Tok! KPU-Kemendagri Sepakat Jadwal Pemilu 14 Februari 2024 Cuaca Kalsel Hari Ini: Sebagian Wilayah Diprediksi Cerah Berawan Tuduhan Tak Terbukti, IRT Banjarmasin Bebas Usai 60 Hari Ditahan Geger! Buaya Liar Masuk Kolam Musala SKJ Kotabaru [FOTO] Jumat Kelabu di Turunan Maut Rapak Balikpapan

Tertinggi di Indonesia, 34.196 Pelanggar Lalin di Jateng Terjaring Lewat ETLE

Direktorat Lalu Lintas Polda Jawa Tengah (Jateng) mendapatkan nilai tertinggi program Electronik Law Enforcement (ETLE) Nasional Presisi 2022.
- Apahabar.com     Sabtu, 15 Januari 2022 - 23:44 WITA

Tertinggi di Indonesia, 34.196 Pelanggar Lalin di Jateng Terjaring Lewat ETLE

Dirlantas Polda Jateng Kombes Pol. Agus Suryonugroho. Foto-Antara

apahabar.com, SEMARANG – Direktorat Lalu Lintas Polda Jawa Tengah (Jateng) mendapatkan nilai tertinggi program Electronik Law Enforcement (ETLE) Nasional Presisi 2022.

Dirlantas Polda Jateng Kombes Pol Agus Suryonugroho menyebut pelanggaran lalu lintas yang telah terverifikasi melalui aplikasi tilang Electronic Traffic Law Enforcement (ETLE) di provinsi ini pada dua pekan pertama 2022 yang tertinggi di Indonesia.

Menurut Agus tercatat 34.196 pelanggaran lalu lintas yang ditindak dengan menggunakan tilang ETLE pada 3—15 Januari 2022.

Ia menyebutkan jumlah tersebut terbagi atas 33.780 pelanggaran oleh pengendara sepeda motor dan 416 mobil.

“Jumlah itu yang terbesar dibanding daerah lain di Indonesia,” kata Agus dalam siaran pers di Semarang, seperti dilansir Antara, Sabtu (15/1).

Untuk jenis pelanggaran terbanyak, kata dia, tidak memakai helm serta berboncengan lebih dari dua orang.

Adapun untuk pengendara mobil, pelanggaran terbanyak berupa tidak mengenakan sabuk pengaman.

Agus mengingatkan para pengendara kendaraan bermotor untuk aelalu mematuhi peraturan lalu lintas karena tilang ETLE sudah diterapkan di seluruh daerah di Jawa Tengah.

Dipastikan pula bahwa ribuan kamera ETLE telah dipasang di helm polisi lalu lintas di seluruh polres jajaran.

Program prioritas Kapolri dalam upaya penegakan hukum tersebut, kata dia, merupakan salah satu upaya mengurangi interaksi langsung dengan pelanggar lalu lintas.

Editor: Aprianoor - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

apahabar.com

Nasional

Kebakaran Kejagung, Apa Kabar Berkas Perkara Djoko Tjandra?
apahabar.com

Nasional

Mahasiswi Hubei asal Kalsel Resah dengan Kelanjutan Studi di China
apahabar.com

Nasional

JMSI Dapat Oleh-Oleh Bakul Purun dari Wali Kota Banjarmasin
apahabar.com

Nasional

Jokowi: Generasi Muda Jangkar Kemitraan Indonesia-Australia
apahabar.com

Nasional

Riset Membuktikan, BLT Banyak Dipakai untuk Beli Rokok
apahabar.com

Nasional

Transit Merkurius Usai, Siap-Siap Mengamati Gerhana Matahari Cincin
apahabar.com

Nasional

Akhir Pekan Ini Akan Terjadi Hujan Meteor Geminid

Nasional

Pertamina Diminta Evaluasi Menyeluruh Terbakarnya Kilang Balongan
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com