[FOTO] Jumat Kelabu di Turunan Maut Rapak Balikpapan Eks TKP Penusukan Bakal Rumjab Wali Kota Banjarmasin Tebing Longsor di Panaan Tabalong, 1 Rumah Rusak Parah Detik-detik Tabrakan Horor di Balikpapan: 5 Tewas, Belasan Luka-Luka Ini Daftar Korban Kecelakaan Beruntun di Balikpapan

Semua SMP di Banjarbaru Diizinkan PTM 100 Persen

Kepala Bidang Pendidikan SMP Dinas Pendidikan Banjarbaru, Alamsyah, mengatakan PTM 100 persen sudah dilakukan sejak semester genap dimulai pada Senin (3/1) kemarin.
- Apahabar.com     Selasa, 4 Januari 2022 - 15:33 WITA

Semua SMP di Banjarbaru Diizinkan PTM 100 Persen

Pelaksanaan PTM disalah satu SMP di Banjarbaru. Foto-apahabar.com/Nurul Mufidah

apahabar.com, BANJARBARU – Sekolah Menegah Pertama (SMP) di Banjarbaru diizinkan menggelar pembelajaran tatap muka (PTM) 100 persen.

Kepala Bidang Pendidikan SMP Dinas Pendidikan Banjarbaru, Alamsyah, mengatakan PTM 100 persen sudah dilakukan sejak semester genap dimulai pada Senin (3/1) kemarin.

“Serentak semua SMP diizinkan 100 persen PTM,” tegasnya kepada apahabar.com, Selasa (4/1).

Seperti diketahui, sebelumnya seluruh SMP di Kota berjuluk Idaman itu sudah lolos verifikasi penerapan protokol kesehatan dan telah mengantongi izin menggelar PTM 50 persen.

Jika saat PTM 50 persen, lama jam belajar pada rentang 3 sampai 4 jam, maka saat PTM 100 persen hingga 6 jam pelajaran.

“Yang sekarang ini sudah disamakan semua jam belajar maksimal 6 jam kali 40 menit, sekitar tengah hari pulang,” jelas Alam.

Meskipun diizinkan menggelar PTM 100 persen, namun jika pihak sekolah menyanggupi kurang dari itu, sebutnya tidak masalah.

“Kalau kepsek misalnya mereka berani 80 persen atau 70 persen ya silakan saja, cuma kan kami membuka kran untuk aturan sekarang ini dibolehkan 100 persen,” terangnya.

Bahkan, lanjutnya jika masih ada orang tua yang tidak mengizinkan anaknya mengikuti PTM dan memilih pembelajaran jarak jauh (PJJ) juga boleh saja.

“Kami tidak memberatkan, kalau masih ada orang tua yang inginan PJJ boleh, cuma sampai sekarang tidak ada keluhan dari orang tua,” katanya.

Evaluasi, sebut Alam juga rutin dilakukan baik dari pihak pengawas ataupun Dinas Pendidikan.

Untuk evaluasi harian dilakukan rutin oleh pengawas terhadap sekolah binaannya, sedangkan dari bidang SMP di Dinas Pendidikan dilaksanakan bisa setiap minggu atau per setengah bulan sekali.

Yang pasti, Alam menegaskan protokol kesehatan dipastikannya berjalan di sekolah.

“Kita sudah evaluasi dari yang sudah berjalan kemarin alhamdulillah aman karena mereka melakukan prokes yang dianjurkan di SKB dan sudah vaksinasi,” tuntasnya.

Editor: Aprianoor - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

Kalsel

Satu Guru Positif Covid-19, SMPN 33 Banjarmasin Disemprot Disinfektan
apahabar.com

Kalsel

Diguyur Hujan, Ribuan Warga Banjarmasin Tetap Bertahan di Patung Bekantan
apahabar.com

Kalsel

Atasi KLL, BPJS Kesehatan Cabang Barabai Sosialisasikan INSIDEN
Umroh

Kalsel

6 Ribu Calon Jemaah Umroh Kalsel Sabar Dulu, Pemerintah-Kerajaan Saudi Masih Lobi
apahabar.com

Kalsel

Pengendalian Covid-19 Rendah, Pakar ULM Sarankan Tiru Vietnam

Kalsel

Operasi Yustisi, Pengunjung THM di Banjarmasin Dites Antigen
apahabar.com

Kalsel

Hitungan Hari, Kasus Covid-19 di Banjarmasin Diprediksi Tembus 300 Kasus
apahabar.com

Kalsel

Terinspirasi Ganjar Pranowo, Warga Banua Asam Racik Disinfektan Sendiri
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com