Resmi Somasi Asprov PSSI Kalsel, Persebaru Banjarbaru Siap Adu Bukti Jadwal Siaran Langsung Timnas Putri Indonesia di Piala Asia 2022, Dapat Ditonton Gratis Mengejutkan, Pelatih Risto Vidakovic Tinggalkan Borneo FC Pesantrenpreneur: Mardani H Maming Bertekad Cetak Santri Pengusaha Fakta Baru Megaproyek Tandingan Jembatan ‘Basit’: Digagas Era Soeharto, Studi Kelayakan Diatensi

Ratusan Istri di Tabalong Pilih Menjanda, PA Tanjung Ungkap Penyebabnya

Sepanjang 2021, ratusan istri di Kabupaten Tabalong memilih menjadi janda. Faktor ekonomi diduga jadi biang keroknya.
- Apahabar.com     Kamis, 13 Januari 2022 - 15:41 WITA

Ratusan Istri di Tabalong Pilih Menjanda, PA Tanjung Ungkap Penyebabnya

Kantor Pengadilan Agama Tanjung yang di Jalan Tanjung Selatan Raya, Tabalong. Foto-apahabar.com/M.Al-Amin

apahabar.com, TANJUNG – Sepanjang 2021, ratusan istri di Kabupaten Tabalong memilih menjanda. Faktor ekonomi diduga jadi biang keroknya.

Ketua Pengadilan Agama (PA) Tanjung, Syarifah Isnaeni, mengungkap dari total 813 perkara yang ditangani, 499 di antaranya adalah masalah perceraian.

“Rata-rata yang menjadi penyebab perceraian adalah faktor ekonomi, di samping faktor lainnya,” bebernya kepada apahabar.com, Kamis (13/1).

Dari 449 perkara itu, sebanyak 362 perkara merupakan hasil dari gugatan istri. Sementara kasus suami yang melakukan gugatan jumlahnya jauh lebih kecil yaitu 87 kasus.

Duh, Oknum Dokter di Banjabaru Diduga Cabuli Anak

Sebenarnya, kata dia, PA Tanjung selalu memberikan ruang bagi setiap orang untuk mengurungkan niat untuk bercerai. Dari upaya itu, ada yang berhasil. Namun jumlahnya sangat sedikit.

“Saat dimediasi ada yang nggak jadi bercerai, tapi hanya sekitar 1 persen, karena para pihak rata-rata datang ke PA saat rumah tangga mereka sudah tidak bisa dipertahankan lagi,” terang Syarifah.

Syarifah berharap angka perceraian di Tabalong ke depannya bisa berkurang sebagai indikasi keluarga yang berkualitas dan paham hukum.

“Untuk itu langkah utama kami agar tidak terjadi perceraian dengan mengoptimalkan mediasi dan sosialisasi pada masyarakat,” ucapnya.

Tak hanya kasus perceraian, PA Tanjung juga mendamaikan perkara sengketa hak asuh anak dan menyelesaikan sengketa harta bersama dalam proses mediasi.

Sementara itu, perkara yang masuk di PA Tanjung mengalami kenaikan drastis dibanding 2020 dengan 585 perkara. Sementara pada 2021 perkara yang masuk 813.

“Alhamdulillah 813 perkata yang masuk dapat kami selesaikan di tahun 2021 dan tidak ada sisa perkara di tahun 2022 ini,” pungkasnya.

Editor: Puja Mandela - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

Tabalong

Tabalong

Rujuk Ditolak! Pemuda di Kelua Tabalong Jambret Ibu Muda

Tabalong

Simpan Sabu, Warga Pamintangan Amuntai Diciduk Polres HSU
apahabar.com

Tabalong

ASN Tidak Pakai Masker, Bupati Tabalong: Beri Sanksi Tegas!
Penjual dan Pembeli Sabu

Tabalong

Penjual dan Pembeli Sabu di Kelua Ditangkap Polisi Tabalong

Tabalong

Hampir Rampung Dikerjakan, Jembatan Box Culvert Padangin Sudah Bisa Dilalui Roda Dua

Tabalong

Polres Tala Gelar Operasi Kepolisian Patuh Intan 2021, Utamakan Edukasi Prokes dan Tertib Lalulintas

Tabalong

Hujan Lebat Melanda Tabalong, Warga Diminta Waspadai Banjir
Polres Tabalong

Tabalong

Beraksi, Residivis Curanmor Kembali Ditangkap Satreskrim Polres Tabalong
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com