Salah Tulis, Perbaikan Plang Nama SDN di Banjarmasin Tunggu Dana BOS Cair Bawa Pesan Damai ke Ukraina-Rusia, Jokowi Dianggap Layak Raih Nobel Diguyur Hujan Berjam-Jam, Sejumlah Kawasan di Banjarbaru Tergenang Banjarmasin Terendam Lagi, Masyarakat Diminta Waspada Air Kiriman! Banjarbaru Terendam, Sejumlah Warga Dievakuasi

Sssttt Ibnu Sina Dulu Setuju Banjarbaru Ibu Kota Kalsel

Sekarang menolak, dulu Ibnu Sina ikut menyetujui rencana pemindahan ibu kota Kalsel ke Banjarbaru.
- Apahabar.com     Senin, 28 Februari 2022 - 22:17 WITA

Sssttt Ibnu Sina Dulu Setuju Banjarbaru Ibu Kota Kalsel

Kota Banjarmasin tidak lagi menjadi ibu kota Provinsi Kalsel karena akan dipindah ke Banjarbaru. apahabar.com/Riki

apahabar.com, BANJARMASIN – Pemindahan ibu kota provinsi Kalimantan Selatan dari Banjarmasin ke Banjarbaru masih jadi polemik.

Langkah senyap perancangan tanpa melibatkan pihak terkait seperti Pemkot Banjarmasin, misalnya, merupakan satu-satunya alasan mendasar.

Meski begitu, wacana pemindahan ibu kota Kalsel sejatinya bukan hal baru. Usul pernah mencuat pada era Gubernur Kalimantan dr M Moerdjani tahun 1950-an.

Kala itu, Banjarmasin sudah dianggap tak layak lagi menjadi ibu kota provinsi. Tanah rawan dan potensi banjir yang besar menjadi alasan utamanya.

Namun rencana itu gagal. 60 tahun berselang, wacana pemindahan ibu kota kembali mencuat di era Gubernur Rudy Ariffin (2005-2010). Bahkan rencana telah diformalkan dalam Rencana Pembangunan Daerah Jangka Panjang (RPJPD 2005-2025).

Dalam rapat paripurna pada 2008 silam, pemerintah hanya sepakat soal pemindahan lokasi perkantoran Pemprov Kalsel. Pemindahan ibu kota ke Banjarbaru pun harus ditunda karena sejumlah alasan.

“Karena untuk melakukan pemindahan ibu kota perlu anggaran banyak. Sedangkan saat itu anggaran terbatas hanya sekitar Rp4 triliun,” kata Staf Ahli DPRD Kalsel, Puar Junaidi kepada apahabar.com, Senin (28/2).

Puar kala itu masih duduk sebagai legislator di Komisi I DPRD Kalsel dari utusan Partai Golkar. Ketua komisinya adalah Ibnu Sina, mantan politisi PKS yang sekarang menjabat wali kota Banjarmasin. Komisi ini membidangi urusan Hukum dan Pemerintahan.

Paripurna 2008 kala itu cukup alot. Hanya Fraksi Golkar yang menolak rencana pemindahan ibu kota Kalsel. Opsinya, hanya menyetujui pemindahan perkantoran gubernur.

Menurut Puar, satu dekade lalu tak memungkinkan bila ibu kota Kalsel ‘dipaksa’ pindah.

“Kegiatan pembangunan lain bakal terbengkalai bila saat itu terfokus pada pelaksanaan pemindahan ibu kota,” ujarnya.

Alhasil, status ibu kota Kalsel tak jadi langsung dipindah. 13 tahun berselang, pemindahan ibu kota ke Banjarbaru tak lagi sekadar wacana. UU Provinsi resmi disahkan DPR RI sejak 15 Februari 2022.

“13 tahun setelah itu, artinya pemindahan ibu kota Kalsel sah-sah saja,” ungkap politisi Golkar itu.

“Mungkin, hanya prosedurnya yang mesti dipertanyakan. Sudah sesuai atau belum,” ujarnya.

Lantas, bagaimana sikap Ibnu Sina selaku ketua komisi I DPRD Kalsel kala itu?

Puar, sekali lagi mengulang jika hanya Fraksi Golkar yang menolak pemindahan ibu kota. Artinya, mayoritas legislator setuju Banjarbaru ibu kota.

