Bukan Laka Tunggal! Penyebab Pikap Tabrak Pohon Berujung Maut di Gambut Krisis Air Bersih di Kota Sungai, Ombudsman Panggil PDAM Bandarmasih Kisruh Wali Kota Vs Eks Direktur PDAM Bandarmasih, Sukro: Segerakan Penyertaan Modal! Banjir Mengancam, Jembatan-Jembatan Bertanda Silang di Banjarmasin Mau Diapakan? Demam Skuter Listrik, Di Banjarmasin Rp35 Ribu Free Foto

PUPR Belum Gelontorkan Anggaran Ibu Kota Baru Tahun Ini

Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono memastikan pembangunan Ibu Kota Negara (IKN) belum dimasukkan ke alokasi anggaran program kerja kementeriannya pada 2022.
- Apahabar.com     Selasa, 25 Januari 2022 - 15:09 WITA

PUPR Belum Gelontorkan Anggaran Ibu Kota Baru Tahun Ini

Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono. Foto-Istimewa

apahabar.com, JAKARTA – Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono memastikan pembangunan Ibu Kota Negara (IKN) belum dimasukkan ke alokasi anggaran program kerja kementeriannya pada 2022.

 

“Kami belum melaporkan kepada Komisi V karena memang belum diprogramkan, belum disiapkan anggarannya oleh Kementerian Keuangan RI,” kata Basuki Hadimuljono dilansir dari CNNIndonesia.com, Selasa (25/1).

 

Oleh karenanya, hingga hari ini, pihaknya belum memulai pembangunan ibu kota baru.

 

“Kalau ada pun, saya harus laporkan ke Komisi V DPR RI karena semua anggaran harus disetujui oleh Komisi V DPR RI,” ujar Basuki.

 

Ia mengatakan pembangunan ibu kota baru hingga 2024 akan mencakup kawasan inti pusat pemerintahan seluas sekitar 6.000 hektare 2024 dari garis keseluruhannya 256 ribu hektare.

 

“Itu yang akan disediakan anggarannya oleh pimpinan DPR karena menyangkut kantor Presiden, kantor Wapres, DPR/MPR, jalan-jalan kawasan, jalan menuju ke IKN ke Balikpapan, drainase, air minum, listrik, itu semua harus kami siapkan dari 2022-2024. Namun, sampai saat ini memang belum disahkan oleh DPR anggarannya,” kata Basuki.

 

Sebagai informasi, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto memaparkan dana pembangunan IKN untuk tahun ini akan diambil dari anggaran Kementerian PUPR sebesar Rp45 triliun. Dana tersebut, lanjutnya, akan dipakai secara bertahap sesuai kebutuhan.

 

“Terkait IKN ini anggarannya yang ada adalah di PUPR, yang saat ini ada diperkirakan untuk fase pertama dibutuhkan dana sebesar Rp45 triliun,” jelas dia.

 

Sebelumnya, Menteri Keuangan Sri Mulyani sempat melontarkan wacana pembangunan IKN menggunakan dana Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN).

Editor: Puja Mandela - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

apahabar.com

Nasional

TNI-Polri Kuasai Lokasi Pembantaian Pekerja di Papua
apahabar.com

Nasional

Warga Muslim Jaga Rumah Umat Kristiani yang Pergi ke Gereja
apahabar.com

Nasional

Masuk Komplotan Pencuri, Seorang Caleg di Tangkap Polisi
apahabar.com

Nasional

Tingkatkan Pengawasan Akhir Tahun, Bea Cukai Gencar Menindak

Nasional

Anggota DPR Ingin BPOM Sidak Jelang Akhir Tahun
apahabar.com

Nasional

Pasca-Pembatalan Keberangkatan Haji, Jokowi Kumpulkan Tokoh Lintas Agama
Pinjol

Nasional

Akhirnya.. Pemerintah Bakal Moratorium Izin Pinjol
apahabar.com

Nasional

Hari Ini, Nasib PSBB Transisi Jakarta Ditentukan
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com