Kejati Telaah Permintaan PUPR Kalsel Kawal 40 Proyek Strategis Pilih Ketua, IDI Kalsel Siap Gelar Muswil 2022 di Kotabaru Sengketa Alabio: Pemkab Melawan, Pedagang Mengadu ke PTUN hingga KASN! Skandal Korupsi Hewan Balangan: Genap 100 Saksi Diperiksa Geger Jasad Pria Tertelungkup di Pantai Melawai Balikpapan

Gelombang Ketiga Covid-19, DPR Minta Perusahaan Terapkan WFH Sektor Non-Esensial

Anggota Komisi IX DPR Elva Hartati mengatakan, komisi telah melaksanakan rapat kerja dengan Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin dan Satgas Covid-19 untuk memitigasi gelombang ketiga Covid-19.
- Apahabar.com     Rabu, 2 Februari 2022 - 16:04 WITA

Gelombang Ketiga Covid-19, DPR Minta Perusahaan Terapkan WFH Sektor Non-Esensial

Covid-19 varian Omicron. Foto-Istimewa

apahabar.com, JAKARTA – Anggota Komisi IX DPR Elva Hartati mengatakan, komisi telah melaksanakan rapat kerja dengan Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin dan Satgas Covid-19 untuk memitigasi gelombang ketiga Covid-19.

Komisi IX DPR mengusulkan agar pemerintah menjadikan data bed occupancy rate (BOR) atau tingkat keterisian tempat tidur untuk pasien Covid-19 di rumah sakit atau ICU sebagai patokan dalam memutuskan pelaksanaan PPKM.

Selain itu, Elva juga mendesak perusahaan non-esensial segera menerapkan sistem bekerja dari rumah atau work from home (WFH) karena kasus Covid-19 di Indonesia terus meningkat.

Ia meminta kenaikan kasus tersebut harus menjadi perhatian semua kalangan, termasuk juga dari dunia usaha.

“Presiden Joko Widodo telah mengimbau dengan sangat jelas bahwa bagi pekerja yang bisa menerapkan WFH segera melaksanakan, mengingat kasus positif Covid-19 meningkat dengan terus meningkatnya transmisi lokal varian Omicron,” ujarnya, kutip Liputan6.com.

Elva menyampaikan kebijakan pemerintah sudah jelas bahwa hanya sektor esensial saja yang masih bisa beroperasi normal dengan protokol kesehatan ketat.

“Komisi IX mendukung seluruh program safety net untuk siap dilaksanakan membantu masyarakat yang terdampak,” ucapnya seperti dikutip dari Antara.

Menurut Elva pemerintah telah menyiapkan berbagai langkah mitigasi pengendalian pandemi di bidang kesehatan yang juga memikirkan keberlangsungan dunia usaha.

Beroperasinya 11 sektor bidang usaha esensial menjadi salah satu langkah solutif agar seluruh denyut perekonomian terus berlanjut sembari memastikan pandemi terkendali.

“Kami meminta dunia usaha sedikit bersabar sembari mendukung penuh upaya pemerintah dan parlemen mengendalikan pandemi sehingga perekonomian dapat pulih kembali,” ujarnya.

Pastikan Karyawan Aman dari Omicron

Sedangkan Anggota Komisi IX DPR Saniatul Lativa mengingatkan bahwa peningkatan kasus Covid-19 sekarang lebih banyak dari transmisi lokal.

“Jika perusahaan tetap mempekerjakan karyawannya, maka harus dipastikan bahwa karyawannya aman dari Omicron dan aman dari transmisi lokal penularan Omicron,” ucap Saniatul.

Meski demikian, dia mengatakan penambahan kasus Covid-19 di Indonesia paling terkendali dibandingkan lima negara lain di Asia, India, Filipina, Singapura, Malaysia, dan Thailand. Berdasarkan data ourwordindata.org, kasus Covid-19 baru yang dikonfirmasi per 1 juta penduduk terlihat grafik penambahan kasus di Indonesia dominan landai.

Editor: M Syarif - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

Pesawat AirAsia

Nasional

Temuan Benda Besar Diduga Bangkai Pesawat AirAsia Gemparkan Warga Kobar
apahabar.com

Nasional

Babak Baru, Massa Gelombang Kedua Penyerang Polsek Ciracas
Presiden RI, Joko Widodo. Foto-Net

Nasional

Pemerintah Bakal Cairkan Sederet Bansos, Cek Daftarnya
apahabar.com

Nasional

Horeee, Temuan Vaksin Bikin Rupiah Berpeluang Menguat

Nasional

LP Tangerang Terbakar, 41 Jenazah Korban Dipindah ke RS Polri
apahabar.com

Nasional

China Tak Bisa Klaim Natuna, Indonesia Enggan Berperang
Pilkada Bandar Lampung

Nasional

MA Anulir Keputusan KPU Diskualifikasi Eva-Deddy di Pilkada Bandar Lampung
apahabar.com

Nasional

Serangan Roket Iran, Trump: Tak Ada WN Amerika yang Jadi Korban
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com