Bupati HSU Nonaktif Abdul Wahid Bakal Divonis Siang Ini BMKG: Kalsel Berpotensi Hujan Berpetir Teror Perampasan Motor di Banjarmasin, Pelaku Ternyata Oknum Polisi! Sentuh Ratusan Juta, Perputaran Uang di Festival Pasar Terapung 2022 Norman Marciano Apresiasi Priska Medelyn Usai Juara Tunggal dan Ganda W15K Monastir
agustus

BRI Liga 1: Barito vs Bhayangkara FC, Laskar Antasari Dihukum Kepala Dzumafo

- Apahabar.com     Selasa, 1 Februari 2022 - 21:11 WITA

BRI Liga 1: Barito vs Bhayangkara FC, Laskar Antasari Dihukum Kepala Dzumafo

Unggul lebih dulu berkat gol Bayu Pradana, Barito Putera menyerah di tangan Bhayangkara FC. Foto: Barito Putera Official

apahabar.com, DENPASAR – Unggul lebih dulu, Barito Putera bertekuk lutut di hadapan Bhayangkara FC dalam lanjutan BRI Liga 1, Selasa (1/2) malam.

Pertandingan di Stadion Gelora Ngurah Rai ini berlangsung ketat di menit-menit awal. Bhayangkara FC lebih menekan, tetapi tidak menghasilkan peluang sepanjang 10 menit pertama.

Mengandalkan Melvin Platje di depan, serangan-serangan Bhayangkara kerap berakhir prematur di sepertiga akhir.

Sementara Barito Putera sedikit lebih sabar untuk mengalirkan bola ke depan, terutama melalui sisi lapangan.

Tembakan ke gawang pertama baru terjadi di menit 16, ketika Bhayangkara memperoleh freekick. Sepakan yang kemudian dilepas Anderson Salles, mudah saja diamankan kiper Adhitya Harlan.

Juga melalui tendangan bebas, Barito mendapatkan shots on target pertama di menit 25. Namun upaya Bruno Matos masih sedikit melenceng dari sasaran.

Peluang itu dibalas sundulan Dendy Sulistyawan yang meneriman umpan I Putu Gede di menit 28. Usaha itu belum membuahkan hasil, karena arah bola melebar.

Barito Putera melakukan pergantian tak terencana, ketika Nazar Nurzaidin cedera engkel di menit 29. Pelatih Rahmad Darmawan kemudian memasukkan Yuswanto Aditya.

Bhayangkara kembali gagal memaksimalkan peluang, ketika crossing Ruben Sanadi menuju kepada Wahyu Subo di menit 37.

Tak sampai semenit, Bhayangkara masih dijauhi keberuntungan. Sundulan Melvin Platje yang meneruspan umpan Adam Alis, hanya membentur tiang gawang.

Barito Putera memiliki dua peluang beruntun di menit 43. Diawali freekick Rafael Silva yang dapat ditepis kiper Awan Setho dan menghasilkan sepak pojok.

Tak lama kemudian, Awan Setho kembali melakukan penyelamatan untuk memblok tendangan jarak jauh Bruno Matos.

Aksi Dzumafo

Mengawali babak kedua, Bhayangkara nyaris membuka keunggulan di menit 47. Diawali bola freekick Anderson Salles yang gagal ditangkap Adhitya Harlan.

Bola rebound dapat disepak Melvin Platje, tapi memantul lengan Adhitya Harlan dan bergerak menuju gawang. Namun sebelum melewati garis, si kulit bundar disapu Bagas Kaffa.

Justru Barito Putera berhasil mencetak gol di menit 59. Bruno Matos memberi andil lewat freekick yang menuju kotak penalti.

Sapuan Anderson Salles yang kurang sempurna, justru membuat bola jatuh di kaki Bayu Pradana. Tanpa mengontrol lagi, kapten Barito ini langsung melepas sepakan mendatar menuju kanan gawang.

Tersentak gol Barito, Bhayangkara terus menekan. Peluang dihasilkan Melvin Platje, Adam Alis dan Putu Gede, tapi belum menghasilkan gol penyama.

Memasuki menit 65, Adhitya Harlan melakukan blunder ketika mengantisipasi umpan silang. Untungnya bola yang terlepas dari tangan sang kiper, gagal disambar Adam Alis.

Peluang lain dari Bhayangkara di menit 78 melalui sundulan Melvin Platje, juga belum membuahkan gol penyama.

Akhirnya di menit 84, Bhayangkara memetik hasil kerja keras. Herman Dzumafo yang masuk di menit 82, sukses menyelesaikan umpan lambung Adam Alis dengan sundulan akurat.

Sani Rizki yang juga baru masuk di menit akhir, nyaris membawa Bhayangkara berbalik memimpin, seandainya sepakan dari sudut sempit tak sedikit melenceng.

Semenit menjelang bubaran, Herman Dzumafo sukses menghukum Barito. Memanfaatkan umpan silang Melvin Platje, striker veteran ini melompat dan menyundul bola menuju kanan gawang.

Susunan Pemain

Bhayangkara FC: Awan Setho; Anderson Salles, I Putu Gede, Jajang Mulyana, Ruben Sanadi (Fathu Rochman ’68), Adam Alis, TM Ichsan, Wahyu Subo (Herman Dzumafo ’82), Dendy Sulistyawan (Andik Vermansah ’60), Lee Yu Jun (M Hargianto ’46), Melvin Platje

Barito Putera: Aditya Harlan; Bagas Kaffa, M Firli; Nazar Nurzaidin (Yuswanto Aditya ’29), Bayu Pradana, Raphael Maitimo, Bruno Matos; Benny Oktovianto (Buyung Ismu ’82), Guy Junior, Rafael Silva (Ambrizal Umanailo ’73)

Editor: Bastian Alkaf - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

PBSI

Sport

Tanding di All England 2021, Indonesia Kirim Kekuatan Penuh
apahabar.com

Sport

Yusuf Luluporo Meninggal Dunia Saat Bermain Bola Akibat Serangan Jantung

Sport

Usai Gertak Pelatih Vietnam, Shin Tae-yong Unggah Foto Bareng
apahabar.com

Sport

Gelandang Bhayangkara FC Tak Sabar Nantikan Kompetisi

Sport

Borneo FC Klaim Boaz Pemain Lokal Termahal, Inilah Nilai Pasar Pesepakbola di Liga 1
apahabar.com

Sport

PSSI Tuding Shin Tae-Yong Terlalu Banyak Bicara
apahabar.com

Sport

Calon Waketum, Bung Kus Percaya Voters Punya Integritas
Kualifikasi Piala Asia

Sport

Rekor! Timnas Indonesia Belum Pernah Kalah dari Taiwan Sejak 40 Tahun Lalu
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com