Salah Tulis, Perbaikan Plang Nama SDN di Banjarmasin Tunggu Dana BOS Cair Bawa Pesan Damai ke Ukraina-Rusia, Jokowi Dianggap Layak Raih Nobel Diguyur Hujan Berjam-Jam, Sejumlah Kawasan di Banjarbaru Tergenang Banjarmasin Terendam Lagi, Masyarakat Diminta Waspada Air Kiriman! Banjarbaru Terendam, Sejumlah Warga Dievakuasi

Di Tengah Situasi Perang, WHO Sebut Ukraina Kehabisan Oksigen Medis

Ukraina kehabisan persediaan oksigen untuk pasien kritis di tengah situasi perang.. Hal itu disampaikan Organisasi Kesehatan Dunia (WHO).....
- Apahabar.com     Senin, 28 Februari 2022 - 18:59 WITA

Di Tengah Situasi Perang, WHO Sebut Ukraina Kehabisan Oksigen Medis

Seorang pria membawa tabung oksigen saat memasuki rumah sakit untuk pasien Covid-19 di Kiev, Ukraina, 9 November 2020. Foto-dok. Reuters/Gleb Garanich via Antara

apahabar.com, ZURICH – Ukraina kehabisan persediaan oksigen untuk pasien kritis di tengah situasi perang..

Hal itu disampaikan Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) pada Minggu (27/2), menyerukan jalur aman bagi impor darurat di tengah situasi perang.

“Kondisi persediaan oksigen di Ukraina hampir mendekati titik yang sangat berbahaya. Truk-truk tidak dapat mengangkut pasokan oksigen dari pabrik ke rumah sakit di seluruh negeri, termasuk di ibu kota Kiev,” kata Dirjen WHO Tedros Adhanom Ghebreyesus dan Direktur WHO Regional Eropa Hans Kluge lewat sebuah pernyataan seperti dilansir Antara, Senin (28/2).

“Mayoritas rumah sakit bakal kehabisan cadangan oksigen mereka dalam 24 jam ke depan. Beberapa di antaranya sudah habisan. Kondisi ini mengancam ribuan nyawa.”

Oksigen sangat penting bagi pasien dengan berbagai macam kondisi, termasuk 1.700 pasien Covid rawat inap dan pasien penyakit kritis lainnya yang disebabkan oleh komplikasi kehamilan, kelahiran, sepsis, luka dan trauma.

Layanan rumah sakit darurat juga terancam mengalami padam listrik, sementara ambulans yang membawa pasien bisa saja terjebak dalam baku tembak.

WHO mengatakan sedang berupaya menambah pasokan oksigen, kemungkinan besar menggunakan oksigen cair dan silinder dari jaringan regional.

Pasokan-pasokan ini akan membutuhkan rute transit yang aman setelah meninggalkan koridor logistik melalui Polandia.

Editor: Aprianoor - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

IHSG

News

IHSG Berpotensi Terkena Aksi Profit
Sabu Tabalong

News

Bolak-balik Kendarai Motor, Warga Kelua Ditangkap Polisi di Muara Harus
Wabah Cacar Monyet

News

Wabah Cacar Monyet, WHO Yakini Tak Akan Jadi Pandemi

News

Perkuat Sistem Kelistrikan IKN, PLN Bangun 5 SUTT & 3 Gardu Induk
Ilustrasi batu bara. Foto: Istimewa

News

Perang Ukraina-Rusia Meletus, Harga Batu Bara Masih Oke

News

Pemerintah Serap Rp7,8 Triliun dari Lelang Surat Berharga
Industri

News

Kawasan Industri Jorong Bakal Digarap Pengusaha Lokal
Pilpres 2024

News

Ganjar Dipepet Partai Lain, PDIP Bicara Pemimpin dari Kader Sendiri
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com