Cuaca Kalsel Hari Ini: Tak Ada Peringatan Dini, Semua Wilayah Cerah! Cari Keadilan untuk Rekannya, Ratusan Mahasiswa Geruduk Kejati Kalsel Akhirnya, Pelaku Pembunuhan Guru di RM Wong Solo Tanbu Tertangkap Ketum HIPMI Pusat Bakal Jadi Pembicara di HUT JMSI ke-2 di Sulteng Kalsel Ingin Adopsi Kawasan Kumuh jadi Wisata di Yogyakarta

Tagih Hutang Rp50 Ribu, Pria di Tenggarong Dibacok hingga Sekarat

Seorang penagih hutang berinisial RZ di Tenggarang, Kaltim, dibacok oleh seorang warga berinisial TM (31), Selasa siang (11/1).
- Apahabar.com     Selasa, 11 Januari 2022 - 19:44 WITA

Tagih Hutang Rp50 Ribu, Pria di Tenggarong Dibacok hingga Sekarat

Penagih hutang di Tenggarong, Kutai Kartanegara, Kaltim bersimbah darah usai dibacok, Selasa (11/1). Foto-apahabar.com/Istimewa.

apahabar.com, KUKAR – Seorang penagih hutang berinisial RL di Tenggarong, Kaltim, dibacok oleh warga berinisial TC (31), Selasa siang (11/1).

Tragedi berdarah itu terjadi lantaran TC tidak terima saat hutang cicilan istrinya sebesar Rp50 ribu ditagih bukan pada waktunya.

Kejadian tersebut bermula saat RL mendatangi rumah TC di Perumahan Eks Tanjung, Kecamatan Tenggarong, Kutai Kartanegara. Hutang istri TC total Rp4 juta, tiap pekan wajib bayar Rp50 ribu.

Setibanya RL di rumah TC, keduanya berbincang-bincang di halaman rumah.

“Dia hubungi saya mau datang nagih hutang, saya tetap sambut baik-baik dia datang ke rumah,” kata TM.

Namun cekcok terjadi hingga akhirnya anak dari TC keluar rumah dan memberitahu bahwa jadwal pembayaran hutang harusnya hari Rabu (12/1).

RL yang sedang emosi hendak memukul anak TC, disinilah awal diduga pemicu peristiwa berdarah itu terjadi.

“Pas saya cekcok, anak saya keluar dan bantu saya kasih tahu kalau jadwal bayarnya kan besok. Tapi malah dia mau pukul anak saya dan saya pisah, malah saya yang dipukul di dada,” ujar TC.

Melihat anaknya mau dipukul, TC pun gelap mata. Ia langsung masuk ke dalam rumah dan mengambil sebilah parang.

Saat keluar, RL langsung dibacok di perut dan leher belakang. RL pun tersungkur dengan bersimbah darah.

“Saya akui saya salah, saya akui juga istri saya ada hutang. Saya nggak mau anak saya mau dipukul dia, karena anak saya ini nggak tahu apa-apa,” tuturnya.

Usai membacok, TC langsung ke kantor Polsek Tenggarong menyerahkan diri. Ia mengaku takut dan memilih mempertanggungjawabkan perbuatannya itu.

“Saya takut dan saya lari ke Kantor Polsek Tenggarong untuk melapor. Karena saya mau dia dapat pertolongan juga,” pungkasnya.

Editor: Ahmad Zainal Muttaqin - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

BTS

Kaltim

Ngaku Teknisi, Dua Pelaku Sikat Kabel BTS di Balikpapan
PPKM Darurat

Kaltim

Nasib PPKM Darurat di Balikpapan Diputuskan Besok

Kaltim

Rumah Ludes Dilalap Api, Warga di Balikpapan Tinggal Punya Celana Dalam
Kesultanan Paser meminta Edy Mulyadi meminta maaf dan akan memberikan sanksi adat akibat dari perbuatannya. Foto-Istimewa.

Kaltim

Tersingungg Daerahnya Disebut Tempat Buang Jin, Kesultanan Paser: Edy Mulyadi Harus Jalani Sanksi Adat

Kaltim

Kasus Pencabulan Anak di Balikpapan Kembali Terjadi, 4 Korban Diduga Dicabuli Seorang Pria
Hasil PCR

Kaltim

Kasus Pemalsuan Hasil PCR di Balikpapan, Satu Klinik Ditutup Sementara

Kaltim

Wali Kota Balikpapan Copot Dirut dan Dirtek PDAM, Jabatan Baru Segera Dilelang

Kaltim

5 Pekerja Tersengat Listrik di Balikpapan, Satu Tewas
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com