Tok! KPU-Kemendagri Sepakat Jadwal Pemilu 14 Februari 2024 Cuaca Kalsel Hari Ini: Sebagian Wilayah Diprediksi Cerah Berawan Tuduhan Tak Terbukti, IRT Banjarmasin Bebas Usai 60 Hari Ditahan Geger! Buaya Liar Masuk Kolam Musala SKJ Kotabaru [FOTO] Jumat Kelabu di Turunan Maut Rapak Balikpapan

Terus Meningkat, Kemenkes Terbitkan Surat Edaran Pengendalian Omicron

Kasus konfirmasi Covid-19 varian Omicron di Indonesia terus meningkat.
- Apahabar.com     Selasa, 4 Januari 2022 - 22:14 WITA

Terus Meningkat, Kemenkes Terbitkan Surat Edaran Pengendalian Omicron

Kemenkes menerbitkan surat edaran tentang pencegahan dan pengendalian kasus Covid-19 varian Omicron. Foto-Biro Pers Sekretariat Presiden via Detik.com

apahabar.com, JAKARTA – Kasus konfirmasi Covid-19 varian Omicron di Indonesia terus meningkat.

Guna menanggulanginya Menteri Kesehatan RI, Budi Gunawan Sadikin menerbitkan surat edaran tentang pencegahan dan pengendalian kasus Covid-19 varian Omicron.

Surat edaran dari Menkes RI tersebut untuk diterapkan di seluruh daerah di Indonesia.

“Penambahan kasus konfirmasi Omicron di Indonesia masih didominasi oleh WNI yang baru kembali dari perjalanan luar negeri. Kemenkes mencatat ada 92 kasus konfirmasi baru pada 4 Januari 2021,” kata Juru Bicara Kemenkes RI, dr Siti Nadia Tarmizi, melalui keterangan tertulisnya seperti dilansir Antara, Selasa (4/1) malam.

Nadia mengatakan total kasus Omicron di Indonesia saat ini menjadi 254 kasus terdiri atas 239 kasus dari pelaku perjalanan internasional atau imported case dan 15 kasus transmisi lokal.

“Mayoritas [penularan] masih didominasi pelaku perjalanan luar negeri. Dari hasil pemantauan, sebagian besar kondisinya ringan dan tanpa gejala. Gejala paling banyak adalah batuk (49%) dan pilek (27%),” kata dr Nadia.

Selain itu, dr Nadia menjelaskan Omicron memiliki tingkat penularan yang jauh lebih cepat dibandingkan varian Delta. Sejak ditemukan pertama kali pada 24 November 2021 di Afrika Selatan, kini Omicron telah terdeteksi di berbagai negara dan diperkirakan akan terus meluas.

Di level nasional, pergerakan Omicron juga terus meningkat sejak pertama kali dikonfirmasi pada 16 Desember 2021.

Sebagai bentuk kesiapsiagaan pemerintah dalam mencegah serta mengendalikan penularan varian Omicron, kata Nadia, Kementerian Kesehatan menerbitkan Surat Edaran (SE) Nomor HK.02.01/MENKES/1391/2021 tentang Pencegahan dan Pengendalian Kasus Covid-19 Varian Omicron (B.1.1.529) yang ditandatangani Menteri Kesehatan pada 30 Desember 2021.

“Terbitnya aturan ini untuk memperkuat sinergisme antara pemerintah pusat dengan pemerintah daerah, fasilitas pelayanan kesehatan, SDM kesehatan dan para pemangku kepentingan lainnya sekaligus menyamakan persepsi dalam penatalaksanaan pasien konfirmasi positif Covid-19,” katanya.

Selain itu, Kemenkes juga mendorong daerah untuk memperkuat kegiatan 3T (Testing, Tracing, Treatment), aktif melakukan pemantauan apabila ditemukan klaster baru Covid-19 dan segera melaporkan dan berkoordinasi dengan pusat apabila ditemukan kasus konfirmasi Omicron di wilayahnya.

“Poin utama dari aturan ini untuk memperkuat koordinasi pusat dan daerah serta fasyankes dalam menghadapi ancaman penularan Omicron. Mengingat dalam beberapa waktu terakhir kasus transmisi lokal terus meningkat. Karenanya kesiapan daerah dalam merespons penyebaran Omicron sangat penting agar tidak menimbulkan klaster baru penularan Covid-19,” katanya.

Selain kesiapan dari segi sarana dan prasarana kesehatan, kata dr Nadia, kewaspadaan individu harus terus ditingkatkan untuk menghindari potensi penularan Omicron.

Protokol kesehatan 5M dan vaksinasi harus berjalan beriringan sebagai kunci untuk melindungi diri dan orang sekitar dari penularan Omicron.

Editor: Aprianoor - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

Nasional

Dokter: Pasien Kanker Boleh Divaksin Covid-19
Tim SAR

Nasional

Sempat Hilang, Tim SAR Temukan 4 Pendaki Gunung Gamalama
apahabar.com

Nasional

Usai Listrik Padam Massal, Jokowi Datangi Kantor Pusat PLN
apahabar.com

Nasional

2 Pria Banjarmasin Sembunyikan Ribuan Gram Sabu di Karung Bulog
apahabar.com

Nasional

Tabrakan di Kebayoran Lama, Sopir Transjakarta Jadi Tersangka
apahabar.com

Nasional

Sempat Diulang, Prabowo Unggul di TPS Wiranto
Rapid Test Antigen

Nasional

Mengenal Rapid Test Antigen, Harga dan Bedanya dengan Rapid Test Antibodi
Jokowi

Nasional

Jokowi Diusulkan Jabat 3 Periode, Cuitan Iwan Fals: Eng Ing Eng…
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com