarkan surat edaran atau SE yang dikeluarkan Dinas Pendidikan (Disdik) Banjarmasin diberlakukan sejak Senin (3/1).

Dalam SE, satuan pendidik diimbau untuk menerapkan aspek protokol kesehatan (prokes) selama PTM berlangsung.

Wakil Kepala Sekolah SMPN 7 Banjarmasin, Rahman menerangkan seluruh siswa diharuskan mencuci tangan, cek suhu tubuh dan mengenakan masker sebelum masuk ke lingkungan sekolah.

Pihaknya telah menyediakan beberapa tempat cuci tangan di gerbang masuk sekolah. Beberapa guru dan staf mengawasi prokes yang dilakukan siswa.

“Kalau seandainya tinggi, kami suruh untuk istirahat di rumah. Tapi tadi tidak ada, karena di bawah 36 derajat semuanya,” ujarnya.

Ia juga menerangkan apabila siswa yang sakit, cukup berada di rumah untuk beristirahat sampai sembuh.

Pihaknya mengadakan pembelajaraan sebanyak 8 jam dengan rata-rata tiga mata pelajaran (mapel) di satu jenjang kelas. Mulai pukul 07.30 hingga 12.30 Wita.

Praktis setiap penggantian mata pelajaran, siswa diwajibkan untuk mencuci tangan dan tetap mengenakan masker.

“Di dalam kelas, kami anjurkan tetap jaga jarak, walaupun jaraknya tidak terlalu lebar seperti PTM terbatas 50 persen kemarin,” ucapnya.

Pihaknya juga mencatat sebanyak 68,41 persen dari jumlah total 668 muridnya sudah mengikuti vaksinasi Covid-19. Sedangkan tenaga pendidik dari 38 guru sekitar 92,11 persen telah menerima dosis vaksin.

“Siswa yang bervaksin mandiri selama libur sekolah, masih kita data. Mereka juga ada yang melapor,” pungkasnya.

Editor: Aprianoor - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

apahabar.com

Kalsel

PSBB Dinilai Picu Kekosongan Stok Darah, PMI Banjarmasin Kembali Menjerit
apahabar.com

Kalsel

Tergiur Calo, Warga Tanjung Kena Tipu ‘Perwira’ Banjarbaru
Kalsel

Kalsel

Kalsel PPKM Berjilid-jilid, Dewan Mau Beli Mobil Baru Harga Selangit
apahabar.com

Kalsel

Ditinggal Saksikan Liga RT, Sebuah Rumah di Tala Ludes Terbakar
Tersambar Petir

Kalsel

Tragis! Gunakan Ponsel Saat Hujan, Seorang Warga Tapin Tewas Tersambar Petir
apahabar.com

Kalsel

Indocement Tarjun Kotabaru Gelar Program Desa Vokasi
apahabar.com

Kalsel

Regulasi 14 Hari Belum Dihapus, Batola Tetap Bekukan BPJS Kesehatan
Upaya Minim Dishut Kalsel Selamatkan Ulin Agar Tak Punah

Kalsel

Upaya Minim Dishut Kalsel Selamatkan Ulin Agar Tak Punah
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com