Geger! Jasad Pria Mengapung di A Yani Km 11 Kertak Hanyar Sempat Padam, Sistem Kelistrikan Kalselteng Kembali Pulih Tampil Perdana, Munthe FC Kotabaru Puas Jadi Runner-Up Belum Sejam, Polres HSS Ciduk 3 Terduga Pengedar Sabu Sebagian Kalsel Alami Pemadaman Aliran Listrik, Ternyata Ini Penyebabnya

Korupsi Garuda Indonesia Diduga Bikin Untung Perusahaan Asing

- Apahabar.com     Jumat, 25 Februari 2022 - 01:15 WITA

Korupsi Garuda Indonesia Diduga Bikin Untung Perusahaan Asing

Ilustrasi Garuda Indonesia. Foto-Tempo/Tony Hartawa

apahabar.com, JAKARTA – Kejaksaan Agung mengindikasikan dugaan tindak pidana korupsi dalam pengadaan pesawat oleh PT Garuda Indonesia (Persero) telah menguntungkan sejumlah perusahaan asing.

Jaksa Agung ST Burhanuddin mengatakan bahwa keuntungan tersebut diperoleh selama pengadaan perusahaan CRJ 1000 dan ATR 72-600 yang kemudian merugikan keuangan negara.

“Atas kerugian keuangan negara yang timbul tersebut, diduga telah menguntungkan pihak terkait. Dalam hal ini, perusahaan Bombardir yang ada di Kanada, serta perusahaan Aerei da Transporto Regionale yang ada di Prancis,” kata Burhanuddin dilansir dari CNNIndonesia, Kamis (24/2).

Burhanuddin menjelaskan perusahaan pelat merah tersebut diduga melakukan pengadaan pesawat tanpa memuat analisis yang memadai.

Dalam hal ini, Kejaksaan Agung menemukan analisis pasar rencana jaringan penerbangan, analisis kebutuhan pesawat, proyeksi keuangan dan analisis risiko yang dibuat oleh Garuda tak memenuhi prinsip-prinsip pengadaan barang dan jasa.

“Yaitu efektif, efisien, kompetitif, transparan, adil, wajar, serta akuntabel. Dia tidak lakukan itu,” tambah dia.

Ia pun memastikan bakal mengembangkan temuan-temuan dari penyidik tersebut kepada pihak yang diuntungkan. Menurutnya, Kejagung bakal menjalin komunikasi dengan aparat penegak hukum yang berada di luar negeri untuk mendalami dugaan tersebut.

“Kami akan kembangkan ke situ. Kami akan telusuri, siapa pun yang terlibat dalam kasus ini,” tambah dia.

Dalam perkara ini, Kejagung telah menetapkan dua orang pejabat Garuda sebagai tersangka. Mereka ialah Vice President Strategic Management PT Garuda Indonesia peridoe 2011-2012, Setijo Awibowo dan Executive Project Manager Aircraft Delivery PT Garuda Indonesia periode 2009-2014, Agus Wahjudo.

Keduanya akan menjalani masa penahanan di rumah tahanan (Rutan) Salemba cabang Kejaksaan Negeri Jakarta Selatan dan cabang Kejaksaan Agung.

Ia menjelaskan bahwa penyidik turut menyita sejumlah dokumen terkait pengadaan pesawat tersebut hingga beberapa dokumen persidangan perkara korupsi di perusahaan itu yang pernah ditangani oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

“Tim penyidik melakukan penyitaan atas dokumen sebanyak 580 dokumen,” ucap dia.

Editor: Puja Mandela - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

putra ridwan kamil

News

Eril Kena Musibah, AS Sampaikan Duka Cita ke Ridwan Kamil

News

Ketum PBNU dan Menag Bertemu Megawati, Bahas Apa?
Hujan Kalsel

News

Cuaca Hari Ini, Hulu Sungai hingga Kotabaru Siap-Siap Payung
Pesawat Pengintai Australia

News

Pesawat Pengintai Australia Dicegat Jet Tempur China di Ruang Udara Internasional
Pasaman Barat

News

Sejak Kemarin, Pasaman Barat Diguncang 52 Gempa
THR

News

Sri Mulyani: Pencairan THR PNS Besok 16 April 2022
Jokowi

News

Berharap Bisa Buka Pintu Dialog, PDIP Dukung Jokowi Undang Putin di G20
THR

News

Pemerintah Tegaskan THR Pekerja Diberikan Penuh Tahun Ini
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com