Sempat Padam, Sistem Kelistrikan Kalselteng Kembali Pulih Tampil Perdana, Munthe FC Kotabaru Puas Jadi Runner-Up Belum Sejam, Polres HSS Ciduk 3 Terduga Pengedar Sabu Sebagian Kalsel Alami Pemadaman Aliran Listrik, Ternyata Ini Penyebabnya Tak Hadir Rapat, Pansus DPRD Kapuas Nilai Eksekutif Tak Kooperatif!

Gegara Omicron, Kasus Corona di Jepang Tembus 96.000 Sehari

Gegara Covid-19 varian Omicron, kasus Corona di Jepang tembus angka 96.000 lebih dalam sehari. Kasus serius Corona di negara ini menembus 1.000 kasus untuk pertama kalinya dalam empat bulan terakhir.
- Apahabar.com     Jumat, 4 Februari 2022 - 20:42 WITA

Gegara Omicron, Kasus Corona di Jepang Tembus 96.000 Sehari

Ilustrasi, kondisi Jepang saat situasi pandemi. Foto-AP Photo

apahabar.com, TOKYO – Gegara Covid-19 varian Omicron, kasus Corona di Jepang tembus angka 96.000 lebih dalam sehari. Kasus serius Corona di negara ini menembus 1.000 kasus untuk pertama kalinya dalam empat bulan terakhir.

Seperti dilansir detikcom yang mengutip Reuters, Jumat (4/2), penyebaran cepat varian Omicron yang sangat menular telah memicu rekor baru dan membebani sistem kesehatan di Jepang.

Data terbaru Kementerian Kesehatan Jepang menunjukkan jumlah pasien Corona yang sakit serius bertambah sebanyak 131 pasien, menjadi total 1.042 kasus. Angka itu tercatat sebagai yang tertinggi sejak September lalu, ketika varian Delta memicu gelombang kelima Corona.

Jepang juga mencatat 96.748 kasus Corona dalam sehari, atau sepanjang Kamis (3/2) waktu setempat.

Sebagian besar wilayah Jepang kini ada di bawah langkah pengendalian penularan yang dimaksudkan untuk menangkal penyebaran varian Omicron di tengah masyarakat, dengan kurang dari 5 persen yang telah menerima dosis booster.

Pemerintah Jepang tengah mempertimbangkan untuk memperpanjang pembatasan Corona di 13 wilayah, termasuk Tokyo, selama dua pekan ke depan.

Pada Kamis (3/2) waktu setempat, Tokyo menaikkan peringatan virus Corona ke level tertinggi. Pemerintah kota Tokyo juga merevisi kriteria yang diperlukan dalam mengajukan penetapan masa darurat menyeluruh.

Di bawah kriteria terbaru, Tokyo akan mengajukan penetapan masa darurat jika angka rawat inap untuk pasien Corona dalam kondisi serius atau jumlah pasien yang membutuhkan bantuan oksigen meningkat sebesar 30-40 persen, dan rata-rata kasus baru dalam tujuh naik mencapai 24.000 kasus.

Editor: Muhammad Bulkini - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

RUU

News

RUU Kesejahteraan Ibu dan Anak Inisiatif DPR Disahkan Hari Ini

News

Catat, 40 Persen Belanja Barang Jasa APBD Wajib dari UMKM
IHSG Menguat

News

Investor Nilai Kembali Prospek Inflasi, IHSG Rabu Pagi Menguat
Ibukota

News

Menakar Upaya Judicial Review Pemindahan Ibu Kota Kalsel di MK
Rupiah awal pekan

News

Perang Rusia Vs Ukraina Bikin Lemah Rupiah

News

Bob Tutupoly Meninggal Dunia pada Usia 82 Tahun
Mahasiswi Kedapatan Mesum

News

Heboh, Beredar Foto Mahasiswi Kedapatan Mesum Saat Kuliah Daring
Golkar HSS

News

Resmi Jabat Ketua DPD Golkar HSS, Muhammad Kusasi Siap Tancap Gas!
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com