Persiba Balikpapan Gasak PSIM Yogyakarta 2-0 Tarif Air Bersih Naik, Dewan Kotabaru Minta Pelayanan PDAM Ikut Membaik Indomaret Izin Masuk Barabai Bukan Pepesan Kosong Gaji ke-13 Sudah Cair Rp 8 Triliun, ASN Banjarmasin Sabar Dulu… Ratusan Anggota Polda Kalsel Naik Pangkat, Irjen Rikwanto Beri Wanti-wanti

Alamak! Harga LPG Bright Gas di Banjarmasin Ngegas Lagi

Harga LPG non subsidi merek Bright Gas kembali naik di Banjarmasin.Hal itu diumumkan oleh akun Instagram Bright Gas Store Banjarmasin.
- Apahabar.com     Minggu, 27 Februari 2022 - 12:51 WITA

Alamak! Harga LPG Bright Gas di Banjarmasin Ngegas Lagi

ilustrasi Bright Gas. Foto-Istimewa

apahabar.com, BANJARMASIN – Harga LPG non subsidi merek Bright Gas kembali naik di Banjarmasin.

Hal itu diumumkan oleh akun Instagram Bright Gas Store Banjarmasin, Sabtu (26/2) kemarin.

“Per hari ini, ada kenaikan harga kembali karena menyesuaikan harga terbaru dari Pertamina Pusat,” tulis Bright Gas Store Banjarmasin.

Imbas penyesuaian itu, maka isi ulang Bright Gas 5,5 kg menjadi Rp 98 ribu, sedangkan 12 kg menjadi Rp 197 ribu.

Bright Gas Store Banjarmasin lantas meminta maaf kepada seluruh pelanggan setia.

“Mohon maaf kepada semua pelanggan @brightgas.store.banjarmasin,” katanya.

View this post on Instagram

A post shared by BRIGHT GAS STORE BANJARMASIN (@brightgas.store.banjarmasin)

Sebelumnya, harga LPG non subsidi naik lagi mulai hari ini, Minggu (27/2).

PT Pertamina Persero mengatakan kenaikan harga gas LPG disebabkan Contract Price Aramco (CPA) masih tinggi.

“Rencananya memang akan ada penyesuaian mengingat CPA saat ini masih tinggi,” ucap Pjs Corporate Secretary Pertamina Patra Niaga Sub Holding Pertamina Commercial & Trading, Irto Ginting dinukil detikcom.

Soal besaran penyesuaian harga LPG non subsidi, ia enggan menjabarkan.

“Besok (Minggu/hari ini) lengkapnya ya,” katanya.

Untuk diketahui, Pertamina juga menaikkan harga LPG non subsidi karena peningkatan CPA, akhir 2021 kemarin.

Kala itu besaran kenaikan harga LPG non subsidi yang porsi konsumsi nasionalnya 7,5% berkisar antara Rp 1.600-2.600 per kilogram (kg).

Kenaikan harga resmi dilakukan per Sabtu, 25 Desember 2021.

Sebelumnya, beredar surat Pertamina Patra Niaga perihal Harga Jual LPG Non PSO Kemasan Tabung Ritel.

Dalam surat tersebut tertulis penyesuaian harga LPG non subsidi mulai Minggu, 27 Februari 2022 sampai ketentuan terbaru.

“Perbedaan ini untuk mendukung penyeragaman harga LPG ke depan serta menciptakan fairness harga antardaerah,” pungkas Irto.

Editor: Muhammad Robby - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

iPad DPRD Banjarbaru

Hot Borneo

Vonis Terdakwa Korupsi iPad DPRD Banjarbaru Lebih Ringan, JPU Bakal Banding!
ayah perkosa anak tiri di kukar

Hot Borneo

Bejat! Ayah Tega Perkosa Anak Tiri di Kukar
pegawai bank main binomo

Hot Borneo

Pegawai Bank Main Binomo Rp1,1 Miliar, Kejaksaan Banjarmasin Kejar Aset Indra Kenz
Alfamart gambut

Hot Borneo

UPDATE Insiden Maut Alfamart Gambut, Tiga Korban Belum Boleh Pulang

Hot Borneo

Berkeras Tolak Revitalisasi, Warga Pasar Batuah Kecewa dengan Ibnu Sina
Pariwisata

Hot Borneo

Tak Sekadar Seremoni, Putera-Puteri Pariwisata Kalsel 2022 Dituntut Jadi Agen Perubahan
Pemukulan Batulicin

Hot Borneo

Pukuli Korban Gegara Halangi Jalan, Supir Travel di Tanbu Ditangkap
Nakes Banjarmasin

Hot Borneo

Banjarbaru dan HST Tambah Tiga Kasus Baru Covid-19 di Kalsel
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com