Bukan Laka Tunggal! Penyebab Pikap Tabrak Pohon Berujung Maut di Gambut Krisis Air Bersih di Kota Sungai, Ombudsman Panggil PDAM Bandarmasih Kisruh Wali Kota Vs Eks Direktur PDAM Bandarmasih, Sukro: Segerakan Penyertaan Modal! Banjir Mengancam, Jembatan-Jembatan Bertanda Silang di Banjarmasin Mau Diapakan? Demam Skuter Listrik, Di Banjarmasin Rp35 Ribu Free Foto

Tunggu Edy Mulyadi! Bareskrim Siapkan Panggilan Kedua

Bareskrim Polri memastikan langsung menyiapkan panggilan kedua untuk pemeriksaan Edy MUlyadi terkait dengan kasus dugaan ujaran kebencian.
- Apahabar.com     Jumat, 28 Januari 2022 - 15:40 WITA

Tunggu Edy Mulyadi! Bareskrim Siapkan Panggilan Kedua

Edy Mulyadi. Foto-Istimewa

apahabar.com, JAKARTA – Bareskrim Polri memastikan langsung menyiapkan panggilan kedua untuk pemeriksaan Edy Mulyadi terkait dengan kasus dugaan ujaran kebencian.

Edy Mulyadi seharusnya diperiksa sebagai saksi dalam perkara tersebut di Bareskrim Polri hari ini. Namun, Pengacara Edy, memastikan bahwa kliennya tak bisa hadir.

“Kalau sekarang beralasan untuk menunda kehadiran ya kami kirim panggilan kedua,” kata Kabareskrim Polri Komjen Agus Andrianto, kutip Okezone, Jumat (28/1/2022).

Agus menekankan, penyidik Direktorat Tindak Pidana Siber Bareskrim Polri telah menyusun agenda terkait dengan proses penyidikan ujaran kebencian dengan terlapor Edy Mulyadi.

“Penyidik tahu apa yang harus mereka kerjakan, agenda penyidikan kan sudah mereka susun,” ujar Agus.

Sebelumnya, terlapor kasus dugaan ujaran kebencian Edy Mulyadi tidak menghadiri panggilan penyidik Direktorat Tindak Pidana Siber Bareskrim Polri, hari ini. Hal itu dipastikan oleh pihak kuasa hukum.

“Kami dari tim kuasa hukum Edy Mulyadi, hari ini beliau dipanggil tepatnya jam 10.00 ,kebetulan pak Edy Mulyadi tidak bisa hadir hari ini, ada halangan,” kata Kuasa Hukum Edy, Herman Kadir di Gedung Bareskrim Polri, Jakarta Selatan, Jumat (28/1/2022).

Menurut Herman, pihaknya melayangkan surat ketidakhadiran dari kliennya terkait dengan penyidikan kasus dugaan ujaran kebencian.

“Jadi kami hari ini hanya mengantarkan surat untuk penundaan pemeriksaan kepada Mabes Polri,” ucap Herman.

Di sisi lain, Herman mengklaim, ketidakhadiran kliennya lantaran proses pemanggilan tidak sesuai dengan aturan hukum yang berlaku.

“Alasannya pertama prosedur pemanggilan tidak esuai dengan KUHAP. Jadi kan itu minimal harus tiga hari, ini baru dua hari sudah ada pemanggilan, intinya itu sudah tidak sesuai dengan KUHAP. Kami minta itu diperbaiki lagi surat pemanggilan,” ucap Herman.

Editor: M Syarif - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

apahabar.com

Nasional

Meski Sudah Bebas, Polri Tetap Pantau Napi Teroris
apahabar.com

Nasional

UNAIR Temukan 5 Senyawa Bakal Obat Covid-19
apahabar.com

Nasional

Duh, Saudi Tutup Pintu Umrah Sepanjang Tahun Ini

Nasional

BMKG Minta Pemda dan Masyarakat Pacitan Waspadai Tsunami Raksasa
apahabar.com

Nasional

Update Corona di Indonesia: 1.046 Positif, 46 Sembuh, 87 Meninggal
apahabar.com

Nasional

Ikut Rapid Test, Pria Ini Positif Hamil
apahabar.com

Nasional

Membanggakan, Anggota Polres Tanah Bumbu Ikut Pecahkan Rekor Dunia
Komisi Pemberantasan Korupsi

Nasional

KPK Jamin Transparansi Soal TWK
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com