Tuduhan Tak Terbukti, IRT Banjarmasin Bebas Usai 60 Hari Ditahan Geger! Buaya Liar Masuk Kolam Musala SKJ Kotabaru [FOTO] Jumat Kelabu di Turunan Maut Rapak Balikpapan Eks TKP Penusukan Bakal Rumjab Wali Kota Banjarmasin Tebing Longsor di Panaan Tabalong, 1 Rumah Rusak Parah

Respons Pernyataan Gubernur The Fed, Rupiah Berpotensi Menguat Hari Ini

Nilai tukar (kurs) rupiah yang ditransaksikan antarbank di Jakarta pada Rabu (12/1) pagi berpotensi menguat.
- Apahabar.com     Rabu, 12 Januari 2022 - 11:50 WITA

Respons Pernyataan Gubernur The Fed, Rupiah Berpotensi Menguat Hari Ini

Ilustrasi - Karyawan memegang mata uang rupiah di gerai penukaran mata uang asing di Jakarta Pusat. Foto-Antara/Sigid Kurniawan/aww

apahabar.com, JAKARTA – Nilai tukar (kurs) rupiah yang ditransaksikan antarbank di Jakarta pada Rabu (12/1) pagi berpotensi menguat.

Penguatan kurs rupiah hari ini merespons pernyataan Gubernur Federal Reserve (Fed) Jerome Powell.

Rupiah bergerak menguat 2 poin atau 0,02 persen ke posisi Rp14.302 per dolar AS dibandingkan posisi pada penutupan perdagangan sebelumnya Rp14.304 per dolar AS.

“Nilai tukar rupiah mungkin bisa menguat lagi terhadap dolar AS hari ini dengan sentimen positif pasar terhadap aset berisiko menanggapi pernyataan Gubernur Bank Sentral AS semalam mengenai kebijakan moneter AS,” kata Pengamat Pasar Uang Ariston Tjendra saat dihubungi di Jakarta, Rabu dilansir Antara.

Dalam sesi dengar pendapat antara Jerome Powell dengan komite perbankan Senat AS tadi malam, Powell tidak memberikan kejutan mengenai percepatan kenaikan suku bunga acuan AS.

Semua yang diungkapkan Powell sudah tertuang dalam notulen rapat yang dirilis pada awal bulan ini dan sudah diantisipasi pasar. Selain itu, Powell juga mengatakan bahwa ekonomi AS pulih dengan cepat dan optimistis dengan outlook ke depan.

“Dari dalam negeri, pencabutan larangan ekspor batu bara mungkin bisa menjadi katalis positif untuk rupiah. Ekspor komoditas penyumbang surplus neraca perdagangan RI,” ujar Ariston.

Sementara itu jumlah kasus harian Covid-19 di Tanah Air pada Selasa (11/1) kemarin mencapai 802 kasus sehingga total jumlah kasus terkonfirmasi positif Covid-19 mencapai 4,27 juta kasus.

Sedangkan jumlah kasus meninggal akibat terpapar Covid-19 mencapai 8 kasus sehingga totalnya mencapai 144.144 kasus.

Adapun untuk jumlah kasus sembuh bertambah sebanyak 446 kasus sehingga total pasien sembuh mencapai 4,12 juta kasus. Dengan demikian, total kasus aktif Covid-19 mencapai 6.659 kasus.

Untuk vaksinasi, jumlah masyarakat yang sudah disuntik vaksin dosis pertama mencapai 171,06 juta orang dan vaksin dosis kedua 117,33 juta orang dari target 208 juta orang yang divaksin.

Ariston mengatakan rupiah hari ini akan bergerak menguat ke arah Rp14.250 per dolar AS dengan potensi resisten Rp14.320 per dolar AS.

Pada Selasa (11/1) lalu, rupiah ditutup melemah 5 poin atau 0,04 persen ke posisi Rp14.304 per dolar AS dibandingkan posisi pada penutupan perdagangan sebelumnya Rp14.299 per dolar AS.

Editor: Aprianoor - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

Ekbis

Kolaborasi Bank BJB Bangkitkan Geliat Properti di Solo Raya
apahabar.com

Ekbis

Pertamina Percepat Garap 6 Kilang
apahabar.com

Ekbis

Tol Balikpapan-Samarinda Ditargetkan Selesai Sebelum Lebaran
apahabar.com

Ekbis

Tenang, Stok Beras Kalsel Aman Sampai 2020

Ekbis

Erick Thohir Rombak Jajaran Direksi Bulog, Berikut Daftarnya
apahabar.com

Ekbis

Lanjutkan Tren Positif, Rupiah Dibuka Menguat 51 Poin
apahabar.com

Ekbis

Bersaing dengan Swasta, Pelindo Berbenah Diri
apahabar.com

Ekbis

Dampak Banjir Jakarta, Soetta Siap Layani 21 Rute Pengalihan Bandara Halim
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com