Pembunuhan di Datar Laga Hantakan, Polisi Imbau Jaga Kondusifitas  Presiden Jokowi: Keliru Jika Uang Rakyat Dibelanjakan Barang Impor Siap-Siap, Mulai 10 Juni ASDP Naikkan Tarif Penyeberangan Feri Kotabaru-Batulicin  Menolak Lupa Tragedi Jumat Kelabu Banjarmasin Bangun Rumjab Wali Kota, Pemkot Banjarmasin Ngutang, Baru Lunas Akhir 2022

Rancang Regulasi, Asa Penanggulangan Banjir Kalsel Lewat Pergub

apahabar.com, BANJARBARU - Musibah banjir menahun yang melanda Kalimantan Selatan mulai jadi perhatian serius.
- Apahabar.com     Rabu, 19 Januari 2022 - 11:41 WITA

Rancang Regulasi, Asa Penanggulangan Banjir Kalsel Lewat Pergub

Kondisi banjir besar di Kalsel awal tahun 2021 lalu. Foto-apahabar/Riki

apahabar.com, BANJARBARU – Musibah banjir menahun yang melanda Kalimantan Selatan mulai jadi perhatian serius.

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Kalsel kini sedang merancang Peraturan Gubernur (Pergub) tentang Penanggulangan Bencana Berbasis.

Rencana regulasi tersebut terungkap saat rapat koordinasi penanggulangan bencana di Kantor BPBD Kalsel, Banjarbaru, Selasa (18/1).

Kepala BPBD Kalsel, Mujiyat berkeinginan bila terjadi bencana bisa langsung ditanggulangi. Sebab, menurutnya selama ini bantuan hanya dapat diberikan tergantung dengan status.

Bila status bencananya belum jelas, kata Mujiyat, SKPD terkait tidak bisa belanja.

“Semoga (Pergub) bulan ini selesai, tidak tergantung pada status, tapi terhadap kejadian,” ujarnya.

Menurutnya, Pergub memberikan kecepatan BPBD dalam pengerahan personel, logistik, evakuasi dan lainnya.

Dengan adanya Pergub Penanggulangan Bencana nanti, Mujiyat optimis kinerja BPBD Kalsel bisa semakin cepat, efektif, dan efisien.

Dia mengatakan, aturan ini juga menjadi contoh untuk pemerintah kabupaten kota dalam menanggulangi bencana.

Di sisi lain, pada rakor ini Mujiyat mengingatkan kepada kabupaten kota untuk tetap waspada karena bulan Januari 2022 merupakan puncak dari curah hujan tinggi.

Mujiyat juga meminta pemda untuk menganggarkan perawatan Early Warning System (EWS) atau sistem peringatan dini untuk bencana, pada APBD perubahan nanti.

Menurutnya, Pemprov Kalsel telah menganggarkan pengadaan EWS dan akan ditempatkan di titik-titik rawan bencana.

Kabid Kedaruratan dan Logistik BPBD Kalsel, Abriansyah Alam menambahkan pentingnya sinergi yang melibatkan banyak pihak untuk menanggulangi bencana di Bumi Lambung Mangkurat.

“Pentingnya sinergi dengan banyak pihak dalam menanggulangi bencana, BPBD tidak bisa bekerja sendiri,” katanya.

Editor: Ahmad Zainal Muttaqin - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

Duta Mall Banjarmasin

Kalsel

Viral! Pelanggan Hampir Ketelan Tisu Bekas Saat Makan Bubur di Duta Mall Banjarmasin
apahabar.com

Kalsel

Gegara Covid, Pemusnahan Ranjau Aktif di Kotabaru Resmi Diundur

Kalsel

Refleksi Satu Tahun Jokowi-Ma’ruf di Banjarmasin: Massa Aksi Terus Mengalir
Hujan Petir

Kalsel

Waspada! Hujan Petir Seluruh Wilayah Kalsel Siang Ini
apahabar.com

Kalsel

2 Hari, Polisi Gulung 3 Pengedar Sabu di Kotabaru
apahabar.com

Kalsel

Tampil Energik, Paman Birin Unjuk Gigi Depan Siswa Panti
apahabar.com

Kalsel

Tambah 67 Kasus, Kapan Kalsel Bebas Covid-19?
apahabar.com

Kalsel

Perwali Hambat Pemerataan PPDB Sejumlah Sekolah di Banjarmasin, Benarkah?
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com