Salah Tulis, Perbaikan Plang Nama SDN di Banjarmasin Tunggu Dana BOS Cair Bawa Pesan Damai ke Ukraina-Rusia, Jokowi Dianggap Layak Raih Nobel Diguyur Hujan Berjam-Jam, Sejumlah Kawasan di Banjarbaru Tergenang Banjarmasin Terendam Lagi, Masyarakat Diminta Waspada Air Kiriman! Banjarbaru Terendam, Sejumlah Warga Dievakuasi

Dugaan Kredit Fiktif Bank Pemerintah di Marabahan Batola, Kejati Tingkatkan ke Penyidikan

Kejaksaan Tinggi Kalimantan Selatan (Kejati Kalsel) menemukan Rp5,9 miliar lebih kerugian keuangan negara pada kasus dugaan tindak pidana....
- Apahabar.com     Jumat, 25 Februari 2022 - 21:55 WITA

Dugaan Kredit Fiktif Bank Pemerintah di Marabahan Batola, Kejati Tingkatkan ke Penyidikan

Asisten Intelijen Kejati Kalsel Abdul Rahman didampingi Kepala Seksi Penerangan Hukum Romadu Novelino. Foto-Antara/Firman

apahabar.com, BANJARMASIN – Kejaksaan Tinggi Kalimantan Selatan (Kejati Kalsel) menemukan Rp5,9 miliar lebih kerugian keuangan negara pada kasus dugaan tindak pidana korupsi salah satu perbankan di Kabupaten Barito Kuala (Batola).

Modusnya, dikatakan Asisten Intelijen Kejati Kalsel, Abdul Rahman, dengan cara membuat permohonan kredit palsu, pengolahan datanya semua dilakukan secara fiktif.

“Akibat tindakan ini, negara mengalami kerugian sebesar lima miliar lebih,” kata mantan Kepala Kejari Tanah Laut ini dilansir Antara, Jumat (25/2).

Karena perkara ini masih di tahap penyelidikan, pihaknya tidak menetapkan tersangka, meskipun tindakan ini tidak lepas dari peran orang dalam (pihak bank)

Ditanya apakah dugaan korupsi di Bank BUMN ini menyeret pejabat utama, Abdul Rahman tak ingin menyebut.

“Kita belum sampai ke situ, yang jelas kasus ini sudah masuk ke penyidikan, dan kita tunggu aja tim bekerja,” terangnya.

“Jadi untuk tersangka belum bisa ditetapkan, karena masih berproses,” ucapnya sembari mengatakan setelah ada penetapan tersangka baru diekspos lagi.

Ditanya mengapa kasus ini tidak ditangani Kejaksaan Negeri Batola, Abdul Rahman menyampaikan, laporannya masuk di Kejati Kalsel.

“Kalaupun laporannya ke Kejari di sana pasti mereka juga melimpahkan ke Kejati, lagian bank di sana kan cabang, pusatnya tetap di provinsi,” jelasnya.

Editor: Aprianoor - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

Roh Eddy Andri W

Hot Borneo

Salurkan 38 Ton, Pupuk Indonesia Jamin Stok Pupuk Bersubsidi di Kalsel Aman
Ranpok Mainan Rampok Palangka Raya

Hot Borneo

Modal Pistol Mainan, Pria di Palangka Raya Nekat Rampok Toko Aksesoris
Demo DPRD Kalsel

Hot Borneo

Ratusan Mahasiswa Geruduk Rumah Banjar, Tolak Presiden Tiga Periode
ASN Banjarbaru

Hot Borneo

Alhamdulillah… THR ASN Banjarbaru Cair Hari Ini!
Sopir Travel Banjarmasin

Hot Borneo

Jelang Idulfitri, Sopir Travel di Banjarmasin Mengeluh Penumpang Sepi
Penda Barania

Hot Borneo

Hingga Malam Ini, Macet Panjang Penda Barania-Bukit Rawi Kalteng Masih Berlangsung
Wagub Kaltim Hadi

Hot Borneo

Juara MTQ Nasional di Kalsel, Bonus Rp100 Juta Menanti Kafilah Kaltim

Hot Borneo

Detik-detik Pria Ditusuk Hingga Tewas di Trikora Banjarbaru Terekam CCTV, Polisi Buru Pelaku
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com