Mengenal Deretan Mobil yang Digunakan dalam Tragedi G30S PKI [Breaking News] Polri Tahan Putri Candrawathi Kecelakaan Maut di Sebamban Baru Tanbu, Truk Kontainer Timpa Pemotor Jarang Mencatat Laporan Keuangan, Jadi Penyebab UMKM Susah Naik Kelas BUMN Merugi, Siap-Siap Tak Terima Kucuran Dana PMN

DIMUTASI! Jaksa Kasus Pemerkosaan Mahasiswi ULM

- Apahabar.com     Kamis, 3 Februari 2022 - 19:23 WITA

DIMUTASI! Jaksa Kasus Pemerkosaan Mahasiswi ULM

VDPS korban pemerkosaan polisi di Banjarmasin mengaku sempat diminta jaksa untuk tak melaporkan kasusnya ke kampus. Foto: Ist

apahabar.com, BANJARMASIN – Seliya Yustika dimutasi oleh Kejaksaan Tinggi (Kejati) Kalsel. Seliya salah satu jaksa yang menangani kasus pemerkosaan VDPS (25).

VDPS menjadi korban pemerkosaan Bripka Bayu Tamtomo. Bayu telah dipecat tidak hormat pada 29 Januari 2022 lalu.

VDPS, mahasiswi magang di Polresta Banjarmasin. Bayu mencekoki VDPS dengan sebuah kratingdaeng saat berpura-pura mengajaknya keluar malam.

Dua kratingdaeng yang telah terbuka tutupnya itu diduga telah dioplos. Versi pelaku, kratingdaeng itu dicampur oleh minuman keras jenis anggur merah. Namun versi lain meyakini itu adalah narkotika.

Nyatanya, VDPS dibuat tak berdaya lantas disetubuhi Bayu di Hotel Tree Park. Sampai hari ini, komposisi minuman itu masih menjadi tanda tanya. Jaksa sempat meminta agar VDPS tak perlu melaporkan kasusnya ke kampus.

Apakah mutasi Seliya berkaitan dengan polemik kasus VDPS? Pihak Kejati menepis angggapan tersebut.

“Mutasi jabatan adalah hal yang biasa di lingkup jaksa. Tidak berkaitan dengan kasus ini,” kata Kasi Penkum Kejati Kalsel, R Novelino, Kamis (3/2).

Seliya sempat dimintai klarifikasi oleh Bidang Pengawasan Kejati Kalsel lantaran sengkarut penanganan kasus VDPS.

Bak Kacang Lupa Kulit Jaksa Kasus Pemerkosaan Mahasiswi ULM

Seliya dimintai keterangan terkait adanya dugaan pelanggaran disiplin dalam proses penanganan kasus VDPS. Novelino tak menjelaskan ke mana Seliya dimutasi.

11 Januari, Bayu diganjar hakim vonis 2 tahun 6 bulan. Vonis yang teramat rendah untuk seorang pemerkosa. Apalagi Bayu berstatus polisi aktif.

23 Januari, publik dibuat terkejut. VDPS yang hanya dua kali mengikuti sidang speak up atau bersuara di akun media sosialnya.

Hari itu, rupanya dia baru saja menanyakan kembali perkembangan kasusnya ke Jaksa Seliya. Jawaban jaksa sidang telah diputus majelis hakim. Jelas hal tersebut mengecewakan VDPS. Apalagi JPU menerimanya begitu saja, seperti pengacara terdakwa.

Seliya adalah jaksa Kejari Banjarmasin yang menangani kasus VDPS bersama Alpha Fauzan dari Kejati Kalsel.

Perjuangan PK

Antiklimaks Kunjungan Komisi III untuk Korban Pemerkosaan Polisi di Banjarmasin

Komnas Perempuan telah merespons kasus VDPS.

Selengkapnya di halaman selanjutnya: 

Editor: Fariz Fadhillah - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

Operasional Pasar Terapung

Tak Berkategori

Kehabisan Dana, Operasional Pasar Terapung Banjarmasin Terpaksa Disetop
apahabar.com

Tak Berkategori

Rekor Baru, Lagu SEVENTEEN Tembus 1 Miliar Streaming di Spotify
Amanda Manopo

Tak Berkategori

Amanda Manopo Soal Putus dari Billy Saputra: Kepercayaan Dikhianati
Apahabar.com

Tak Berkategori

Babak Baru Perseteruan Dokter Tirta dan Jerinx SID, Ada yang Siap Mati
apahabar.com

Tak Berkategori

Tempe Geletot atau Tempe Isi Sambal, Renyah Pedas Menggoda
apahabar.com

Tak Berkategori

May Day; Anak Punk Suarakan ‘Buruh Bukan Budak’ Diusir Polisi
apahabar.com

Tak Berkategori

5 Fakta Penusukan Akibat Tolak Pesta Miras di Kelayan Selatan
apahabar.com

Tak Berkategori

Erick Ungkap Utang BPJS Kesehatan Rp 1 Triliun kepada Kimia Farma
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com