Pembunuhan di Datar Laga Hantakan, Polisi Imbau Jaga Kondusifitas  Presiden Jokowi: Keliru Jika Uang Rakyat Dibelanjakan Barang Impor Siap-Siap, Mulai 10 Juni ASDP Naikkan Tarif Penyeberangan Feri Kotabaru-Batulicin  Menolak Lupa Tragedi Jumat Kelabu Banjarmasin Bangun Rumjab Wali Kota, Pemkot Banjarmasin Ngutang, Baru Lunas Akhir 2022

Rencana Revitalisasi Pasar Batuah, Warga Minta Keadilan Pemkot Banjarmasin

Rencana revitalisasi Pasar Batuah Kota Banjarmasin mendapat respon dari warga yang bermukim di lokasi tersebut.
- Apahabar.com     Selasa, 18 Januari 2022 - 12:15 WITA

Rencana Revitalisasi Pasar Batuah, Warga Minta Keadilan Pemkot Banjarmasin

Suasana rapat yang diadakan warga sekitar Pasar Batuah Banjarmasin. Foto- apahabar.com/Bahaudin Qusairi

apahabar.com, BANJARMASIN – Rencana revitalisasi Pasar Batuah Kota Banjarmasin mendapat respon dari warga yang bermukim di lokasi tersebut.

Warga menggelar rapat internal di posko BPK Bara, membahas terkait adanya rencana revitalisasi Pasar Batuah pada Minggu (16/1) kemarin.

Ketua Tim Perwakilan Warga Pasar Batuah, M Syahrianoor, mengatakan bahwa rapat tersebut menyimpulkan bahwa adanya rencana itu membuat warga menjadi resah.

Pasalnya dari informasi yang beredar, tidak ada ganti rugi terkait bangunan warga yang berada di kawasan pasar. Terdapat ratusan kepala keluarga yang bermukim di kawasan pasar tersebut.

“Warga cuma memiliki rumah di sini. Kalau tak ada ganti rugi atau solusi dari pemerintah, pindah kemana warga? Mau tidur di kantor kelurahan atau kecamatan atau di musala kan tidak mungkin,” ujarnya.

Alhasil, pihaknya meminta agar Pemkot Banjarmasin memberikan solusi terbaik.

Karena, kata dia bahwa seluruh warga di sini berdiam sudah puluhan tahun.

“Kemarin rumah warga yang ada di atas sungai saja ada ganti untungnya. Masa kami di sini sebagai penduduk asli tidak ada menerima pengganti? Kan kasihan masyarakat,” ucapnya.

Ia mengakui, bahwa pihaknya memang belum ada menyampaikan secara langsung kepada pemerintah terkait keresahan dan keluhan warga ini.

“Makanya sementara ini kami tindaklanjuti dengan rapat ini. Karena berdasarkan informasi, Januari ini pemerintah melakukan pendataan. Februari sosialisasi, penyerahan lahan,” ungkapnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disperdagin) Banjarmasin, Ichrom Muftezar mengatakan tidak dapat berbuat apa-apa terkait nasib warga yang bermukim atau membangun rumah di area pasar.

Pemkot Banjarmasin, kata dia tidak bisa memberikan uang santunan atau uang ganti rugi atas bangunan yang mereka tinggali selama ini.

“Kita sudah mengali aturan atau landasan hukum mana yang mungkin bisa kita gunakan untuk memberikan bantuan ke warga. Tapi hasil koordinasi baik itu dari internal Pemkot maupun di luar, memang tidak diperbolehkan. Karena itu lahan milik Pemerintah Kota Banjarmasin. Termasuk uang ganti atas bahan bangunan milik warga,” paparnya.

Sehingga, ia hanya bisa berharap kepada warga atau penghuni kios yang jadikan sebagai tempat bermukim untuk bisa menyesuaikan dengan kebijakan Pemerintah Kota Banjarmasin.

“Opsi pertama kami mempersilahkan warga untuk membongkar sendiri bangunan miliknya. Bisa juga kita bantu,” pungkasnya.

Editor: Aprianoor - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

Denny Indrayana

Kalsel

Ricuh Safari Subuh Denny dan ‘Paman Bakul’ Disetop, Pelanggaran ASN Jalan Terus
PDIP Kalsel

Kalsel

PDIP Kalsel Optimis Tatap Pilkada 2024

Kalsel

Pasien Covid-19 Tanbu Bertambah 9 Orang, Sembuh 6
Imlek 2021 di Kalsel

Kalsel

Wow, Pemotongan Kue Keranjang 1,2 Ton Warnai Perayaan Imlek di Kalsel
apahabar.com

Kalsel

Merasa Dirugikan, Wanita di Banjarmasin Timur Laporkan Mantan Suami ke Polisi
apahabar.com

Kalsel

Kisah Penjaga Pos Mapolda Kalsel, Kehilangan Momen Bakar Sate Demi Tugas
apahabar.com

Kalsel

Ringankan Beban Korban Kebakaran di Alalak Selatan, Pelajar NU Serahkan Dana Rp9,6 Juta
apahabar.com

Kalsel

Mengantongi Buku Nikah, Pasangan Gaek Ini Semringah
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com