Mengenal Deretan Mobil yang Digunakan dalam Tragedi G30S PKI [Breaking News] Polri Tahan Putri Candrawathi Kecelakaan Maut di Sebamban Baru Tanbu, Truk Kontainer Timpa Pemotor Jarang Mencatat Laporan Keuangan, Jadi Penyebab UMKM Susah Naik Kelas BUMN Merugi, Siap-Siap Tak Terima Kucuran Dana PMN

Tanah Longsor di HSS Rusak Rumah Warga Desa Malinau

Satu rumah milik Muhammad Arsyad (59), warga Desa Malinau RT 2, RW 1, Kecamatan Loksado, Hulu Sungai Selatan (HSS) rusak akibat tertimpa tanah longsor, Selasa (11/1).
- Apahabar.com     Selasa, 11 Januari 2022 - 21:03 WITA

Tanah Longsor di HSS Rusak Rumah Warga Desa Malinau

Kondisi rumah warga yang rusak tertimbun longsor di Desa Malinau Kecamatan Loksado HSS. Foto-BPBD HSS/Istimewa

apahabar.com, KANDANGAN – Satu rumah milik Muhammad Arsyad (59), warga Desa Malinau RT 2, RW 1, Kecamatan Loksado, Hulu Sungai Selatan (HSS) rusak akibat tertimpa tanah longsor, Selasa (11/1).

Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) HSS Syamsudin mengatakan, tanah longsor terjadi sekitar pukul 04.00 Wita.

“Hujan sejak pukul 02.00 hingga 08.00 wita di HSS menyebabkan tanah longsor mengenai rumah warga di Desa Malinau Loksado,” kata Syamsudin.

Bagian dapur rumah rusak, tetapi kondisi terkini sudah berangsur membaik karena warga gotong royong membersihkan material longsor.

Data BPBD HSS, rumah terdampak longsor ditempati Muhammad Arsyad (59) dan istri beserta tiga orang anaknya.

“Karena hanya bagian dapur, jadi pemilik rumah tidak sampai mengungsi,” ujar Syamsudin.

Pemerintah daerah melalui dinas sosial telah menyerahkan bantuan darurat berupa terpal maupun sembako.

Selanjutnya akan ada bantuan kebencanaan atau perbaikan melalui permohonan desa.

Selain longsor, intensitas curah hujan tinggi menyebabkan pohon kelapa tumbang mengenai rumah warga di Desa Tabihi Kecamatan Padang Batung.

Bahkan terjadi kenaikan debit air sungai hingga batas siaga di Bendungan Amandit Kecamatan Padang Batung sekira pukul 7.30 hingga pukul 09.00 Wita.

“Alhamdulilah saat ini kondisi kembali normal,” jelasnya.

Syamsudin menerangkan, tidak menutup kemungkinan akan terjadi bencana banjir luapan sungai jika intensitas curah hujan kembali meningkat.

“Kalau hujan deras sampai batas merah siaga kembali naik, bisa saja kemungkinan terjadi banjir,” tandasnya.

Editor: Ahmad Zainal Muttaqin - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

apahabar.com

Tak Berkategori

SGI HSS Wisuda 29 Guru
apahabar.com

Tak Berkategori

Daftar Hand Sanitizer Berbahaya Bertambah

Tak Berkategori

Bupati HSS Apresiasi Panitia BupatiPelaksana Masjid Agung At-Taqwa Kandangan
apahabar.com

Tak Berkategori

Kena Serangan Jantung, Lina Mantan Istri Sule Meninggal
apahabar.com

Tak Berkategori

Demo di Kejati Kasel Tuntut Penuntasan Laporan Korupsi
apahabar.com

Tak Berkategori

Beberapa Bulan Terpuruk, Saham China Mulai Bangkit
apahabar.com

Tak Berkategori

Penumpang Ini Lahirkan Bayinya dalam Penerbangan ke Istanbul

Tak Berkategori

Pengorder Bodong Kembali Beraksi, Tukang Ojek Online di Martapura Alami Kerugian Rp 400 Ribu
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com