Geger! Jasad Pria Mengapung di A Yani Km 11 Kertak Hanyar Sempat Padam, Sistem Kelistrikan Kalselteng Kembali Pulih Tampil Perdana, Munthe FC Kotabaru Puas Jadi Runner-Up Belum Sejam, Polres HSS Ciduk 3 Terduga Pengedar Sabu Sebagian Kalsel Alami Pemadaman Aliran Listrik, Ternyata Ini Penyebabnya

Ditemukan Meninggal di Jalan A Yani Banjarmasin, Kakek Farhansyah Setengah Bulan Tak Pulang ke Rumah

Farhansyah tergeletak di Jalan Ahmad Yani. Tak jauh dari pintu gerbang Kilometer 6 Banjarmasin, Rabu (23/2) siang. Wajah kakek 60 tahun itu tertutup topi. Di sampingnya tersandar sebuah sepeda butut, dengan kresek biru yang terikat di bangku boncengan.
- Apahabar.com     Rabu, 23 Februari 2022 - 14:34 WITA

Ditemukan Meninggal di Jalan A Yani Banjarmasin, Kakek Farhansyah Setengah Bulan Tak Pulang ke Rumah

Jasad Farhansyah tergeletak di Jalan Ahmad Yani. Foto-Istimewa.

apahabar.com, BANJARMASIN – Farhansyah tergeletak di Jalan Ahmad Yani. Tak jauh dari pintu gerbang Kilometer 6 Banjarmasin, Rabu (23/2) siang. Wajah kakek 60 tahun itu tertutup topi. Di sampingnya tersandar sebuah sepeda butut, dengan kresek biru yang terikat di bangku boncengan.

Belakangan warga Jalan Kelayan A, Gang Sadar Banjarmasin Selatan itu dinyatakan meninggal dunia. Sesaat sebelum dievakuasi ke RSUD Ulin.

Salah seorang relawan gabungan, Hafis mengatakan sebelum dinyatakan meninggal dunia kakek Farhansyah sempat duduk di trotoar.

“Sempat mau ditolong, lalu tiba roboh dan tak sadarkan diri. Lalu dinyatakan meninggal,” ujar Hafis.

Hafis memastikan bahwa kakek Farhansyah bukan korban kecelakaan lalu lintas. “Kata saksi mata karena kelelahan,” lanjutnya.

Pasca dinyatakan meninggal dunia jasad kakek Farhansyah dievakuasi ke RSUD Ulin untuk divisum.

Sementara itu, Saufi (23) anak kakek Farhansyah tak bisa memastikan apakah ayah tengah sakit.

Namun yang dia tahu bahwa pria kelahiran 1962 itu sudah hampir setengah bulan tak pulang ke rumah.

“Sudah setengah bulan nggak pulang. Sidin (beliau) nginap di rumah keluarga,” kata Saufi saat di RSUD Ulin.

Saufi juga mengatakan bahwa ayahnya sering beraktivitas di sawah. Berlokasi di Kilometer 10, Kabupaten Banjar.

“Seminggu ada lima kali biasanya ke pahumaan (sawah). Setahu saya nggak ada sakit,” imbuhnya.

Setelah dilakukan visum, selanjutnya jasad kakek Farhansyah rencana dibawa pulang oleh pihak keluarga untuk dimakamkan.

Editor: Muhammad Bulkini - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

minyak goreng curah banjarmasin

Hot Borneo

Lebih Terjangkau, Warga Banjarmasin Ramai Buru Minyak Goreng Curah
Eks Kadis ESDM Tanbu

Hot Borneo

Sidang Tuntutan Ditunda, Terdakwa Eks Kadis ESDM Tanbu Sempat Sampaikan Penyesalan
PDAM Bandarmasih

Hot Borneo

Ibnu Sina Ungkit OTT KPK, Mantan Direktur PDAM Bandarmasih Bereaksi
Jaro

Hot Borneo

Sambut Pemudik Kalsel-Kaltim, Posko Pengamanan Didirikan di Jaro Tabalong

Hot Borneo

Expansion Joint Jembatan Barito Raib Lagi, Polsek Anjir Muara Geber Patroli Rutin
Nobar PWI Kalsel

Hot Borneo

Nobar Barito Putra Vs Borneo FC di PWI Kalsel Bertabur Doorprize
Kotabaru

Hot Borneo

[KLARIFIKASI] Lawyer 2 Pria Terduga Pelaku Penggelapan Sertifikat di Kotabaru!
Tol Balikpapan-Samarinda

Hot Borneo

Diguyur Hujan Lebat, Tol Balikpapan-Samarinda Kebanjiran!
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com