Shin Tae-yong Puji Semangat Juang Garuda Muda Tumbangkan Malaysia Keluh Kesah Pengusaha Sawit Kalsel Kala Larangan Ekspor CPO 4 Universitas Walk Out, Munas BEM SI di Kalsel Pilih Koordinator Baru Bukan Laka Tunggal! Penyebab Pikap Tabrak Pohon Berujung Maut di Gambut Krisis Air Bersih di Kota Sungai, Ombudsman Panggil PDAM Bandarmasih

Tertekan Kekhawatiran Kenaikan Suku Bunga Fed, Saham Australia Jatuh

Saham-saham Australia jatuh pada awal perdagangan Selasa (25/1), mencapai level terendah delapan bulan.
- Apahabar.com     Selasa, 25 Januari 2022 - 09:19 WITA

Tertekan Kekhawatiran Kenaikan Suku Bunga Fed, Saham Australia Jatuh

Seorang pekerja terlihat di antara layar monitor pergerakan harga saham di Australian Securities Exchange (ASX) Sydney, Australia. Foto-Reuters/Stringer via Antara

apahabar.com, SYDNEY – Saham-saham Australia jatuh pada awal perdagangan Selasa (25/1), mencapai level terendah delapan bulan.

Jatuhnya saham-saham Australia karena investor keluar dari aset berisiko di tengah kekhawatiran kenaikan suku bunga yang lebih cepat dari perkiraan oleh Federal Reserve AS, dengan ketegangan geopolitik dan gangguan Covid-19 memberikan tekanan lebih lanjut.

Melansir Antara, indeks acuan S&P/ASX 200 di Bursa Efek Australia tergelincir 1,3 persen menjadi diperdagangkan di 7.047,10 poin, pada pukul 23.50 GMT, level terendah sejak 24 Mei, memperpanjang penurunan untuk sesi ketiga berturut-turut.

Wall Street mencatat sesi yang penuh gejolak semalam karena ditutup lebih tinggi setelah membukukan kerugian besar di awal sesi ketika The Fed, yang memulai pertemuan kebijakannya sehari kemudian, diperkirakan akan melepaskan stimulus yang belum pernah terjadi sebelumnya dan membuka jalur untuk kenaikan suku bunga di masa depan.

Di Australia, sektor keuangan adalah hambatan teratas pada indeks acuan karena mereka kehilangan hingga 2,1 persen ke level terburuk sejak April lalu.

Pemberi pinjaman teratas Commonwealth Bank of Australia dan National Australia Bank masing-masing merosot 1,3 persen dan 2,0 persen.

Sektor energi juga tergelincir 2,5 persen ke level terendah hampir dua minggu karena harga minyak jatuh sekitar 2,0 persen semalam karena reli dolar AS.

Saham kelas berat dalam indeks Woodside Petroleum dan Santos Ltd masing-masing melemah 1,8 persen dan 2,1 persen.

Sektor pertambangan Australia terpangkas lebih dari 1,0 persen dalam kerugian ketiga berturut-turut, dengan penambang global BHP Group dan Rio Tinto Ltd masing-masing jatuh 1,2 persen dan 1,6 persen, karena harga bijih besi merosot menjelang liburan di China.

Fortescue, produsen bijih besi terbesar keempat di dunia, turun 1,2 persen karena perusahaan mengisyaratkan tekanan dari permintaan yang kuat untuk tenaga kerja dan sumber daya, bahkan ketika membukukan kenaikan 2,0 persen dalam pengiriman bijih besi kuartal kedua.

Sementara itu, Rio mencapai kesepakatan dengan pemerintah Mongolia untuk mengakhiri perselisihan yang telah berlangsung lama atas proyek perluasan senilai 6,925 miliar dolar AS untuk proyek pertambangan tembaga-emas Oyu Tolgoi, sebuah perkembangan positif hanya beberapa hari setelah lisensi eksplorasi litiumnya di Serbia dicabut.

Di seberang Laut Tasman, indeks acuan S&P/NZX 50 Selandia Baru diperdagangkan sedikit lebih tinggi di 12.202,25 poin setelah turun sebanyak 0,6 persen pada hari sebelumnya.

Editor: Aprianoor - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

PT Adaro Indonesia

Tak Berkategori

Adaro Mulai Vaksin Karyawannya, Ribuan Orang Jadi Sasaran
apahabar.com

Tak Berkategori

Bekuk Maling Motor, Polisi di Banjarmasin Timur Temukan Sabu
Banjarbaru

Tak Berkategori

Masa Tugas Berakhir, Pjs Wali Kota Banjarbaru Sampaikan Salam Perpisahan
apahabar.com

Tak Berkategori

Tiga Drone Pantau Keamanan Haul Ke-14 Abah Guru Sekumpul
apahabar.com

Tak Berkategori

Ustadz Riza Muhammad Akui Keseriusan Stefan William Belajar Islam
Tarawih perdana

Tak Berkategori

Tarawih Perdana, Mesjid Raya Sabilal Muhtadin Padat Jemaah
Gegara Rumput

Tak Berkategori

Receh! Gegara Rumput, 2 Warga Banjarmasin Berseteru
Siap untuk RI 1

Tak Berkategori

Bikin Bingung, Putra Joko Widodo Unggah ‘Siap Untuk RI 1’
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com