Geger! Buaya Liar Masuk Kolam Musala SKJ Kotabaru [FOTO] Jumat Kelabu di Turunan Maut Rapak Balikpapan Eks TKP Penusukan Bakal Rumjab Wali Kota Banjarmasin Tebing Longsor di Panaan Tabalong, 1 Rumah Rusak Parah Detik-detik Tabrakan Horor di Balikpapan: 5 Tewas, Belasan Luka-Luka

Siapkan Booster, Pemerintah Imbau Masyarakat Lengkapi Vaksin Covid-19

Pemerintah melalui Menteri Komunikasi dan Informatika, Johnny G.Plate, mengimbau masyarakat untuk dapat melengkapi penerimaan vaksin Covid-19.
- Apahabar.com     Sabtu, 8 Januari 2022 - 16:48 WITA

Siapkan Booster, Pemerintah Imbau Masyarakat Lengkapi Vaksin Covid-19

Ilustrasi - Vaksin Moderna untuk penyuntikan vaksin booster. Foto-dok.Kementerian Kesehatan via Kompas.com

apahabar.com, JAKARTA – Pemerintah melalui Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo), Johnny G.Plate, mengimbau masyarakat untuk dapat melengkapi penerimaan vaksin Covid-19.

Selanjutnya bersiap untuk menerima vaccine booster yang tengah digodok persiapannya oleh Pemerintah Pusat.

Menkominfo Jhonny berharap bagi warga yang baru menerima vaksin Covid-19 dosis 1 atau bahkan bagi warga yang belum menerima suntikan bisa dengan aktif memenuhi kewajiban sekaligus haknya itu.

“Kita membutuhkan kekebalan kelompok di seluruh Indonesia. Ini harus dicapai bersama,” kata Menkominfo dalam keterangannya di Jakarta, seperti dilansir Antara, Sabtu (8/1).

Terkait vaccine booster, Johnny menyampaikan agar masyarakat yang telah menerima vaksin Covid-19 dosis lengkap juga bisa menyiapkan dirinya untuk menerima vaksin penguat yang akan didistribusikan dalam waktu dekat.

Ia menegaskan vaksin penguat tak kalah pentingnya dengan dosis pertama dan kedua agar kekebalan tubuh warga Indonesia bisa lebih kuat di tengah masih nyatanya potensi serangan virus SARS-CoV-2.

“Vaksinasi dosis penguat ini perlu untuk meningkatkan kembali proteksi kekebalan. Rekomendasi pemerintah, penyuntikan booster dapat dilakukan minimal 6 bulan setelah yang bersangkutan menerima dosis kedua,” katanya.

Vaccine booster Covid-19 akan mulai didistribusikan pada daerah yang telah memenuhi kriteria capaian vaksinasi dosis pertama 70 persen dan dosis kedua 60 persen.

Penerima yang akan diprioritaskan terhitung dari populasi dengan usia di atas 18 tahun.

“Hingga saat ini 244 kabupaten/kota telah memenuhi persyaratan tersebut. Untuk itu, kami mendorong dan meminta dukungan semua pihak untuk percepatan cakupan vaksinasi di wilayah lainnya supaya dapat memenuhi kriteria yang ada,” ujar Menkominfo Johnny.

Dalam masa persiapan untuk pemberian vaksin Covid-19 dosis ketiga itu, koordinasi terus dilakukan antar kementerian, lembaga pemerintah, hingga pihak- pihak lainnya yang terkait.

Terbaru, pemerintah menanti pertimbangan dari ITAGI (Indonesian Technical Advisory Group of Immunization) untuk dapat memulai pemberian vaksin Covid-19 dosis ketiga.

Bersamaan dengan percepatan vaksinasi Covid-19 dosis 1 serta 2 dan persiapan vaccine booster, Pemerintah juga terus menggalakkan vaksinasi terhadap masyarakat lansia dan anak- anak usia 6-11 tahun.

“Vaksinasi anak terus berlanjut dan berjalan baik. Para orang tua jangan ragu, mari kita lengkapi vaksinasi anak-anak Indonesia,” Menkominfo mengajak.

Tak lupa juga di tengah meningkatnya laporan kasus varian mutase Omicron, Johnny mengingatkan masyarakat supaya tetap berhati-hati menyikapi beredarnya berbagai hoaks terkait Covid-19.

Tak terkecuali berita yang tak benar tentang vaksinasi booster dan vaksinasi anak.

“Kominfo tentu terus melakukan berbagai upaya menangkal disinformasi dan hoaks yang bergulir di tengah masyarakat. Berdampingan dengan hal tersebut, kami harapkan warga juga bijak menyikapinya. Pastikan mengambil informasi dari sumber terpercaya, jangan meneruskan berita yang keliru,” tutupnya.

Editor: Aprianoor - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

apahabar.com

Nasional

Penumpang Surabaya Bawa Ratusan Peluru Dalam Pesawat
apahabar.com

Nasional

Tempat Ibadah Mulai Buka di Makassar, Jemaah Diwajibkan Ini
apahabar.com

Nasional

Abu Vulkanik Hujani Cilegon, Warga Diimbau Pakai Masker  
Abu Janda

Nasional

Sebelum Bicara Tentang Islam, Sekjen PP Muhammadiyah Minta Abu Janda Belajar Ngaji

Nasional

Alasan Mengapa Anak Perempuan Lebih Rentan Depresi Selama Pandemi
apahabar.com

Nasional

KPK: 2 Pegawai Positif Covid-19 Masih Jalani Isolasi di Rumah Sakit
apahabar.com

Nasional

Kemenkes Ungkap 13,3 Persen Hipertensi Menjadi Penyebab Kematian Pasien Covid-19
apahabar.com

Nasional

Survei: 70 Persen Publik Yakin Vaksin Merah Putih Musnahkan Pandemi
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com