Cuaca Kalsel Hari Ini: Tak Ada Peringatan Dini, Semua Wilayah Cerah! Cari Keadilan untuk Rekannya, Ratusan Mahasiswa Geruduk Kejati Kalsel Akhirnya, Pelaku Pembunuhan Guru di RM Wong Solo Tanbu Tertangkap Ketum HIPMI Pusat Bakal Jadi Pembicara di HUT JMSI ke-2 di Sulteng Kalsel Ingin Adopsi Kawasan Kumuh jadi Wisata di Yogyakarta

Yang Disesalkan dari Tragedi Malam Tahun Baru di Jembatan Kelayan Banjarmasin

Polisi mesti mendengar suara terduga korban tanpa menginvalidasi pengalamannya dengan menanyakan pertanyaan yang terkesan victim blaming.
- Apahabar.com     Senin, 3 Januari 2022 - 14:04 WITA

Yang Disesalkan dari Tragedi Malam Tahun Baru di Jembatan Kelayan Banjarmasin

TKP di Jembatan Kelayan 4 terindikasi kerap dijadikan lokasi mabuk-mabukan oleh sekelompok pemuda. apahabar.com/Riki

apahabar.com, BANJARMASIN – Insiden maut malam tahun baru di Jembatan Teluk Kubur, Kelayan, disayangkan Rizki Angga Rini Santika Febriani, aktivis Narasi Perempuan.

“Apa yang dilakukan (memegang pantat perempuan) itu termasuk bagian dari kekerasan seksual dan itu tidak boleh dinormalisasi dengan alasan apa pun termasuk bercanda,” ucapnya kepada apahabar.com, Senin (3/1).

Menurutnya, kasus ini menjadi catatan bagi kasus kekerasan seksual di Banjarmasin. Masyarakat, kata dia, juga perlu belajar agar tak menjadi pelaku kekerasan seksual di mana saja, termasuk di tempat umum.

Di sisi lain, lanjut Kiki, masyarakat juga perlu belajar agar tidak menyelesaikan sebuah konflik dengan pembunuhan.

“Ada banyak cara yang bisa dilakukan untuk menyelesaikan konflik, termasuk melaporkan ke penegak hukum,” ujarnya.

Dia berharap kasus pembunuhan sekaligus pelecehan seksual yang dilakukan oleh pelaku bisa mendapat hukuman setimpal dengan seadil-adilnya.

Namun, Kiki menekankan, pemberian hal pemulihan pada korban kekerasan seksual juga jangan dilupakan.

“Kasus kekerasan seksualnya jangan sampai terlupakan begitu saja,” tegasnya.

Selain itu, dia meminta polisi dalam menindaklanjuti kasus ini mesti memerhatikan psikis korban pelecehan seksual.

Sebaiknya, polisi mendengarkan suara terduga korban tanpa menginvalidasi pengalamannya dengan menanyakan pertanyaan yang terkesan victim blaming.

“Seperti “kenapa keluar malam?” atau “kenapa pakaian pian [kamu] terbuka?” atau pun pertanyaan lain yang sejenis,” ujarnya.

Menurutnya, pihak kepolisian juga bisa bekerjasama dengan dinas-dinas terkait untuk menyelesaikan permasalahan.

Misalnya, dengan Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Anak. Yang mana dinas tersebut biasanya memberikan layanan bantuan psikolog jika korban mengalami trauma.

Sementara, soal apa yang sebaiknya dilakukan perempuan dinilai Kiki cukup sulit. Mengingat perempuan yang menjadi korban di sini.

Jika ada perempuan yang menjadi korban dari tindak kekerasan seksual, ada baiknya ia menyadari bahwa ia tidak sendiri.

Ada banyak layanan dan lembaga di luar sana yang akan membantunya sehingga si perempuan tidak perlu takut atau merasa bersalah karena menjadi korban.

Korban perlu menyadari apa yang dibutuhkannya. Misalnya pendamping profesional karena mengalami trauma atau bantuan hukum.

“Setelah bisa mengidentifikasi apa yang diperlukannya, ia bisa segera mencari referensi dan melaporkan kasusnya atau sekadar menceritakannya kepada orang yang dapat ia percaya,” tuntasnya.

Kronologi pembunuhan di halaman selanjutnya: 

Editor: Fariz Fadhillah - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

Gantung Diri

Banjarmasin

Seorang Pria di Banjarmasin Tewas Gantung Diri, Sempatkan Tulis Wasiat
Denny

Banjarmasin

Subuh Keliling Denny Indrayana Diwarnai Baku Hantam, Polisi Turun Tangan

Banjarmasin

Geger, Pria Paruh Baya Ditemukan Tak Bernyawa di Kampung Sasirangan Banjarmasin
Anggaran Belanja Banjarmasin

Banjarmasin

TOK! Anggaran Belanja Banjarmasin Rp 1,8 Triliun

Banjarmasin

Sempat Viral, Dua Pemuda Pembuat Onar di Coffe Break Kertak Hanyar Diringkus Polisi
Banjarmasin

Banjarmasin

Pakar ULM: Pelacakan Covid-19 di Banjarmasin Mendekati Nol!
Dua Arah Hanya Uji Coba

Banjarmasin

Catat! Akses Jalan Adhyaksa Banjarmasin Kembali Dua Arah Hanya Uji Coba
Wanita Tewas Tergantung

Banjarmasin

Geger, Warga Pelambuan Banjarmasin Temukan Wanita Tewas Tergantung di Dalam Rumah
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com