Persiba Balikpapan Gasak PSIM Yogyakarta 2-0 Tarif Air Bersih Naik, Dewan Kotabaru Minta Pelayanan PDAM Ikut Membaik Indomaret Izin Masuk Barabai Bukan Pepesan Kosong Gaji ke-13 Sudah Cair Rp 8 Triliun, ASN Banjarmasin Sabar Dulu… Ratusan Anggota Polda Kalsel Naik Pangkat, Irjen Rikwanto Beri Wanti-wanti

Bahayakan Dunia, Jokowi: Hentikan Ketegangan di Ukraina!

Presiden Joko Widodo (Jokowi) meminta semua negara menghentikan ketegangan yang memicu perang, seperti yang terjadi antara Ukraina dan Rusia.
- Apahabar.com     Kamis, 17 Februari 2022 - 10:29 WITA

Bahayakan Dunia, Jokowi: Hentikan Ketegangan di Ukraina!

Presiden Joko Widodo (Jokowi). Foto-istimewa

apahabar.com, JAKARTA – Presiden Joko Widodo (Jokowi) meminta semua negara menghentikan ketegangan yang memicu perang, seperti yang terjadi antara Ukraina dan Rusia.

“Dalam situasi seperti ini bukan saatnya untuk rivalitas dan membuat ketegangan baru yang membahayakan keselamatan dunia. Sebagaimana yang terjadi di Ukraina saat ini. Saat ini semua pihak harus menghentikan rivalitas dan ketegangan, harus kolaborasi membangkitkan dunia untuk pulih kembali,” paparnya.

Hal ini disampaikan Jokowi dalam Pertemuan Menteri Keuangan dan Gubernur Bank Sentral Negara G20, dilansir dari CNBC Indonesia, Kamis (17/2/2022)

Perdamaian dan saling bekerja sama lebih penting dalam kondisi sekarang, untuk mendorong pemulihan ekonomi.

“Ketidakpastian global harus kita hadapi dengan sinergi dan harus bekerjasama mengendalikan inflasi yang meningkat, dan megantisipasi kelangkaan dan harga pangan, kointainer, dan lain-lain dan kelaparan,” jelas Jokowi.

Dalam pertemuan ini Jokowi berharap ada komtimen bersama untuk mengatasi berbagai persoalan tersebut.

“Saya menaruh harapan besar kepada Menkeu dan Gubernur Bank Sentral dunia yang bisa menghasilkan konkrit, recover stronger, recover together,” pungkasnya.

Sementara itu, ketegangan geopolitik yang terjadi di benua Eropa antara Rusia-Ukraina bisa membuat harga minyak main panas, bahkan sejumlah analis memprediksi harga minyak bisa tembus hingga USD150 per barel.

Mengutip CNBC, Kamis (17/2/2022) harga minyak melonjak dan tampaknya tidak ada yang menghentikan kenaikan mereka. Desember hingga Januari melihat patokan internasional minyak mentah Brent naik sekitar USD11 per barel, dan itu naik hampir dalam jumlah yang sama sejak awal Februari, didukung oleh kekhawatiran pasokan, meningkatnya inflasi dan ketegangan geopolitik.

Sebelumnya, Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky bersumpah akan berdiri tegak melawan invasi Rusia. Dia menegaskan tidak pernah melihat tanda-tanda Rusia menarik pasukan dari perbatasan Ukraina.

Seperti dilansir AFP, Kamis (17/2/2022), Presiden Volodymyr Zelensky menyempatkan diri untuk menyaksikan pasukannya berlatih dengan beberapa senjata anti-tank baru yang dipasok negara Barat di dekat Rivne, sebelah barat ibu kota Ukraina. Dalam kesempatan itu dia juga sempat berpidato menyatakan sumpah akan melawan invasi Rusia.

“Kami tidak takut ramalan, kami tidak takut siapa pun, musuh apa pun, kami akan membela diri,” kata Zelensky.

Editor: Puja Mandela - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

apahabar.com

Tak Berkategori

Tokoh Agama Apresiasi Kinerja TNI-Polri Hingga Penyelenggara Pemilu
apahabar.com

Tak Berkategori

Usulan Jalan dan Fasum Deras Mengalir di Musrenbang
apahabar.com

Tak Berkategori

H+1 Operasi Ketupat, Ratusan Polisi Sisir Sejumlah Lokasi
IKN Nusantara

Tak Berkategori

Yuk Intip! Potret Bangunan Pertama di IKN Nusantara
Israel

Tak Berkategori

Israel Peringatkan Dunia soal Presiden Baru Iran, Kenapa?
apahabar.com

Tak Berkategori

Brigade 08 Sambut Hangat Rencana Pencalonan Sultan Khairul Saleh

Tak Berkategori

PDAM Tabalong Akan Terima Hibah Jaringan Perpipaan dari Propenas
apahabar.com

Tak Berkategori

Libatkan Anak Kandung, Kades Pengutil Dana Desa di Kotabaru Diadili
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com