Pernyataan Puar seirama dengan artikel milik Barito Post, Jumat 8 Agustus 2008. Kepada LSM-OKP, Ibnu Sina kala itu berkata persetujuan anggaran multiyears pembangunan pusat perkantoran Pemprov Kalsel di Banjarbaru sebagai tahap awal merealisasikan pemindahan ibu kota.

Namun pernyataan Ibnu kemudian dibantah oleh Gubernur Kalsel -kala itu- Rudy Ariffin. Rudy menegaskan tidak ada tahapan selanjutnya yang mengarah ke pemindahan ibu kota.

“Saya kira tidak ada upaya ke arah sana,” ucap Rudy seperti diwartakan Barito Post.

Yang ada, sambung Rudy, hanyalah pemindahan pusat perkantoran sebagai arah kebijakan pembangunan lima tahun yang terangkum dalam rencana pembangunan jangka menengah atau RPJM.

Rudy berpandangan, masih menukil artikel Barito Post, tidak ada persoalan kalau pusat perkantoran berada di Kota Banjarbaru, sementara ibu kota provinsi tetap di Kota Banjarmasin. Memindahkan ibu kota hanya sebatas visi-misi  2R (Rudy Ariffin-Rosehan NB) saat Pilgub 2005.

“Kalau visi-misi itu perorangan, kalau RPJM hasil kesepakatan dengan masukan anggota DPRD,” ujar Rudy.

Untuk diketahui, rencana pemindahan ibu kota Kalsel ke Banjarbaru kembali mencuat baru-baru tadi. Namun sikap Ibnu Sina berubah 180 derajat. Ibnu menolak ibu kota pindah karenanya proses yang sepihak.

Ibnu merasa pembahasan UU Provinsi oleh DPR dan pemerintah pusat sarat kejanggalan, apalagi ia tidak pernah dilibatkan.

Menurut Ibnu, keputusan DPR dan pemerintah pusat mengesahkan UU Provinsi saat ini hingga memindahkan ibu kota Kalsel adalah keputusan tiba-tiba.

“Kami merasa tidak pernah ditanya, makanya saya bertanya ini aspirasi siapa,” ujar Ibnu Sina, 23 Februari 2022.

Dulu setuju, namun sekarang menolak pemindahan ibu kota Kalsel ke Banjarbaru. Lantas apa alasan Ibnu Sina?

Kembali dihubungi apahabar.com, Jumat (25/1), Ibnu tak menjelaskan gamblang apa alasannya.

Ibnu hanya berkata, “[Saat itu] bukan begitu kesepakatannya,” singkatnya via pesan singkat.

Dilengkapi oleh Bahaudin Qusairi

Buka Posko Aduan, Sinyal BLF Gugat Pemindahan Ibu Kota Kalsel ke MK!

Editor: Fariz Fadhillah - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

Petugas Kepolisian Sektor Pahandut saat melakukan olah TKP pencurian di Rocket Chicken di Jalan Diponegoro Palangka Raya. Foto-Istimewa

Hot Borneo

Maling Beraksi, Gasak Belasan Juta di Rocket Chicken Palangka Raya

Hot Borneo

Di Balik Gaduhnya MTQ Banjar, Tiga Bocah Ini Prestasinya Membanggakan: Hafal Al-Qur`an & 100 Hadis
Korban tewas di Kotabaru

Hot Borneo

Geger! Cekcok Soal BLT Dana Desa Berujung Maut di Kotabaru
HMI Tala

Hot Borneo

Sosialisasi Pembinaan Ideologi Pancasila dan Wasbang di Tala, Zulfa Ajak Kader HMI Harus Jadi Pionir
Habib Banua Maming

Hot Borneo

Mardani H Maming Diframing Jahat Lagi, Habib Banua: Jangan Terhasut!
Kalsel

Hot Borneo

Siap-Siap Payung, Siang Ini Hujan Merata di Kalsel
tenggelam

Hot Borneo

Cari 2 Orang Tenggelam di Bendungan Mekar Sari Tanbu, Basarnas Tutup Pintu Air Irigasi

Hot Borneo

Bakar Rumah Rekan Sendiri, Warga Tabalong Serahkan Diri ke Polisi
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com